Comscore Tracker

Mengenal lebih dalam Staphylococcus sp. Penyebab Berbagai Penyakit!

Waspada Staphylococcus aureus di sekitar kita

Staphylococcus aureus adalah salah satu patogen umum yang menyebabkan berbagai infeksi. Bakteri ini merupakan salah satu masalah utama pada manusia maupun hewan. Manifestasi utama adalah abses, pododermatitis dan septikemia.

 Pada hewan, S. aureus dapat menjadi karier, namun hewan akan tampak sehat dan tidak menimbulkan gejala klinis. Bakteri ini dapat menyebabkan dan menularkan berbagai macam infeksi mulai dari penyakit kulit hingga septikemia. Hampir semua spesies hewan berdarah panas dapat menjadi carriers.

1. Morfologi Staphylococcus aureus

Mengenal lebih dalam Staphylococcus sp. Penyebab Berbagai Penyakit!morfologi S. aureus (unsplash.com/@moreno303)

Staphyloccocus aureus ialah bakteri gram positif yang berbentuk kokus, diameter bakteri kurang lebih 0,7-1,0μm. Jika bakteri ini berkoloni akan membentuk diameter sekitar 4 mm. 

Staphylococcus aureus terlihat seperti bola yang disusun tak beraturan mirip seperti buah anggur, bisa terlihat terpisah maupun bergerombol atau berpasangan.

2. Faktor virulensi Staphylococcus aureus

Mengenal lebih dalam Staphylococcus sp. Penyebab Berbagai Penyakit!bahaya S. aureus (unsplash.com/@yassine_khalfalli)

Berdasarkan jurnal berjudul Microbiology: An Evolving Science, Terdapat macam macam faktor virulensi yang dimiliki oleh bakteri Staphylococcus aureus yaitu adherence yang memiliki protein pada bagian permukaan tertentu, dan mampu mengekspresikan faktor koagulasi dan trombin, dengan demikian, meningkatkan adhesi darah dan koagulasi ke jaringan. 

Contoh protein adhesins adalah IsdA, SpA serta FnbPA. Hemolisin berperan penting dalam patogenisitas S. Aureus. Hemolisin bertanggung jawab dalam penghancuran hemoglobin dan berkontribusi untuk mengurangi jumlah eritrosit dalam darah. Dilansir dari jurnal berjudul A Mouse Model of Staphylococcus aureus Small Intestinal Infection, S. aureus telah diidentifikasi memproduksi empat hemolisin yaitu α, β, γ, dan δ. Toksin hemolisis memiliki potensi melisiskan eritrosit serta sel darah putih, dermatotoksik dan menyebabkan neurotoksik serta menyebabkan kematian sel target. 

3. Gejala klinis

Mengenal lebih dalam Staphylococcus sp. Penyebab Berbagai Penyakit!gejala klinis S. aureus (unsplash.com/@olga_kononenko)

Infeksi Staphylococcus aureus merupakan salah satu masalah utama pada hewan maupun manusia. Manifestasi utamanya adalah abses subkutan, mastitis, pododermatitis dan septikemia. Organ dalam yang dapat diamati apabila terserang Staphylococcus aureus terletak terutama di paru-paru, liver dan uterus. Bakteri ini dapat dibedakan menjadi dua tipe level. 

Virulensi rendah dan virulensi tinggi. Pada virulensi rendah, kelinci akan mengalami morbiditas atau sebagai karier. Virulensi tinggi oleh Staphylococcus aureus sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kematian.

4. Patogenesis Staphylococcus aureus

Mengenal lebih dalam Staphylococcus sp. Penyebab Berbagai Penyakit!patogenesis S. aureus (unsplash.com/@marceloleal80)

Staphylococcus aureus adalah salah satu bakteri yang dapat ditemukan di kulit, namun apabila mampu masuk ke mukosa kulit, dapat menyebabkan pyogenik dan infeksi sistemik bentuk akut maupun kronis. Berdasarkan jurnal berjudul Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus: Molecular Characterization, Evolution, dan Epidemiology, bakteri mempunyai permukaan yang mengandung protein adhesins yang disebut Microbial Surface Component Recognizing Adhesive Matrix Molecule (MSCRAMMs) yang bermanfaat untuk penempelan dengan protein reseptor host. Kemudian membentuk matriks ekstraseluler dari epitel dan permukaan endotel. 

Selain hal tersebut, S. aureus juga mengekspresikan fibrin atau fibrinogen yang berikatan dengan protein sebagai faktor penggumpalan sehingga akan memacu perlekatan pada penggumpalan darah dan jaringan rusak. Pengaruh adesi juga akan memacu penempelan pada kolagen dan nantinya diketahui dapat menjadi penyebab osteomyelitis dan necrotisizing pneumonia.

5. Identifikasi bakteri Staphylococcus aureus

Mengenal lebih dalam Staphylococcus sp. Penyebab Berbagai Penyakit!identifikasi bakteri (unsplash.com/@trnavskauni)

Identifikasi dari bakteri Staphylococcus dapat dimulai dari koleksi sampel. Staphylococcus dapat ditemukan pada permukaan kulit ataupun organ dalam paru, trakea, liver maupun jantung. 

Staphylococcus dapat di kultur pada blood agar dan mampu membuat zona hemolisa. Pewarnaan Gram berfungsi untuk melihat sifat dan morfologi bakteri. Staphylococcus aureus merupakan bakteri gram positif dan berbentuk kokus bergerombol. Uji biokimia juga dilaksanakan dalam mempermudah identifikasi bakteri. 

Selalu cuci tangan dan menerapkan kebersihan diri agar terhindar dari penyakit bakteri staphylococcus aureus ya guys! Segera konsultasikan kesehatan diri ke dokter apabila merasa stamina menurun.

Baca Juga: 5 Ilmuwan yang Penemuannya Tak Dihargai, Tetapi Terbukti Benar

Farah Rachmah Photo Verified Writer Farah Rachmah

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Ane Hukrisna

Berita Terkini Lainnya