Comscore Tracker

Tak Patut Dicontoh, Ini 6 Induk Terburuk dalam Dunia Hewan

Cara mereka merawat anaknya bikin geleng-geleng kepala

Pada dasarnya, naluri dari induk hewan akan membuatnya melakukan apa saja untuk melindungi anak-anaknya dari bahaya. Akan tetapi, saking beragamnya fauna di alam, ada sejumlah induk hewan yang dapat dengan tega memperlakukan anaknya secara semena-mena, lho.

Bentuk perlakuan tersebut bisa dari menelantarkan, membiarkan anaknya dirawat hewan lain, hingga membuat anak-anaknya bersaing agar bisa bertahan hidup. Tentunya perilaku ini tidak boleh ditiru oleh manusia, ya.

Berikut ini daftar induk terburuk dalam dunia hewan. Yuk, simak!

1. Anjing laut harpa (harp seal)

Tak Patut Dicontoh, Ini 6 Induk Terburuk dalam Dunia HewanAnak anjing laut harpa yang sedang tertidur. (oceanwide-expeditions.com)

Anjing laut harpa umum dijumpai di Samudra Atlantik Utara. Mereka terkenal berkat anaknya yang memiliki wajah yang sangat lucu dan bulu berwarna putih bersih yang berfungsi sebagai alat kamuflase untuk menghindari predator.

Dilansir National Geographic, kehidupan anjing laut harpa kecil ternyata tidak seindah penampilan mereka. Pada hari-hari awal masa hidup mereka, sang induk akan selalu berada di sisinya untuk memberikan makanan dan perlindungan. Akan tetapi, setelah beberapa waktu yang sangat singkat, ia akan meninggalkan anaknya begitu saja.

Hal ini dilakukan lantaran si anak akan menyedot lemak induknya lewat air susu sehingga mereka akan jadi lebih kurus. Oleh sebab itu, si induk akhirnya berhenti menyusui dan peri mencari makan sendiri. Atas perilaku ini, ternyata sekitar 20-30 persen anak anjing laut harpa tidak selamat sampai usia dewasa, lho.

2. Burung koboi berkepala cokelat (Brown-headed cowbirds)

Tak Patut Dicontoh, Ini 6 Induk Terburuk dalam Dunia HewanBurung koboi berkepada coklat dewasa yang sedang bertengger. (ebird.org)

Burung koboi berkepala cokelat (Molothrus ater) adalah jenis burung asli Amerika Serikat yang dapat dijumpai di sekitar padang rumput. Kendati memiliki penampilan yang lucu, siapa sangka kalau mereka ini dijuluki sebagai "brood parasite". 

Tentu saja sebutan itu bukan tanpa alasan. Dilansir National Geographic, induk dari burung koboi berkepala cokelat akan meletakkan telurnya di sarang burung lain untuk ditetaskan bersama telur yang ada di sana. Menariknya, anak dari burung koboi berkepala cokelat akan menetap dan menerima makanan dari induk burung lain seperti parasit.

Sementara itu, sang induk asli langsung meninggalkan telurnya begitu saja tanpa perlu repot-repot mengeram hingga membesarkan anaknya. Total terdapat hampir 250 jenis burung lain yang jadi korban dari perilaku buruk induk burung koboi berkepala cokelat ini.

3. Panda

Tak Patut Dicontoh, Ini 6 Induk Terburuk dalam Dunia Hewantiga ekor anak panda di kebun binatang (pixabay.com/StockSnap)

Mungkin sebagian orang akan terheran-heran melihat nama panda dalam daftar ini. Pasalnya, bagaimana bisa hewan yang nampak menggemaskan ini masuk ke dalam daftar induk hewan terburuk?

Nah, dilansir Mental Floss, alasan panda masuk ke dalam daftar ini disebabkan karena sang induk akan menelantarkan anaknya yang lebih lemah jika melahirkan lebih dari satu ekor. Jadi di alam liar sana, sangat jarang dijumpai induk panda yang mampu merawat dua anak sekaligus. Bahkan, perilaku ini juga sering terjadi di kebun binatang, lho.

Sebenarnya hal ini disebabkan lantaran induk panda tidak mampu memberi makan yang cukup kepada anaknya. Nutrisi pada makanan favoritnya, yaitu bambu, tidak cukup bagi mereka untuk memproduksi lemak yang akan diubah menjadi susu. Maka dari itu, sebenarnya "penelantaran" yang dilakukan panda merupakan dilema tersendiri.

Baca Juga: 5 Hewan Unik yang Dapat Dijumpai di Wilayah Jerman, Hidup Terisolir!

4. Tasmanian devil

Tak Patut Dicontoh, Ini 6 Induk Terburuk dalam Dunia Hewansepasang tasmanian devil (pixabay.com/pen_ash)

Tasmanian devil adalah satu dari beberapa mamalia yang mampu melahirkan hingga 50 anak dalam sekali periode kehamilan. Hal ini tentu menjadi sebuah tantangan sendiri bagi sang induk.

Sayangnya, National Geographic melansir bahwa induk tasmanian devil hanya memiliki empat puting susu. Artinya, secara biologis ia hanya mampu membesarkan empat anak. Oleh sebab itu, pada awal kelahiran, empat bayi tercepat yang mampu memasuki kantung induknya yang akan dirawat hingga dewasa. Melihat hal ini, tak mengherankan jika melihat angka kematian anak tasmanian devil mencapai 90 persen.

Meskipun begitu, sang induk akan merawat keempat anaknya yang berhasil "berlomba untuk hidup" itu dengan penuh kasih sayang. Kurang lebih, mereka akan menetap bersama hingga berusia 9 bulan.

5. Elang hitam

Tak Patut Dicontoh, Ini 6 Induk Terburuk dalam Dunia HewanSeekor elang hitam dewasa yang sedang terbang. (ebird.org)

Tak hanya anak tasmanian devil yang harus "berlomba" untuk bertahan hidup. Anak elang hitam ternyata juga punya nasib yang serupa. Parahnya, hal tersebut seolah dilakukan secara sengaja oleh sang induk.

Dilansir Mental Floss, induk elang hitam cenderung "menonton" anak-anaknya ketika mereka berkelahi di sarangnya. Menariknya, induk elang hitam tak akan ikut campur dalam perkelahian tersebut hingga ada anaknya yang mati atau terjatuh dari sarang.

Terkadang perkelahian antara anak elang hitam tak memandang usia dan ukuran. Terdapat beberapa kasus di mana saudara yang berukuran lebih besar menindas hingga membunuh saudaranya sendiri, tanpa adanya tindakan dari sang induk.

6. Beruang hitam

Tak Patut Dicontoh, Ini 6 Induk Terburuk dalam Dunia Hewanseekor beruang hitam dewasa (pixabay.com/27707)

Beruang hitam memiliki pendekatan yang jauh berbeda ketimbang saudaranya yang berasal dari negeri tirai bambu. Biasanya, spesies ini mampu melahirkan dua hingga tiga ekor anak sekaligus, tetapi dalam kasus tertentu bisa saja sang induk hanya melahirkan seekor anak.

Nah, dilansir Mental Floss, nasib kurang beruntung akan dialami oleh anak beruang hitam yang terlahir seorang diri. Sebab, induk beruang hitam akan langsung mengabaikannya karena menganggap bahwa mengurus seekor anak tidak akan sebanding dengan usaha yang dilakukannya. Oleh karena itu, hampir dapat dipastikan jika beruang hitam yang lahir sebagai anak tunggal akan langsung mati setelah tak lama setelah datang ke dunia ini.

Nah, itu dia keenam induk dengan predikat terburuk dalam dunia hewan. Beberapa di antaranya terpaksa menelantarkan anaknya karena alasan tertentu. Akan tetapi, hal ini menjadi pengingat bagi kita sebagai manusia untuk tidak meniru perilaku mereka, ya!

Baca Juga: 7 Hewan Paling Mematikan bagi Manusia di Dunia, Ada Hewan Apa Saja?

Anjar Triananda Ramadhani Photo Verified Writer Anjar Triananda Ramadhani

Animal Lovers and Smartphone Enthusiast

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Izza Namira

Berita Terkini Lainnya