Comscore Tracker

7 Jenis Hiu Purba Paling Mengerikan, Lebih Seram daripada Dinosaurus

Manusia beruntung karena mereka sudah punah

Merupakan salah satu hewan laut paling ditakuti, hiu ternyata memiliki garis evolusi yang sangat panjang. Spesies hiu pertama di dunia diperkirakan telah muncul 450 juta tahun lalu, jauh sebelum dinosaurus hidup. Itulah alasan kenapa mereka sering disebut sebagai "fosil hidup".

Jika ditelusuri ke belakang, ternyata ada banyak jenis hiu purba yang pernah menjadi momok di lautan. Walau tak jauh berbeda dengan spesies yang kita kenal saat ini, mereka memiliki penampilan yang lebih mengerikan. Ukuran tubuhnya lebih besar, rahangnya kuat, giginya mencuat keluar, dan jauh lebih ganas. 

Ingin tahu gambaran spesies hiu purba yang pernah hidup di Bumi? Berikut ini beberapa di antaranya yang paling mengerikan. Salah satunya adalah Megalodon yang legendaris!

1. Helicoprion

7 Jenis Hiu Purba Paling Mengerikan, Lebih Seram daripada DinosaurusHelicoprion (wikia.nocookie.net)

Hidup sekitar 290 hingga 250 juta tahun lalu, Helicoprion merupakan spesies hiu yang tangguh. Mereka berhasil melewati satu periode kepunahan massal yang disebut sebagai Great Permian Extinction. Saat itu, 90-95 persen makhluk hidup di darat dan laut mati karena bencana alam dahsyat. 

Spesies hiu ini memiliki gigi bagian bawah yang tajam layaknya gergaji namun dengan rahang berbentuk spiral. Dilansir Discovery, gigi mereka sama sekali tak pernah tanggal, tidak seperti spesies hiu lainnya. Giginya terus tumbuh hingga membentuk rahang spiral. Anatomi ini membuat gigitannya begitu presisi. 

Ketika fosil Helicoprion ditemukan, para ilmuwan kebingungan seperti apa bentuk asli dari hiu ini. Namun setelah melalui berbagai analisis, gambar di ataslah yang diprediksi paling sesuai. 

2. Edestus giganteus

7 Jenis Hiu Purba Paling Mengerikan, Lebih Seram daripada DinosaurusStethacanthus (eartharchives.org)

Hiu berikutnya adalah Edestus giganteus. Mereka merupakan spesies yang hidup sekitar 300 hingga 320 juta tahun yang lalu. Lagi-lagi hiu purba ini memiliki gigi dan rahang yang unik. 

Mereka dikenal dengan sebutan "hiu bergigi gunting" karena rahang atas dan bawahnya yang melengkung ke arah luar. Dilansir Two Oceans Aquarium, bukan hanya untuk menggigit, kombinasi rahang dan gigi tersebut mampu menciptakan luka tebas di tubuh mangsanya. Ketika si buruan sudah kesulitan lari, barulah Edestus menerkam. Jadi, mereka berburu dengan cara menyiksa korban terlebih dahulu sebelum menghabisinya. 

Bukan hanya itu, Edestus juga memiliki tubuh yang besar, lho. Panjangnya sekitar 6 meter dengan berat sekitar 1.000-2.000 kilogram. Ini membuatnya setara dengan hiu putih besar yang hidup saat ini. 

3. Stethacanthus

7 Jenis Hiu Purba Paling Mengerikan, Lebih Seram daripada DinosaurusStethacanthus (wikimedia.org)

Hidup sekitar 390-320 juta tahun yang lalu, Stethacanthus merupakan salah satu spesies yang mirip dengan hiu modern. Yang membedakan hanyalah sirip punggungnya yang unik dan menyerupai landasan. 

Dilansir BBC, bagian tersebut dilapisi oleh sisik tajam yang menyerupai gigi. Para ahli berspekulasi bahwa sirip unik itu berguna saat mereka ingin kawin. Akan tetapi, ada pula yang beranggapan bahwa bagian tersebut berfungsi untuk penyamaran karena menyerupai mulut. 

Lebih lanjut, Stethacanthus memiliki ukuran tubuh yang tidak besar, yaitu sekitar 0,7 hingga 2 meter. Mereka suka memangsa ikan-ikan kecil, krustasea (udang, kepiting, lobster, dan lainnya), serta cumi-cumi. 

