Comscore Tracker

7 Kejadian yang Dulu Dianggap Misteri Kini Sudah Bisa Dijelaskan Sains

Zaman dulu, manusia lebih percaya takhayul

Kehidupan manusia di zaman dulu pernah dipenuhi dengan kejadian-kejadian yang dianggap mistis. Bahkan, kebanyakan kejadian tersebut lebih sering dianggap sebagai hal yang misterius dan berada di luar logika. Sebetulnya, ada banyak ilmuwan atau akademisi yang menyuarakan pendapat mereka di masa lalu, tetapi hasilnya tetap nihil.

Nah, apa kamu penasaran dengan kejadian-kejadian misteri di masa lalu? Yuk, dibaca artikelnya hingga tuntas.

1. Wabah menari

7 Kejadian yang Dulu Dianggap Misteri Kini Sudah Bisa Dijelaskan Sainsbigthink.com

Apa kamu pernah mendengar tentang wabah menari? Meski terdengar unik dan aneh, nyatanya wabah ini pernah terjadi di Eropa pada Juli 1518, seperti ditulis dalam laman History. Kejadian misterius tersebut diikuti oleh banyak warga di Kota Strasbourg, Prancis. Dulu, kota kecil tersebut masih berada di bawah kekuasaan Kaisar Romawi Suci.

Nah, bagaimana awal mula menari massal ini terjadi? Mulanya, seorang perempuan bernama Frau Troffea menuju ke tengah jalan dan langsung memutar tubuhnya diikuti dengan gerakan tarian tanpa suara. Dia menari sendiri selama beberapa hari yang akhirnya diikuti oleh warga-warga lainnya.

Satu bulan setelahnya, wabah tarian tersebut telah melibatkan ratusan orang yang menari dan berdansa setiap harinya. Bahkan, beberapa orang meninggal akibat stroke, kelelahan, dan serangan panas. Tak cukup sampai di situ, warga bahkan menyewa grup pemusik untuk meningkatkan gairah menari mereka secara liar.

Akhirnya, wabah tersebut mereda pada September. Banyak warga yang mendatangi sebuah kuil di puncak gunung dan meminta pengampunan. Pertanyaan terbesarnya adalah mengapa bisa muncul wabah aneh yang menyebabkan banyak orang menari? Apa sebenarnya wabah ini? Di zaman itu, tentu ada banyak anggapan yang berkaitan dengan mistis dan takhayul.

Namun, tidak bagi sains karena kejadian aneh tersebut dapat dijelaskan secara gamblang. Sebuah studi dan penelitian yang dicatat dalam laman Scientific American menjelaskan bahwa wabah menari berkorelasi dengan penyakit psikogenik massal. Penyakit mental ini mirip dengan depresi akut yang mengakibatkan banyak orang bereaksi terhadap sebuah pemicu yang sama.

Nah, menurut data yang didapatkan di masa lalu di kota tersebut, wabah menari pernah terjadi beberapa kali. Wabah tersebut selalu memiliki penyebab atau pemicu yang sama, yakni stres dan tekanan psikologis akibat kondisi kelaparan, kemiskinan, hilang harapan, dan berbagai hal yang dirasa menyiksa warga kota pada saat itu.

Mengapa harus menari? Itu karena menari dan berdansa merupakan produk budaya yang kental yang ada di kota itu selama berabad-abad lamanya, apalagi warga kota juga memiliki kepercayaan yang kuat bahwa menari adalah salah satu jalan yang akan membebaskan mereka dari kemiskinan. Jadi, sugesti dan penyakit mental lebih terlihat dalam fenomena aneh ini.

2. Legenda vampir

7 Kejadian yang Dulu Dianggap Misteri Kini Sudah Bisa Dijelaskan Sainsmprnews.org

Legenda mengenai vampir atau vampire masih kuat terdengar di dunia hingga saat ini. Bahkan, vampir sudah dijadikan komoditas bagi dunia hiburan dalam film-film Hollywood. Namun, bagaimanakah sebenarnya sejarah mengenai vampir? Legenda ini mulai terdengar di Eropa Tengah pada era 1400-an, dicatat dalam Live Science.

Kala itu, ada seorang raja yang berasal dari Romania bernama Vlad the Impelar alias Vlad sang Penyula yang konon katanya memiliki ambisi dan obsesi terhadap peperangan. Namun, karena menyadari bahwa tidak memiliki banyak pasukan, ia melakukan tradisi menyeramkan untuk membantai musuh-musuhnya.

Raja Vlad kerap membunuh musuhnya dan menyula dengan tombak panjang dan diletakkan begitu saja di luar gerbang istana. Namun, apa yang dilakukan oleh Vlad semata-mata hanya untuk mempertahankan wilayahnya dari jajahan musuh. Gosip mengenai Raja Vlad menyebar sampai ke negara-negara tetangga.

Puncaknya justru berada di zaman modern. Ya, pada era 1800-an, ada seorang penulis novel yang sangat terkenal asal Irlandia bernama Abraham "Bram" Stoker. Salah satu karya novelnya yang laris manis berjudul Dracula. Pada abad ke-19, buku novel tersebut sangat booming dan selalu habis terjual di pasaran.

Jadi, bagaimana sains menjelaskan mengenai legenda vampir ini? Bagi sains, vampir adalah isu yang berembus kencang pada era 1400-an dan puncaknya ada pada abad ke-19 melalui karya sastra yang kebetulan cukup terkenal di zamannya. Vampir secara fisik masih belum ditemukan keberadaan dan bukti-buktinya, semuanya hanya sebatas imajinasi.

3. Keberadaan manusia serigala

7 Kejadian yang Dulu Dianggap Misteri Kini Sudah Bisa Dijelaskan Sainsbloody-disgusting.com/Universal Picture - The Wolfman

Manusia serigala atau werewolf adalah karakter fiksi yang dulunya juga dianggap pernah ada dan menjadi misteri bagi kebanyakan orang di Eropa. Menurut laman History Daily, legenda mengenai manusia serigala pertama kali muncul dalam sebuah cerita berupa puisi yang dikenal sebagai The Epic of Gilgamesh.

Puisi tersebut merupakan karangan cerita fiksi kuno yang berasa dari Mesopotamia di era 1800 tahun Sebelum Masehi. Secara ringkas, rangkaian cerita tersebut menceritakan tentang kutukan manusia serigala pada era kepahlawanan Gilgamesh sang penguasa Bangsa Sumeria.

Gilgamesh sendiri dikenal sebagai penguasa, pahlawan, dan tokoh besar yang di zamannya diyakini sebagai Master of Animals alias manusia yang juga menguasai dunia hewan. Konon, kehebatan pahlawan-pahlawan Mesopotamia kuno dalam menguasai dunia hewan buas diceritakan dari satu generasi ke generasi berikutnya dan menjadi sebuah mitos yang melegenda.

Jika melihat ke zaman yang lebih modern, manusia serigala sering dikaitkan dengan keberadaan hewan buas yang awalnya diduga sebagai makhluk jadi-jadian. Benarkah demikian? Faktanya, cerita mengenai manusia serigala sangat booming di era 1300--1800 di Eropa dan selalu dikaitkan dengan hal-hal buruk seperti pembunuhan, penculikan anak, dan lain sebagainya.

Namun, cerita mengenai manusia serigala sudah dilebih-lebihkan. Sebuah kelainan atau sindrom bernama hypertrichosis di masa lalu menjadi sebuah momok menakutkan dan membuat penderitanya mungkin bisa dikucilkan atau bahkan dihukum mati. Sindrom ini merupakan kelainan langka yang menyebabkan seseorang bisa ditumbuhi rambut lebat di sekujur tubuhnya, dicatat dalam laman Healthline.

Ada juga kelainan mental yang berhubungan dengan manusia serigala bernama lycanthropy. Orang-orang yang memiliki kelainan mental ini akan menganggap dirinya adalah manusia serigala dan bertingkah layaknya hewan. Tentu, penjelasan-penjelasan ilmiah tersebut belum bisa didapatkan di zaman dulu, era saat banyak orang Eropa masih cukup terbelakang.

Baca Juga: 5 Penemuan Sains di Zaman Kuno yang Paling Berpengaruh di Dunia

4. Bintang jatuh

7 Kejadian yang Dulu Dianggap Misteri Kini Sudah Bisa Dijelaskan Sainsclarksvillenow.com

Salah satu fenomena alam yang sering disaksikan oleh banyak orang adalah "bintang jatuh". Di zaman dulu, orang-orang kuno, terutama Afrika, akan mencatat kejadian alam tersebut sebagai sebuah fenomena atau pertanda yang dikaitkan dengan ramal meramal. Ramalannya juga bermacam-macam, bisa baik dan bisa juga buruk, tergantung bagaimana interpretasi dukun yang melihat benda tersebut jatuh dari langit.

Fenomena alam tersebut sebetulnya memang fenomena ajaib, lho. Namun, jangan kamu pikir keajaiban sains itu berkorelasi dengan takhayul, ya! Faktanya, benda yang sering disebut sebagai bintang jatuh tersebut adalah meteor yang tertarik gravitasi Bumi dan terbakar di atmosfer Bumi. Yup, lapisan Bumi kita ternyata bisa cukup "ajaib" dalam melindungi dirinya sendiri dari berbagai macam benda angkasa yang menghantam Bumi.

Ada juga fenomena hujan meteor, yakni fenomena di mana kita akan melihat ada banyak objek angkasa yang masuk dan terbakar di atmosfer Bumi. Scientific American dalam lamannya menjelaskan bahwa hujan meteor dapat terjadi akibat posisi Bumi pada saat mengelilingi Matahari harus melewati puing-puing sisa kehancuran objek angkasa yang cukup besar, misalnya komet.

Nah, di zaman modern ini, fenomena alam tersebut sudah dianggap biasa dan tidak berhubungan dengan takhayul. Ilmu pengetahuan di bidang astronomi telah menjelaskan secara gamblang mengenai fenomena-fenomena yang dulunya dianggap misteri.

5. Epilepsi

7 Kejadian yang Dulu Dianggap Misteri Kini Sudah Bisa Dijelaskan Sainsmedvisit.io

Sebuah esai ilmiah yang diterbitkan dalam Oxford Academic berjudul A Disease Once Sacred, a History of the Medical Understanding of Epilepsy mempelajari bahwa penyakit epilepsi sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Bahkan, di era Sebelum Masehi, ada beberapa pengobatan atau terapi epilepsi secara supernatural karena pada saat itu epilepsi dianggap sebagai akibat dari serangan roh jahat.

Dalam catatan mengenai epilepsi di zaman kuno, bangsa Babilonia telah menggolongkan beberapa jenis penyakit epilepsi berdasarkan jenis atau nama-nama dewa yang berbeda. Beberapa metode pengobatan epilepsi di zaman kuno juga sangat aneh dan jauh dari unsur ilmiah, misalnya melibatkan kambing jantan yang dianggap dapat menentukan gejala-gejala epilepsi yang tak tampak secara fisik.

Namun, dengan kemajuan ilmu medis dan kedokteran, epilepsi akhirnya diketahui sebagai penyakit yang timbul akibat gangguan sistem saraf pusat. Gangguan tersebut biasanya diakibatkan oleh pola aktivitas listrik dalam otak yang tidak stabil. Pada beberapa waktu, kelainan dalam sistem saraf tersebut akan mengakibatkan kejang hingga hilang kesadaran.

Saat ini, sudah ada obat-obatan kimia yang dapat menekan dampak dari gangguan saraf tersebut, biasanya disebut sebagai antiepilepsi. Pada epilepsi idiopatik, penyebab utamanya biasanya dari faktor keturunan atau genetik. Meskipun tak dapat disembuhkan, kemunculan epilepsi dapat ditekan dengan pemberian obat medis secara tepat, rutin, dan berkala.

6. Pelangi

7 Kejadian yang Dulu Dianggap Misteri Kini Sudah Bisa Dijelaskan Sainscanberratimes.com.au

Jika muncul sesuatu yang tampak indah, orang-orang zaman dulu akan menganggap hal tersebut sebagai pertanda bagus. Mereka akan menganggap bahwa dewa sedang melakukan sesuatu yang baik melalui sebuah lengkungan warna-warni setelah hujan. Bahkan, di beberapa wilayah dunia, pelangi dulunya pernah dianggap sebagai sihir putih.

Dilansir dalam laman Science How Stuff Works, orang-orang Irlandia kuno pernah percaya bahwa pelangi akan membawa banyak kepingan koin emas. Legenda ini bermula dari bangsa Viking yang dulunya pernah menguasai beberapa wilayah Irlandia dan menyimpan kekayaan mereka secara rahasia.

Nah, pada saat itu, pelangi diyakini sebagai jalan untuk mengumpulkan emas-emas yang telah dikumpulkan oleh bangsa Viking tersebut. Hal itu terjadi setelah bangsa Viking meninggalkan wilayah pedesaan Irlandia dengan kemiskinan. Tentu saja, misteri mengenai pelangi tersebut sudah tidak berlaku hingga kini.

Saat ini, semua orang juga tahu bahwa pelangi adalah fenomena optik yang dihasilkan dari pembiasan sinar Matahari akibat sinar menembus partikel air yang ada di Bumi. Kemajuan sains membawa dampak signifikan dalam pola pikir banyak orang menjadi lebih logis dan berpikir kritis dalam menghadapi sesuatu.

7. Wabah besar di Eropa

7 Kejadian yang Dulu Dianggap Misteri Kini Sudah Bisa Dijelaskan Sainshistory.com

Maut Hitam atau wabah Black Death adalah sebuah wabah yang sangat masif yang pernah terjadi pada abad pertengahan di Eropa dan membunuh sedikitnya 100 juta jiwa. Pandemik tersebut juga terjadi di beberapa wilayah di Timur Tengah dan Asia. Pada abad pertengahan, orang-orang Eropa secara umum masih percaya dengan takhayul dan cerita-cerita mistis yang berkaitan dengan kutukan atau ilmu sihir.

Selain Maut Hitam, ada beberapa wabah besar yang juga pernah terjadi di Eropa di abad ke-13 hingga 14 Masehi. Nah, sayangnya, ada banyak anjing dan kucing yang turut dibunuh secara massal karena dianggap sebagai sumber wabah, seperti ditulis dalam jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh University of Washington.

Hewan peliharaan, terutama kucing, dianggap sebagai hewan yang dapat menjadi perantara ilmu sihir. Dalam sejarahnya, ada puluhan hingga ratusan ribu anjing dan kucing yang dibunuh karena kesalahpahaman fatal ini. Di era modern, diketahui bahwa wabah besar seperti Black Death disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis, bakteri yang menyebabkan penyakit pes atau sampar.

Pembunuhan anjing dan kucing secara massal justru menyebabkan wabah cepat meluas. Hal tersebut terjadi karena bakteri pembawa wabah rupanya ada pada tikus, baik itu melalui kotoran, liurnya, maupun melalui kutu yang ada di tubuh tikus. Wabah-wabah besar yang sempat menjadi misteri di masa lalu akhirnya dapat diketahui penyebabnya oleh sains. Membunuh anjing dan kucing secara massal di masa lalu hanya menjadi sebuah kebodohan yang dilakukan oleh orang-orang putus asa di masa itu.

Itulah beberapa kejadian yang dulunya dianggap misterius, tetapi kini sudah bisa dijelaskan oleh sains. Ternyata, kondisi dan pola pikir orang-orang di zaman dulu sangat berbeda dengan zaman modern ini, ya!

Baca Juga: Kebetulan atau Keajaiban? Ini 5 Peristiwa Sains yang Penuh Misteri

Dahli Anggara Photo Verified Writer Dahli Anggara

Age quod agis...

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Yudha

Berita Terkini Lainnya