Comscore Tracker

Seram, 7 Prosedur Medis Mengerikan di Dunia Zaman Dulu

Sering kali menimbulkan lebih banyak masalah

Sejak lama sekali, manusia telah mencoba berbagai cara untuk meringankan rasa sakit dan mengobati berbagai penyakit. Tak seperti saat ini di mana berbagai obat dan prosedur harus memiliki jaminan keamanan untuk digunakan pada manusia, pengobatan pada zaman dahulu bahkan jauh dari kata aman.

Banyak kesalahan dan pilihan brutal dibuat dalam prosedur medis yang lebih banyak menimbulkan kerugian daripada kebaikan. Meskipun jelas-jelas berbahaya, tetapi banyak prosedur medis pada zaman dahulu tetap diikuti oleh banyak orang.

Di sini, telah dikumpulkan dari berbagai sumber beberapa prosedur medis mengerikan yang dilakukan orang zaman dahulu. Yuk, simak baik-baik.

1. Mengeluarkan darah

Seram, 7 Prosedur Medis Mengerikan di Dunia Zaman Duluilustrasi darah (pixabay.com/Vector8DIY)

Selama ribuan tahun, para praktisi medis kuno memiliki keyakinan bahwa penyakit merupakan akibat dari darah yang buruk. Dijelaskan dalam laman History, dokter yang berpengaruh pada zaman dahulu, seperti Hippocrates dan Galen menyatakan bahwa tubuh manusia memiliki empat zat dasar, yaitu empedu kuning, empedu hitam, dahak, dan darah. Ini semua perlu dijaga keseimbangannya untuk menjaga kesehatan.

Atas dasar pemikiran tersebut, orang yang sakit pada zaman dahulu kerap didiagnosis dengan kelebihan darah. Untuk mengembalikan keharmonisan tubuh, dokter akan memotong pembuluh darah agar darah dapat mengalir keluar. Terkadang, mereka menggunakan lintah untuk menyedot darah langsung dari kulit. Prosedur medis semacam ini tentu saja dapat dengan mudah mengakibatkan kematian karena kehilangan darah, tetapi praktik ini terus bertahan hingga abad ke-19.

2. Listrik untuk mengobati impoten

Seram, 7 Prosedur Medis Mengerikan di Dunia Zaman Duluilustrasi listrik (pexels.com/Killian Eon)

Dilansir laman Online Nursing Degrees, pada akhir abad ke-19, praktisi medis gencar menjajakan perangkat unik yang diklaim mampu menyembuhkan berbagai masalah kesehatan, salah satunya impotensi pada laki-laki. Pencipta alat percaya bahwa listrik dapat membawa energi tertentu ke dalam tubuh manusia, sehingga dapat memberikan keajaiban bagi laki-laki dengan impotensi.

Alat berenergi listrik ini dirancang untuk mengejutkan bagian tubuh yang lemah agar kembali normal melalui aplikasi arus listrik. Selain menyakitkan, tentu saja tidak ada bukti efektivitas dari alat ini.

3. Mengobati sifilis dengan malaria

Seram, 7 Prosedur Medis Mengerikan di Dunia Zaman Duluilustrasi nyamuk pembawa penyakit malaria (pixabay.com/41330)

Alih-alih mengobati penyakit dengan obat, ada juga orang yang berpikir untuk mengobati satu penyakit dengan penyakit lainnya, bahkan yang lebih mematikan. Dikutip dari laman Healthline, seorang dokter Austria Julius Wagner-Jauregg pada 1920-an menemukan bahwa demam yang disebabkan oleh malaria dapat membantu mengobati sifilis. Dia bahkan memenangkan Hadiah Nobel untuk hal ini.

Namun, mengingat fakta bahwa malaria dapat membunuh, sejumlah besar pasien meninggal selama prosedur pengobatan. Karena alasan ini, dokter pada umumnya tidak menggunakan metode ini.

Baca Juga: 5 Kondisi Medis yang Dapat Dideteksi oleh Anjing, Luar Biasa!

4. Paru-paru besi untuk membantu pasien polio bernapas

Seram, 7 Prosedur Medis Mengerikan di Dunia Zaman Duluiron lungs (boredpanda.com)

Polio pernah menjadi epidemik yang menghancurkan hidup banyak orang. Sebelum vaksin ditemukan, polio menjadi salah satu penyakit yang paling ditakuti di abad ke-20. Pada waktu itu, salah satu metode paling efektif untuk menyelamatkan nyawa orang yang terinfeksi polio adalah sebuah kabinet yang dijuluki iron lungs atau paru-paru besi.

Dijelaskan dalam laman Bored Panda, kala itu penderita polio yang tidak dapat bernapas karena otot dada mereka lumpuh akan dimasukkan ke dalam lemari besar yang terbuat dari logam selama berminggu-minggu atau bahkan seumur hidup. Meskipun berhasil menyelamatkan ribuan nyawa, tapi bisa dibayangkan bagaimana rasanya harus hidup di dalam kabinet hanya untuk bisa bernapas?

5. Trepanasi

Seram, 7 Prosedur Medis Mengerikan di Dunia Zaman Dulutrepanasi (commons.wikimedia.org)

Salah satu bentuk operasi tertua umat manusia sudah ada sejak 7.000 tahun lalu dan juga merupakan salah satu yang paling mengerikan. Kala itu, peradaban di seluruh dunia pernah melakukan trepanasi. Ini merupakan praktik membuat lubang di tengkorak sebagai sarana untuk menyembuhkan penyakit.

Menurut laman History, para peneliti berspekulasi bahwa trepanasi mungkin merupakan ritual untuk melepaskan roh jahat yang diyakini merasuki orang sakit. Yang lain berpendapat bahwa trepanasi dimaksudkan untuk mengobati epilepsi, sakit kepala, abses, dan pembekuan darah. Apa pun itu, jelas saja praktik ini menyakitkan dan berbahaya.

6. Lobotomi

Seram, 7 Prosedur Medis Mengerikan di Dunia Zaman Dululobotomi (lithub.com)

Mirip dengan trepanasi, lobotomi melibatkan penyisipan objek panjang ke dalam kepala. Lobotomi berasal dari bahasa Yunani, lobos dan tomos, yang masing-masing berarti "lobus" dan "irisan".

Dirangkum dari laman Online Nursing Degrees, lobotomi melibatkan penyisipan alat panjang melalui rongga mata ke dalam korteks prefrontal otak. Saat alat berada di tempat yang tepat, ujung yang menonjol dipukul dengan palu.

Praktik ini dimaksudkan untuk mengatasi masalah kesehatan mental. Namun, kenyataannya justru menyebabkan lebih banyak masalah. Bahkan menjadi kesalahan medis paling kejam yang pernah ada.

7. Tinggal di dalam tubuh bangkai paus untuk menyembuhkan rematik

Seram, 7 Prosedur Medis Mengerikan di Dunia Zaman Duluilustrasi paus (pixabay.com/free-photos)

Pada abad ke-19, pengobatan baru untuk rematik diperkenalkan di pantai selatan Australia. Pengobatan ini melibatkan duduk di dalam bangkai paus yang membusuk, menurut laman Bored Panda.

Kala itu, orang-orang meyakini bahwa diam di dalam tubuh paus yang mati selama 30 jam akan mampu menyembuhkan nyeri sendi hingga 12 bulan. Jelas, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung anggapan ini. Meskipun begitu, orang-orang dengan rematik yang sudah putus asa akan mencoba cara ini.

Duh, ada-ada saja memang prosedur medis pada zaman dahulu. Alih-alih menyembuhkan penyakit, ini justru seringkali menimbulkan lebih banyak masalah. Setelah membaca informasi ini, harapannya kita jadi lebih menghargai pengobatan modern pada saat ini yang sudah melalui banyak tahap pengujian dan teruji efektivitas serta keamanannya.

Baca Juga: 7 Penemuan Besar Ini Terinspirasi dari Mimpi, Gak Nyangka

Topic:

  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya