Comscore Tracker

Racun Kalajengking Memang Mahal, Ini 5 Fakta Menariknya

Harganya selangit sih, tapi cara ambil racunnya ternyata ngeri-ngeri gimana gitu

Akhir-akhir ini netizen millennials dibuat heboh oleh pernyataan Presiden RI Joko Widodo, yang menyatakan bahwa menjual racun kalajengking dapat membuat seseorang kaya. Hmmm, semahal apa sih harga racun kalajengking? Dan apa saja manfaat serta fakta-fakta menarik dari racun hewan ini? Yuk kita simak ulasannya, di bawah ini.

1. Racunnya adalah benda cair paling mahal di bumi

Racun Kalajengking Memang Mahal, Ini 5 Fakta Menariknyamiaminewtimes.com

Racun kalajengking adalah cairan paling mahal di bumi. Mengutip dari Steemit.com yang melansir dari Beyondtype1.org, harga jual racun kalajengking sekitar 39 juta dolar per galon (Satu galon = 3,7 liter) atau sekitar Rp 543 miliaran lebih (1 kurs dolar = Rp 13.940 per tanggal 4 Mei 2018)! Jauh lebih mahal dari racun king cobra dari Thailand yang 'hanya' sekitar 153 ribu dolar atau sekitar Rp 2,1 miliar.

2. Meski beracun, tetapi menjadi objek penelitian untuk obat baru oleh para ahli medis

Racun Kalajengking Memang Mahal, Ini 5 Fakta Menariknyamiaminewtimes.com

Rupanya, racun kalajengking ini sangat berguna dalam dunia pengobatan. Beberapa manfaat dari racun kalajengking untuk dunia medis di antaranya:

  • Protein dari racun kalajengking menunjukkan aktivitas anti mikroba. Sehingga dapat dijadikan sebagai bahan tambahan pada obat antibiotik
  • Racunnya juga menunjukan sifat anti malaria
  • Dapat digunakan dalam pengembangan obat baru. Obat yang disebut Vidatox, diperoleh dari kalajengking biru, yang dikenal sebagai “obat ajaib Kuba”. Obat tersebut menunjukkan aktivitas anti kanker yang menjanjikan, dan menunjukkan hasil positif melawan berbagai jenis kanker.
  • Beberapa peneliti menggunakan racun kalajengking untuk mengembangkan obat penghilang rasa sakit
  • Racun kalajengking memiliki protetin khusus yang mampu menekan sistem imunitas manusia. Membuat racun ini memungkinkan untuk digunakan sebagai obat penyakit-penyakit auto imun (Sistem imun yang menyerang tubuh Anda sendiri) seperti rematik, lupus, radang usus, dll.

Meski ada banyak penelitian terhadap racun kalajengking untuk keperluan medis, namun progresnya berjalan lambat. Karena jumlah racun kalajengking yang sangat sedikit. Namun peneliti berharap upaya penelitian ini dapat merevolusi dunia pengobatan dalam mengobati suatu penyakit.

3. Ada banyak cara untuk 'memerah' racun hewan ini

Racun Kalajengking Memang Mahal, Ini 5 Fakta Menariknyapexels.com/ Pixabay

Mengumpulkan racun kalajengking disebut dengan 'memerah/milking'. Rata-rata satu ekor kalajengking hanya mampu menghasilkan 0,006 hingga 2 mg racun saja. Proses 'memerah' racun ini sangat sulit. Bahkan dapat membahayakan nyawa saat melakukannya. Beberapa metode untuk mengekstrak racun kalajengking adalah sebagai berikut:

  1. Menusuk kelenjar racun kalajengking, atau disebut juga pembedahan perut. Namun teknik ini dirasa kurang efektif, selain itu juga dapat menyakiti binatang
  2. Menstimulasi dengan listrik, perut kalajengking dirangsang menggunakan listrik untuk melepaskan racun. Teknik ini dapat menghasilkan racun dalam jumlah yang besar
  3. Mengekstrak racun menggunakan robot. Para peneliti telah berhasil mengembangkan robot untuk mengekstrak racun kalajengking. Robot ini mudah untuk dibawa dan dirancang sedemikian rupa. Sehingga tidak membahayakan binatang. Robot ini dapat dioperasikan oleh satu orang baik di laboratorium maupun lapangan.

4. Meski berukuran tubuh kecil, namun kemampuan hidupnya cukup lama

Racun Kalajengking Memang Mahal, Ini 5 Fakta Menariknyashoebat.com

Kebanyakan antropoda memiliki kehidupan yang relatif singkat dibandingkan hewan lain. Banyak seranggga yang hanya hidup beberapa minggu atau beberapa bulan. Contohnya lalat buah, yang hanya hidup beberapa hari saja.

Namun kalajengking, termasuk antropoda dengan rentang hidup yang lama. Di alam liar, kalajengking dapat hidup selama 2 sampai 10 tahun. Di penangkaran, hewan ini bahkan bisa hidup lebih lama, yaitu 25 tahun!

5. Ternyata kalajengking adalah fosil hidup

Racun Kalajengking Memang Mahal, Ini 5 Fakta Menariknyadesencyclopedie.wikia.com

Ternyata kalajengking sudah hidup di bumi sejak 300 juta tahun lalu. Dilansir dari Thoughtco.com dan Miaminewtimes.com, diketahui bahwa kalajengking purba tidak mengalami banyak perubahan dibandingkan kalajengking modern.

Bukti fosil menunjukkan, bahwa kalajengking tetap tidak berubah sejak zaman karbon. Nenek moyang kalajengking pertama kemungkinan tinggal di laut, bahkan memiliki insang. Saat periode Siluria, sekitar 420 juta tahun lalu, beberapa mahluk ini (Kalajengking) dipercaya telah berhasil masuk ke daratan.

Aries Marendy Photo Writer Aries Marendy

Penulis pemula yang ingin selalu belajar

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya