Comscore Tracker

Menurut Sains, 5 Alasan Kenapa Hewan Prasejarah Berukuran Raksasa

Jauh beda dengan binatang yang hidup saat ini

Salah satu hal yang membuat dinosaurus sangat menarik bagi anak-anak dan orang dewasa adalah ukurannya yang raksasa. Kendati belum pernah melihat secara langsung, tapi berbagai fosil yang ditemukan paleontolog dan disimpan di sejumlah museum sudah cukup membuktikan bahwa banyak dari hewan ini dapat tumbuh hingga mencapai ukuran tubuh yang luar biasa besar.

Ngomong-ngomong soal ukuran fisik dinosaurus, pernahkah kamu berpikir kenapa hewan-hewan yang hidup di zaman prasejarah bisa tumbuh hingga mencapai ukuran yang jauh lebih besar daripada hewan yang hidup saat ini? Melansir dari Thought Co dan Animal How, berikut beberapa penjelasan ilmiah mengapa hewan purbakala memiliki ukuran tubuh yang jumbo.

1. Struktur tulang yang berlubang

Menurut Sains, 5 Alasan Kenapa Hewan Prasejarah Berukuran Raksasard.com

Faktanya, hewan besar zaman dahulu memiliki struktur tulang yang berlubang, artinya tulang mereka tidak seberat apabila solid. Jika tulang hewan pada zaman dahulu tidak berlubang alias padat, mereka akan memiliki berat tubuh yang sangat besar sehingga kemungkinan mereka tidak dapat berjalan atau beraktivitas. Karena fakta inilah dinosaurus dapat menopang tubuh yang sangat panjang dan tinggi, bahkan sampai ada yang bisa terbang.

Lain halnya dengan sebagian besar mamalia darat saat ini yang memiliki karakteristik tulang yang padat, kecuali burung yang memiliki struktur tulang berrongga atau yang disebut tulang pneumatik. Hal ini memungkinkan tulang memiliki berat yang lebih ringan yang memungkinkan burung untuk terbang.

2. Pengaruh kondisi vegetasi

Menurut Sains, 5 Alasan Kenapa Hewan Prasejarah Berukuran Raksasasciencemag.org

Selama Era Mesozoikum, dari awal periode Trias 250 juta tahun yang lalu hingga kepunahan dinosaurus pada akhir Zaman Kapur 65 juta tahun yang lalu, tingkat karbon dioksida di atmosfer jauh lebih tinggi daripada sekarang. Tingginya kadar karbon dioksida berkorelasi langsung dengan peningkatan suhu, artinya iklim global jutaan tahun yang lalu jauh lebih hangat daripada sekarang.

Kombinasi tingginya kadar karbon dioksida yang kemudian didaur ulang tanaman sebagai makanan melalui proses fotosintesis dan suhu udara yang tinggi memungkinkan zaman prasejarah dipenuhi dengan berbagai jenis tumbuhan, mulai dari lumut hingga pohon besar. Karena adanya pasokan makanan yang berlebihan inilah maka tidak mengherankan apabila hewan di zaman tersebut bisa makan sepuasnya hingga berevolusi menjadi berukuran raksasa.

3. Struktur tubuh hewan pra sejarah memungkinkan mereka bernapas secara efisien di lingkungan dengan kadar oksigen rendah

Menurut Sains, 5 Alasan Kenapa Hewan Prasejarah Berukuran Raksasathedailybeast.com

Fakta keren lain dari zaman ketika dinosaurus dan hewan raksasa lainnya hidup adalah bahwa kadar oksigen di udara kala itu lebih rendah dari sekarang. Jadi, agar dapat bertahan hidup, hewan-hewan di masa itu mengembangkan cara bernapas yang lebih efisien daripada makhluk hidup saat ini.

Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Royal Society Open Science, didapatkan fakta bahwa dinosaurus memiliki struktur tulang dan pernapasan sama seperti burung, yang memungkinkan hewan-hewan tersebut dapat bernapas secara efisien dan bertahan hidup di tempat dengan kadar oksigen yang rendah. Jadi intinya, struktur tubuh dinosaurus memungkinkan dirinya mampu bernapas dan menyimpan oksigen secara optimal pada masa di mana kadar oksigen sangat rendah.

Baca Juga: 8 Hewan Ini Suka Berpura-pura Menjadi Hewan Lain, Bisa Mirip Banget!

4. Kondisi gigantisme yang dialami hewan berdarah dingin

Menurut Sains, 5 Alasan Kenapa Hewan Prasejarah Berukuran Raksasaonlyinyourstate.com

Banyak ahli paleontologi yang mempelajari dinosaurus herbivora raksasa, seperti hadrosaurus dan sauropoda percaya bahwa hewan raksasa ini berdarah dingin. Di sinilah manfaat dari kondisi gigantisme yang dimiliki hewan raksasa pada zaman dahulu. Jika sauropoda berevolusi menjadi sangat besar, para ilmuwan percaya hal tersebut akan menyebabkan homeothermy, yaitu kemampuan untuk mempertahankan temperatur dalam tubuh terlepas dari kondisi lingkungan saat itu.

Ukuran tubuh yang besar menyebabkan hewan pada masa itu dapat melakukan pemanasan secara perlahan di siang hari dan mendinginkannya secara perlahan pada malam hari, sehingga memungkinkan suhu tubuh tetap terjaga pada temperatur yang konstan.

5. Dinosaurus dan hewan lain yang hidup di zaman tersebut bisa menelan daun dan ranting tanpa mengunyahnya terlebih dahulu

Menurut Sains, 5 Alasan Kenapa Hewan Prasejarah Berukuran Raksasascitechdaily.com

Setelah mempelajari struktur tengkoraknya, para ahli menyimpulkan bahwa dinosaurus mampu menggigit cabang-cabang besar dan menelannya secara utuh. Jika dinosaurus tidak perlu mengunyah makanan sebelum menelannya, hal ini memungkinkan dinosaurus untuk bisa makan lebih cepat dan lebih banyak yang tentunya berpengaruh terhadap ukuran tubuh dinosaurus.

Gimana? Apakah penjelasan di atas sudah cukup menjawab rasa penasaranmu?

Baca Juga: 5 Fakta Kucing Merah, Hewan Liar Endemik Kalimantan yang Hampir Punah

Eka ami Photo Verified Writer Eka ami

Empty

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya