Comscore Tracker

7 Negara yang Diprediksi Selamat dari Perubahan Iklim

Cocok dijadikan tempat tinggal

Perubahan iklim adalah ancaman bagi dunia. Perubahan iklim memicu cuaca ekstrem, penyusutan gletser, meningkatnya permukaan air laut, dan banjir besar yang semuanya membawa lingkungan pada kehancuran. Perubahan iklim terjadi sebagai akibat dari peningkatan suhu bumi yang signifikan karena aktivitas, seperti pembakaran bahan bakar fosil, penggundulan hutan, dan pertanian intensif.

Perubahan iklim sudah menjadi masalah di mayoritas negara di dunia. Namun, ada beberapa negara yang sudah mengambil langkah nyata untuk memperlambat perubahan iklim. Bahkan, beberapa negara diprediksi akan selamat dari perubahan iklim di masa mendatang. Mana sajakah negara itu? Simak ulasannya di bawah ini.

1. Luksemburg

7 Negara yang Diprediksi Selamat dari Perubahan IklimLuksemburg (pexels.com/Milan Pieteraerents)

Luksemburg adalah sebuah negara kecil yang terkurung daratan di Eropa Barat. Lingkungan pedesaan dan hutan lebatnya memberikan Luksemburg keunggulan dalam hal iklim.

Dikutip dari International Energy Agency, pemerintah negara ini memiliki rencana mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 50-55 persen pada tahun 2030. Energi terbarukan turut andil lebih dari 6,7 persen dalam pembangkitan listrik dengan kapasitas 451 MW. Kapasitas angin juga telah mencapai 166 MW pada tahun 2020.

2. Kosta Rika

7 Negara yang Diprediksi Selamat dari Perubahan IklimKosta Rika (pexels.com/Diego Madrigal)

Kosta Rika memiliki tekad kuat untuk memaksimalkan green energy. Dalam beberapa tahun terakhir, sekitar 98 persen listrik negara berasal dari sumber terbarukan.

Dilansir The Costa Rica News, sebagai bagian dari National Decarbonization Plan yang ambisius, baru-baru ini Kosta Rika telah mencapai matriks energi terbarukan 100 persen yang berasal dari energi surya, hidro, angin, dan panas bumi. Negara ini juga memiliki rencana untuk mengganti sekitar 5 persen armada bus dengan bus listrik setiap dua tahun dan telah meluncurkan rute bus listrik pertamanya.

3. Hungaria

7 Negara yang Diprediksi Selamat dari Perubahan IklimHungaria (pixabay.com/JStolp)

Hungaria merupakan sebuah negara yang terletak di Eropa Tengah. Hungaria memiliki sumber daya alam yang melimpah, termasuk batu bara, tanah subur, dan masih banyak lagi. Meskipun begitu, Hungaria pernah menghadapi bahaya kekeringan, ketahanan pangan, degenerasi tanah, dan dampak pada pertanian akibat perubahan iklim.

Namun, pemerintah segera menyusun rencana untuk mengurangi efek ini. Dijelaskan Climate Change News, tindakan tersebut melibatkan pengurangan emisi hingga 40 persen pada tahun 2030 dan mencapai netralitas karbon pada tahun 2050. Hungaria juga memanfaatkan tenaga panas Bumi untuk pembangkit listrik, dan pasar energi terbarukan diperkirakan akan tumbuh sebesar 4 persen di tahun 2025.

Baca Juga: 5 Negara Ini Tidak Pernah Dijajah Bangsa Asing, Mana Saja?

4. Prancis

7 Negara yang Diprediksi Selamat dari Perubahan IklimPrancis (pixabay.com/nuno_lopes)

Meningkatnya gelombang panas dan berkurangnya salju membuat Prancis menghadapi ancaman dampak buruk dari perubahan iklim. Sejak abad ke-20, setiap tahunnya suhu negara tersebut mengalami peningkatan sebesar 0,95 derajat Celcius. Karenanya, Prancis tengah menyusun rencana untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mencapai netralitas karbon pada tahun 2050.

Dikutip dari Business France, negara ini telah menganggarkan 30 miliar euro atau sekitar Rp505,8 triliun untuk transisi ekologi, mendukung energi terbarukan, transportasi umum, dan meningkatkan isolasi di gedung dan rumah umum. Sumber energi Prancis sebagian besar berasal dari sumber energi terbarukan, yaitu tenaga angin dan matahari. Akibatnya, cuaca Prancis cenderung sejuk, menjadikannya salah satu tempat terbaik untuk ditinggali karena aman dari perubahan iklim.

5. Belanda

7 Negara yang Diprediksi Selamat dari Perubahan IklimBelanda (pixabay.com/18427938)

Belanda merupakan salah satu negara Uni Eropa pertama yang mengumumkan penghapusan gas alam dari energi campurannya. Menurut Information from the Government of The Netherlands, Belanda juga berfokus pada pengurangan 49 persen emisi gas rumah kaca pada tahun 2030 untuk menghambat dampak drastis perubahan iklim.

Belanda sebenarnya memiliki ancaman banjir yang parah karena 55 persen wilayahnya berada di bawah permukaan laut. Untuk melindungi warga dari bahaya curah hujan ekstrem, pemerintah meluncurkan Program Delta. Pada tahun 2030, harapannya semua mobil penumpang baru sudah menerapkan teknologi bebas emisi.

6. Thailand

7 Negara yang Diprediksi Selamat dari Perubahan IklimThailand (pexels.com/Pixabay)

Terletak di wilayah monsun, Thailand berpotensi mengalami efek perubahan iklim yang drastis. Menurut International Energy Agency, Thailand pertama kali mengadopsi National Action Plan pada tahun 2018, yang menjanjikan penurunan 20,8 persen emisi gas rumah kaca pada tahun 2030.

Selain itu, energi terbarukan Thailand menyumbang sekitar sepertiga dari keseluruhan pembangkit listrik, dengan kapasitas energi hampir 15 GW. Negara ini diperkirakan akan memimpin Asia Tenggara dalam hal energi terbarukan.

7. Irlandia

7 Negara yang Diprediksi Selamat dari Perubahan IklimIrlandia (pixabay.com/Rolandmey)

Karakteristik tanah Irlandia memungkinkan negara ini memiliki pertanian yang luar biasa. Meskipun begitu, sebenarnya Irlandia ini tidak terlalu bergantung pada pertanian. Menurut Climate Home News, pemerintah Irlandia berkomitmen untuk menurunkan tingkat emisi gas rumah kaca sekitar 7 persen setiap tahunnya untuk mencapai tujuan utama pada tahun 2030. Puncaknya adalah pada tahun 2050, Irlandia diharapkan dapat mencapai nol emisi.

Ditambah, Irlandia mempunyai sumber energi terbarukan yang luar biasa, yang berasal dari angin dan pasang surut. Bahkan, pemerintah Irlandia rencananya akan mengucurkan banyak dana untuk membangun ladang angin lepas pantai di sekitar pantai Irlandia. Karena alasan ini, Irlandia menjadi salah satu negara terbaik untuk ditinggali mempertimbangkan perubahan iklim.

Demikianlah beberapa negara yang diprediksi aman dari perubahan iklim. Semoga, Indonesia segera menyusul negara-negara ini mengambil langkah nyata untuk merespons perubahan iklim. Kalau bebas memilih, kira-kira negara mana nih yang ingin kamu tinggali?

Baca Juga: Ngeri, 7 Tempat dengan Sambaran Petir Terbanyak di Dunia

Topic:

  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya