Comscore Tracker

Serupa tapi Tak Sama, Ini 7 Perbedaan antara Kupu-Kupu dan Ngengat 

Jangan sampai salah membedakannya, ya!

Pernah gak rumah kamu didatangi kupu-kupu? Pastinya ya. Tapi, yakin kalau itu kupu-kupu? Atau, malah ngengat? Nah, kedua jenis serangga yang masih berkerabat dekat ini, yaitu sama-sama termasuk ordo Lepidoptera (lepis artinya sisik, pteron artinya sayap), memang banyak sekali kesamaan yang membuat keduanya sulit untuk dibedakan. Padahal, tetap ada beberapa karakteristik mencolok yang menjadi faktor pembeda keduanya.

Apa aja sih kira-kira perbedaan antara kupu-kupu dan ngengat? Berikut penjelasan selengkapnya.

1. Bentuk tubuh secara umum

Serupa tapi Tak Sama, Ini 7 Perbedaan antara Kupu-Kupu dan Ngengat Berbagai Sumber (unsplash.com/Xuan Nguyen | nature.com)

Kalau kamu perhatikan secara teliti, secara umum, tubuh kupu-kupu pada umumnya terlihat lebih ramping, lebih panjang, dan tidak berbulu. Selain itu, kupu-kupu biasanya memiliki sayap yang berwarna terang dan memiliki corak yang bervariasi.

Di sisi lain, tubuh ngengat biasanya ditutupi banyak bulu. Tidak hanya itu, kontras dengan kupu-kupu, sayap ngengat lebih didominasi warna-warna gelap dengan variasi corak yang sedikit.

2. Bentuk antena

Serupa tapi Tak Sama, Ini 7 Perbedaan antara Kupu-Kupu dan Ngengat Berbagai Sumber (unsplash.com/Boris Smokrovic | unsplash.com/Lucie Hůrková)

Antena dipergunakan ngengat dan kupu-kupu sebagai sensor pembau dan alat keseimbangan. Karakteristik dari antena kupu-kupu biasanya terdiri atas dua segmen dengan semakin berbentuk silinder di ujung antenanya atau yang dikenal dengan sebutan club-shaped antennae. Untuk ngengat sendiri, antenanya biasanya lebih pendek. Bentuknya juga cukup unik di mana antena ngengat menyerupai bentuk daun atau bulu burung.

Baca Juga: Cantik hingga Geli, 9 Potret Ngengat dengan Corak Terunik di Dunia!

3. Mata

Serupa tapi Tak Sama, Ini 7 Perbedaan antara Kupu-Kupu dan Ngengat Berbagai Sumber (learning-center.homesciencetools.com | goodfreephotos.com/Josch113)

Adanya perbedaan waktu beraktivitas membuat kupu-kupu dan ngengat memiliki adaptasi tersendiri dalam hal penglihatan. Karena ngengat termasuk ke dalam hewan nocturnal (aktif di malam hari), mereka memiliki superposition eyes yang memungkinkan untuk menangkap citra objek dengan terang di tengah kegelapan. Namun, kualitas dari objek yang dilihat bakal tampak buruk.

Sebaliknya, kupu-kupu aktif di siang hari (hewan diurnal) sehingga memiliki mata apposition yang memungkinkan untuk melihat dengan jangkauan pandangan yang lebih luas daripada manusia. Tetapi, mata tersebut sebenarnya menyulitkan kupu-kupu untuk mendeteksi cahaya.

4. Struktur sayap

Serupa tapi Tak Sama, Ini 7 Perbedaan antara Kupu-Kupu dan Ngengat sites.wustl.edu

Selain dibedakan oleh warna, ada faktor pembeda terkait sayap kedua serangga tersebut. Bagian itu ialah frenulum, yakni bagian tubuh yang menghubungkan sayap bagian depan dengan yang belakang. Frenulum sendiri ada pada ngengat, sedangkan kupu-kupu tidak. Sehingga, kupu-kupu memiliki 4 buah sayap yang tak terhubung satu sama lain.

Perlu kamu ketahui juga bahwa terdapat sisik di sayap ngengat dan kupu-kupu. Nah, sebagai informasi, sayap kupu-kupu itu sebenarnya tidak berwarna. Sisik-sisik kecil itulah yang sebenarnya memberikan warna pada sayap kupu-kupu dengan cara memantulkan cahaya yang datang. Untuk ngengat sendiri, sisik-sisik tadi juga ada dan mampu membiaskan cahaya. Namun, sayap mereka sudah memilki pigmen warna sendiri.

5. Bentuk pupa

Serupa tapi Tak Sama, Ini 7 Perbedaan antara Kupu-Kupu dan Ngengat southcarolinapublicradio.org

Kupu-kupu dan ngengat sama-sama mengalami metamorfosis sempurna di mana keduanya mengalami fase pupa. Di sini, ada perbedaan antara kepompong kupu-kupu dan ngengat. Pupa yang dihasilkan kupu-kupu disebut chrysalis dengan karakteristik seperti membran yang terbuat dari kaca, keras, dan tidak terdapat bulu-bulu halus yang menutupinya.

Di sisi lain, pupa ngengat biasanya disebut cocoon yang mana ditutupi bulu-bulu halus atau zat seperti benang dan cenderung lembut. Nah, kalau kamu bingung pupa ngengat seperti apa, bayangin aja kepompong dari ulat sutra. Kenapa ulat sutra? Karena, ulat sutra itu akan menjadi ngengat di fase dewasanya. Udah dapat gambarannya, kan? 

6. Kebiasaan saat hinggap

Serupa tapi Tak Sama, Ini 7 Perbedaan antara Kupu-Kupu dan Ngengat Berbagai Sumber (independent.co.uk | butterfly-conservation.org)

Mungkin ini kurang kita sadari, namun kupu-kupu dan ngengat memiliki perbedaan kebiasaan ketika mereka hinggap di suatu objek atau benda. Saat hinggap, kupu-kupu biasanya akan menutup atau menyatukan kedua sayapnya, sedangkan ngengat tetap akan membiarkan sayapnya terbuka.

7. Waktu aktif terbang

Serupa tapi Tak Sama, Ini 7 Perbedaan antara Kupu-Kupu dan Ngengat Berbagai Sumber (unsplash.com/Aron Visuals | unsplash.com/Federico Respini)

Seperti yang sudah disinggung, pada umumnya, kupu-kupu termasuk ke dalam golongan hewan diurnal (aktif di siang hari), sedangkan ngengat merupakan golongan hewan nocturnal yang aktif di malam hari. Itu sebabnya ngengat juga sering disebut sebagai kupu-kupu malam. Sebagai tambahan, sinar matahari sering membuat bingung ngengat ketika terbang. Oleh karenanya, ia memanfaatkan cahaya bulan sebagai alat navigasi terbangnya.

Meskipun demikian, ada juga ditemukan spesies kupu-kupu yang beraktivitas di saat subuh dan petang, seperti Caligo eurilochus alias kupu-kupu forest giant owl dan ada juga ngengat yang terbang di siang hari, yakni Buck Moth.

Itulah tujuh hal yang membedakan kupu-kupu dengan ngengat. Sekarang, kamu sudah tahu perbedaannya, kan? Jangan sampai salah lagi, ya!

Baca Juga: 5 Fakta Unik dari Blue Morpho, Spesies Kupu-Kupu dengan Sayap Raksasa

E N C E K U B I N A Photo Verified Writer E N C E K U B I N A

"Maju tak gentar, raibkan gelatar" | IG: @friasumitro

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Aswati

Berita Terkini Lainnya