Baca Juga: Merinding, 8 Reptil Laut Mengerikan di Zaman Dinosaurus!

4. Hybodus

7 Jenis Hiu Purba Paling Mengerikan, Lebih Seram daripada DinosaurusHybodus (wikia.nocookie.net)

"Hybodus" berasal dari bahasa Yunani yang artinya 'gigi bungkuk'. Nama tersebut diberikan kepada spesies hiu ini bukan tanpa alasan.

Mereka memiliki dua macam gigi. Yang tajam berguna untuk mengoyak mangsa besar. Mereka juga punya gigi yang "bungkuk" atau geraham untuk menggiling mangsa yang lebih kecil, seperti cumi-cumi, gurita, bekicot laut, tiram, dan lainnya. 

Bukan hanya itu, Hybodus dikenal memiliki tubuh keras dan sirip yang menyerupai tanduk untuk menyerang mangsanya. Dilansir ThoughtCo, dengan semua anatomi tersebut, spesies ini digolongkan sebagai hiu prasejarah dengan tubuh paling kokoh.

5. Cretoxyrhina

7 Jenis Hiu Purba Paling Mengerikan, Lebih Seram daripada DinosaurusCretoxyrhina (wikimedia.org)

Dikenal pula sebagai hiu ginsu karena giginya yang tajam, Cretoxyrhina merupakan spesies yang hidup sekitar 100-80 juta tahun yang lalu. Mereka merupakan salah satu penghuni laut terkuat, lho.

Dilansir ThoughtCo, Cretoxyrhina selalu mampu mempertahankan predikatnya sebagai predator paling atas. Padahal, mereka hidup bersama dengan pliosaurus dan mosasaurus, dua reptil laut paling ganas yang sangat kuat di zaman Cretaceous

Mereka bahkan mampu memangsa ikan dan reptil besar. Contohnya plesiosaurus, tylosaurus, xiphactinus, hingga kura-kura terbesar sepanjang sejarah yang bernama Archelon

6. Xenacanthus

7 Jenis Hiu Purba Paling Mengerikan, Lebih Seram daripada DinosaurusXenacanthus (wikimedia.org)

Xenacanthus merupakan spesies yang justru lebih mirip dengan belut ketimbang hiu. Tubuhnya langsing dan memiliki panjang sekitar 1 meter saja. Mereka hidup sekitar 310-290 juta tahun lalu. 

Walaupun kecil dan tak terlihat seperti predator, Xenacanthus mampu melumpuhkan hewan yang lebih besar darinya. Ini semua berkat tanduk yang ada di tempurung kepalanya. Dilansir Two Oceans Aquarium, para ilmuwan memperkirakan tanduk tersebut memiliki racun. 

7. Megalodon

7 Jenis Hiu Purba Paling Mengerikan, Lebih Seram daripada DinosaurusMegalodon (Dok. Hugo Salais, Metazoa Studio via livescience.com)

Terakhir ada Megalodon, salah satu hiu terbesar dan paling populer di dunia. Dengan tubuh mencapai 21 meter dan berat sekitar 50 ribu kilogram, hiu yang satu ini menjadi momok lautan pada 23-2,6 juta tahun lalu. 

Tak hanya memiliki ukuran yang masif, Megalodon juga dikenal mampu bergerak sangat cepat. Itulah alasan kenapa hiu ini bisa ditemukan di berbagai perairan seluruh dunia. 

Dengan tubuh besar, rahang sangat kuat, dan kecepatan tinggi, Megalodon mampu memburu ikan-ikan besar. Salah satu mangsa favoritnya adalah paus bungkuk. Menurut laporan Two Oceans Aquarium, mereka kemungkinan menjadi alasan kenapa paus bermigrasi ke Antartika. Sebab hanya di kontinen tersebut fosil Megalodon tak ditemukan. 

Semua spesies hiu yang disebutkan di atas telah punah. Di satu sisi, hal ini begitu disayangkan. Namun di sisi lain, kepunahan mereka merupakan keuntungan untuk kita. Sebab manusia tak akan bisa melawan predator-predator kelas atas tersebut. 

Baca Juga: 7 Dinosaurus yang Lebih Mengerikan daripada T-Rex, Tak Kalah Ganas

Topic:

  • Izza Namira
  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya