Comscore Tracker

5 Kondisi Medis yang Dapat Dideteksi oleh Anjing, Luar Biasa!

Berkat indera penciumannya yang sensitif

Anjing merupakan hewan yang terkenal karena memiliki banyak kemampuan, salah satunya adalah indra penciumannya. Hewan ini punya lebih dari 220 juta reseptor aroma, yang mana jumlahnya sangat jauh jika dibandingkan dengan manusia yang hanya memiliki 5 hingga 10 juta reseptor aroma. Fitur ini membuat anjing dapat mencium hal-hal yang tidak terduga bagi manusia.

Indera penciuman anjing yang luar biasa ini membuat mereka banyak diperbantukan untuk membantu polisi mendeteksi benda-benda terlarang, seperti obat-obatan terlarang dan bahan peledak. Bukan hanya itu, anjing ternyata juga mampu mendeteksi berbagai kondisi medis melalui indera penciumannya.

Kira-kira, apa saja kondisi medis yang mampu dideteksi anjing dan bagaimana caranya? Simak informasi berikut untuk tahu jawabannya.

1. Kanker

5 Kondisi Medis yang Dapat Dideteksi oleh Anjing, Luar Biasa!ilustrasi sel kanker (unsplash.com/National Cancer Institute)

Salah satu kondisi kesehatan yang dapat dideteksi dengan baik oleh anjing adalah kanker. Anjing mampu mengendus berbagai jenis kanker, seperti kanker payudara, kanker prostat, kanker kandung kemih, dan kanker paru-paru.

Sebuah studi yang dimuat dalam Journal of the American Osteopathic Association tahun 2019 menemukan bahwa anjing dapat dengan benar mengambil sampel darah dari orang yang menderita kanker dengan akurasi 97 persen. Penelitian ini menemukan bahwa anjing memfokuskan upaya pada sampel darah dari pasien dengan kanker paru-paru dengan sangat sukses.

Penelitian demi penelitian juga menunjukkan bahwa anjing dapat mendeteksi kanker pada manusia, tetapi mungkin perlu beberapa saat sebelum dokter benar-benar dapat mempekerjakan anjing untuk membantu pemeriksaan. Hingga saat ini, para peneliti masih belum tahu senyawa kimia mana dalam berbagai jenis kanker yang dideteksi anjing.

2. Migrain

5 Kondisi Medis yang Dapat Dideteksi oleh Anjing, Luar Biasa!ilustrasi migrain (pexels.com/Liza Summer)

Bagi orang-orang yang hidup dengan migrain, mendapatkan peringatan sebelum migrain benar-benar menyerang dapat sangat membantu mengelola masalah sebelum mereka merasakan sakit yang hebat. Untungnya, beberapa anjing memiliki kemampuan untuk mendeteksi tanda-tanda migrain akan menyerang.

Sebuah survei dalam The Journal of Alternative and Complementary Medicine yang melibatkan orang-orang dengan migrain yang memiliki anjing menanyakan apakah mereka melihat perubahan perilaku anjing sebelum atau selama migrain.

Dari 1.029 peserta, 54 persen menyebut adanya perubahan perilaku anjing mereka baik sebelum atau pada awal migrain. Perbedaan perilaku yang dilaporkan, seperti anjing yang duduk di atas atau di dekat pemiliknya dan dengan sengaja mengaruk-garuk pemiliknya.

3. Gula darah rendah

5 Kondisi Medis yang Dapat Dideteksi oleh Anjing, Luar Biasa!ilustrasi mengukur gula darah (pexels.com/Klaus Nielsen)

Saat ini, banyak anjing dilatih untuk membantu pengidap diabetes dengan memperingatkan mereka ketika kadar gula darahnya turun atau melonjak. Misalnya, Dogs4Diabetics menjadi salah satu organisasi yang melatih dan menempatkan anjing penolong untuk pengidap diabetes yang bergantung pada insulin. Anjing-anjing ini menjalani pelatihan ekstensif untuk dapat mendeteksi dan mengingatkan pawang mereka terhadap perubahan kadar gula darah.

Sebuah studi tahun 2016 yang diterbitkan dalam jurnal American Diabetes Association Diabetes Care menyebut bahwa anjing mampu mendeteksi isoprena, bahan kimia yang ditemukan dalam napas manusia yang meningkat secara signifikan selama episode gula darah rendah.

Manusia tidak dapat mendeteksi bahan kimia tersebut, tetapi anjing diyakini sangat sensitif terhadap aroma ini dan mengetahui kapan napas pemiliknya memiliki tingkat isoprena yang tinggi.

Baca Juga: Melihat Fenomena Ketindihan dari Sisi Medis, Ini Faktanya!

4. Narkolepsi

5 Kondisi Medis yang Dapat Dideteksi oleh Anjing, Luar Biasa!ilustrasi tidur di dalam kereta (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Narkolepsi ialah gangguan yang menyebabkan seseorang kurang mampu mengendalikan siklus tidur dan bangun. Seseorang dengan narkolepsi dapat tiba-tiba tertidur, bahkan saat sedang melakukan aktivitas.

Kondisi ini tentu saja berbahaya karena menempatkan risiko seseorang mengalami kecelakaan, misalnya apabila serangan narkolepsi terjadi saat sedang mengemudi atau tempat lain yang berbahaya.

Beberapa meyakini bahwa anjing-anjing dapat mencium bau ketika serangan narkolepsi datang. Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal SEMERGEN - Medicina de Familia tahun 2013 menemukan bahwa dua anjing terlatih mampu mendeteksi 11 dari 12 pasien narkolepsi menggunakan sampel keringat. Anjing terlatih ini dapat membantu individu dengan narkolepsi dengan melakukan beberapa jenis tugas yang berbeda.

Misalnya, anjing-anjing ini dapat berdiri di sekitar orang dengan narkolepsi saat serangan datang untuk mencegah mereka terjatuh atau bersiap memanggil bantuan.

5. Stres dan ketakutan

5 Kondisi Medis yang Dapat Dideteksi oleh Anjing, Luar Biasa!ilustrasi perempuan sedang stres (pexels.com/Ron Lach)

Terdapat gagasan kuno bahwa anjing dapat mengendus rasa takut yang ternyata dapat dibuktikan dengan penelitian modern. Saat sedang stres, tubuh mengalami lonjakan pelepasan hormon adrenallin dan kortisol yang dapat terdeteksi oleh indera penciuman anjing, menurut studi dalam American Educational Research Association. Karenanya, anjing dapat mengetahui saat kita merasa takut atau stres meskipun kita tidak menunjukkannya.

Keahlian dalam mendeteksi rasa takut dan stres ini dapat digunakan untuk keuntungan manusia, karena anjing dapat memberi isyarat kepada pelatih bahwa seseorang perlu mengambil napas dalam-dalam. Ini juga dapat membantu mencegah serangan panik atau stres pasca trauma, yang seringkali gagal diantisipasi oleh individu yang bersangkutan.

Kemampuan anjing dalam mendeteksi kondisi kesehatan manusia tentu saja memberikan banyak manfaat untuk manusia itu sendiri. Namun, masih ada jalan panjang untuk menemukan dengan pasti apa saja yang dapat diendus anjing dan bagaimana mereka dapat dilatih untuk membantu para ahli secara akurat.

Baca Juga: 5 Kondisi Medis yang Menyebabkan Telapak Tangan Bau Gak Sedap

Eka ami Photo Verified Writer Eka ami

a human

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Debby Utomo

Berita Terkini Lainnya