Comscore Tracker

7 Spesies Merpati Liar Terunik di Dunia, Ada yang Raksasa!

Ternyata warna-warni

Tahukah kamu kalau burung merpati itu ada banyak sekali macamnya? Ya, merpati yang sering kita lihat adalah spesies merpati karang atau merpati batu. Sementara, merpati yang banyak dipelihara merupakan merpati karang yang sudah dijinakkan manusia. Mereka terdiri dari banyak ras dengan ciri khas yang unik-unik.

Namun, merpati liar gak kalah cantik, lho! Ada banyak sekali merpati liar yang juga memiliki tampilan unik. Mau tahu seperti apa keunikannya? Yuk, simak daftar spesies merpati liar terunik di dunia berikut!

 

1. Dara mahkota

7 Spesies Merpati Liar Terunik di Dunia, Ada yang Raksasa!dara mahkota (pixabay.com/corgaasbeek-905824)

Dara mahkota atau juga disebut mambruk adalah jenis burung merpati yang dikenal karena mahkota indahnya. Ya, merpati satu ini punya jambul cantik menyerupai mahkota yang menginspirasi namanya. Tubuhnya juga diselimuti bulu berwarna biru yang elegan. 

Mereka terbagi jadi tiga spesies, ada mambruk ubiaat, mambruk victoria, dan mambruk selatan. Semuanya bisa kamu jumpai di Pulau Papua. Menariknya, mereka ini termasuk jenis merpati terbesar di dunia. Menurut laman Britannica, ukurannya bisa sebesar ayam kalkun!

2. Junai emas

7 Spesies Merpati Liar Terunik di Dunia, Ada yang Raksasa!Seekor junai emas bertengger di dahan pohon. (commons.wikimedia.org/Dick Daniels)

Gak kalah cantik, junai emas atau nicobar pigeon tampak mencolok dengan kilau cantiknya. Walaupun gak punya jambul megah seperti dara mahkota, junai emas punya bulu kehijauan yang mengilap keemasan bila terkena cahaya. 

Menurut laman Animalia, merpati satu ini tersebar di pulau-pulau kecil di Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, mereka bisa kamu jumpai di antara lebatnya hutan pulau-pulau kecil di Kepulauan Melayu. Menariknya, junai emas diduga sebagai kerabat terdekat yang masih hidup dari burung dodo. 

3. Delimukan dewata 

7 Spesies Merpati Liar Terunik di Dunia, Ada yang Raksasa!delimukan dewata tengkuk-putih di Kebun Binatang Cincinnati (commons.wikimedia.org/Photo by Greg Hume)

Berbeda dari mambruk dan junai emas, merpati satu ini punya bulu yang didominasi warna cokelat dan hitam. Bahkan, sepintas, kamu gak akan mengira kalau mereka itu jenis burung merpati.

Namanya delimukan dewata atau pheasant pigeon dalam bahasa Inggris. Nama pheasant diambil dari bentuk tubuhnya yang lebih mirip unggas tanah. Menurut laman World Bird Names, merpati terbagi jadi empat subspesies yang tersebar di pulau-pulau kecil di sekitar Kepulauan Maluku dan Pulau Papua. Keempatnya punya ciri khas warna yang berbeda-beda di bagian tengkuknya. 

Baca Juga: 9 Fakta Menarik Eurasian Eagle-Owl, si Burung Hantu Bermata Cantik

4. Merpati spinifex

7 Spesies Merpati Liar Terunik di Dunia, Ada yang Raksasa!merpati spinifex di bebatuan (commons.wikimedia.org/JJ Harrison)

Nah, kalau yang satu ini lebih mirip burung pengicau. Namanya merpati spinifex. Mereka burung mungil yang didominasi dengan warna cokelat kemerahan yang mencolok. 

Mereka mendapatkan warna bulunya dari hasil adaptasinya hidup di wilayah kering berpasir dan berbatu di Australia. Menurut laman eBird, merpati spinifex kerap ditemukan di area yang banyak ditumbuhi tanaman spinifex atau rumput lari. Karenanya, mereka disebut merpati spinifex. Selain warna bulunya yang cerah, merpati spinifex tampil makin atraktif dengan jambulnya yang imut. 

5. Dara Namaqua

7 Spesies Merpati Liar Terunik di Dunia, Ada yang Raksasa!merpati namaqua jantan (commons.wikimedia.org/Lip Kee)

Setelah membahas jenis merpati liar dengan warna menarik, sekarang kita beralih ke dara Namaqua dengan ekor panjangnya. Ya, dara Namaqua merupakan jenis merpati mungil asli Afrika dan Madagaskar yang memiliki ekor panjang berjenjang.

Menurut laman Oiseaux Birds, dara Namaqua tinggal di wilayah subsahara. Selain berekor panjang, dara Namaqua jantan juga punya bercak kehitaman yang memanjang dari wajah dan turun sampai ke bagian dada. Warna burung ini dominasi warna abu-abu walaupun bulu di balik sayapnya berwarna cokelat dan cuma terlihat kalau burung ini sedang terbang. 

6. Merpati "dada berdarah"

7 Spesies Merpati Liar Terunik di Dunia, Ada yang Raksasa!merpati bleeding heart (commons.wikimedia.org/DickDaniels)

Tampilan merpati satu ini mungkin agak bikin kaget atau ngeri. Merpati asal Filipina ini punya bercak kemerahan di bagian dada yang tampak seperti berdarah. Karena itu, mereka dinamakan bleeding heart pigeon atau merpati jantung berdarah. 

Ada lima spesies merpati pada genus Gallicolumba yang memiliki ciri khas ini. Spesies Luzon bleeding heart pigeon adalah spesies dengan bercak kemerahan yang terlihat paling jelas dan mencolok. Menurut laman Animalia, merpati jantan menggunakan bercak kemerahannya tersebut untuk menarik perhatian betina. 

7. Dodo

7 Spesies Merpati Liar Terunik di Dunia, Ada yang Raksasa!rekonstruksi burung dodo di Museum of Natural History, Inggris (commons.wikimedia.org/BazzaDaRambler)

Terakhir, ada burung dodo. Kamu mungkin gak asing dengan spesies satu ini. Burung dodo merupakan salah satu contoh satwa yang kepunahannya disebabkan oleh manusia. Mereka punah tak lama setelah kedatangan manusia di habitat alaminya, Kepulauan Mauritius. 

Burung dodo merupakan jenis burung merpati berukuran raksasa. Mengutip laman Britannica, dodo diperkirakan berbobot 23 kilogram. Dari tubuhnya yang besar dan bersayap kecil, para peneliti menyimpulkan kalau merpati satu ini tidak bisa terbang.

Sayang sekali kita tidak bisa melihat burung ini secara langsung. Namun, burung dodo disebut-sebut jadi salah satu spesies yang bisa "dibangkitkan" kembali lewat sains. Bagaimana menurutmu?

Nah, sekarang sudah tahu jenis-jenis merpati liar dengan tampilan terunik, kan? Di antara tujuh merpati di atas, mana yang paling menarik perhatianmu?

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Raja-udang, Burung Cantik Inspirasi Shinkansen

Ina Suraga Photo Verified Writer Ina Suraga

Business inquiries: suraga.ina@gmail.com

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Yudha

Berita Terkini Lainnya