Comscore Tracker

Penguasa Pasifik yang Jarang Diketahui, Ini 5 Fakta Kekaisaran Tonga 

Kekaisaran maritim yang dulunya tersohor! #IDNTimesScience

Samudra Pasifik mungkin terkenal sebagai samudra terluas di dunia, Hawaii, Pulau Paskah, dan ribuan pulau kecil lainnya yang tidak terkenal. Kawasan ini ditinggali oleh tiga komunitas besar dan unik, yaitu Melanesia, Mikronesia, dan Polinesia. Peradaban bangsa Polinesia yang maju dan pernah menjadi penguasa terbesar di kawasannya adalah Tonga.

Tonga sekarang adalah negara yang sangat kecil sehingga tidak bisa dilihat dengan mata telanjang di atlas atau peta tradisional. Negeri ini dulunya adalah kekaisaran yang pernah sangat berjaya dan menguasai banyak pulau dan wilayah perairan di sekitarnya. Sebutan untuk pimpinan monarki Tonga ini adalah tu'i , yang dalam bahasa Polinesia dapat diartikan sebagai kaisar atau raja.

Apa saja fakta-fakta Kekaisaran Tonga yang umumnya tidak diketahui? Yuk, mari simak daftar berikut ini!

1. Berhasil bertahan lebih dari sembilan ratus tahun

Penguasa Pasifik yang Jarang Diketahui, Ini 5 Fakta Kekaisaran Tonga situs purbakala di Tonga (whc.unesco.org)

Monarki maritim yang terisolasi ini ternyata memiliki umur yang panjang, yaitu lebih dari 900 tahun. Meskipun demikian, Tonga sebenarnya sudah memiliki sejarah yang sangat panjang sejak sekitar 3000 tahun yang lalu.

Kekaisaran Tonga secara tidak langsung didirikan dan pertama kali dipimpin oleh Tu'i 'Aho'eitu pada tahun 950 Masehi. Saat itu, ia membebaskan orang-orang Tonga dari bangsa Fiji, kemudian mulai menjelajah dan menguasai seluruh peradaban bangsa sekitarnya.     

Kemampuan Kekaisaran Tonga untuk bertahan lama adalah terus menguasai pulau baru tanpa henti dan memajukan perdagangan dengan pulau-pulau terjajah untuk mendapat simpati dari penduduk lokalnya. Sayangnya, perjalanan kekaisaran maritim raksasa ini terhenti pada abad ke-19.   

2. Menguasai wilayah seluas lebih dari 1.600 kilometer di Samudra Pasifik pada puncak kejayaannya

Penguasa Pasifik yang Jarang Diketahui, Ini 5 Fakta Kekaisaran Tonga ilustrasi laut Tonga (unsplash.com/adliwahid)

Kekaisaran Tonga mencapai puncak kejayaannya sejak abad ke-12 Masehi. Para penguasa setempat berhasil menguasai sekitar 160 pulau, lebih dari 1.600 kilometer wilayah perairan, serta membawahi banyak sekali suku minor Polinesia lainnya.

Pulau-pulau utama yang dulu pernah dikuasai oleh Tonga adalah Futuna, Rotuma, Samoa, dan 'Uvea. Lebih dari itu, kekaisaran tersebut sukses menanamkan pengaruh besarnya di banyak tempat, antara lain Vanuatu, Tokelau, Niue, Tuvalu, dan Tikopia.  

Baca Juga: 6 Fakta Seputar Caligula, Kaisar Romawi Gila yang Terobsesi Jadi Dewa

3. Memiliki pelaut dan teknologi pelayaran tradisional yang andal

Penguasa Pasifik yang Jarang Diketahui, Ini 5 Fakta Kekaisaran Tonga ilustrasi pelaut Polinesia dari Tonga (worldhistory.org)

Sejak masa lampau, Tonga terkenal karena memiliki banyak pelaut yang lihai baik dalam merancang kapal maupun navigasi kelautan. Kapal Polinesia khas Tonga, Kalia, diyakini sebagai kapal tradisional paling superior sepanjang masa dari kawasan Pasifik.

Kapal ini cukup besar karena mampu mengangkut banyak sekali prajurit untuk menyerang dan menguasai banyak wilayah. Selain itu, pelaut mengandalkan navigasi bintang dengan sangat efektif sehingga mudah menemukan pulau-pulau baru.

4. Tidak pernah dikolonisasi oleh negara lain

Penguasa Pasifik yang Jarang Diketahui, Ini 5 Fakta Kekaisaran Tonga ilustrasi masyarakat tradisional Tonga (unsplash.com/Jovi Waqa)

Apabila kalian belum tahu, banyak di antara ribuan pulau di Pasifik adalah wilayah beberapa negara besar, seperti Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat. Namun, beberapa pulau pulau memilih untuk berdiri sendiri dan independen, antara lain Fiji, Nauru, Palau, dan juga Tonga.

Akan tetapi, lain dari yang lainnya, Tonga adalah negara yang tidak pernah dikolonisasi, seperti dilansir New Internationalist. Justru, bangsa inilah yang dulu sukses menjajah banyak pulau di sekitarnya pada masa kejayaan Kekaisaran Tonga.

Namun, pada suatu waktu, Jerman melakukan penjajahan secara masif mulai dari daerah barat Pasifik (Papua Nugini, Kepulauan Solomon, dan seterusnya) sehingga Tonga memutuskan untuk berlindung di bawah payung Inggris. Dalam kata lain, mereka menjadi wilayah protektorat Kerajaan Inggris sejak tahun 1900. Jadi, Tonga pada saat itu memiliki hubungan diplomasi, militer, dan politik dengan Inggris. 

5. Monarki pertama sekaligus yang terakhir di Pasifik

Penguasa Pasifik yang Jarang Diketahui, Ini 5 Fakta Kekaisaran Tonga makam kuno kerajaan di Tonga (mapio.net)

Telah disebutkan bahwa Tonga yang berdiri pada tahun 950 Masehi adalah kekaisaran pertama di Pasifik yang sesungguhnya. Namun, pada abad ke-19, Kekaisaran Tonga bergejolak karena beragam konflik internal sehingga jabatan tu'i dihapus dan sistem kekaisaran kuno dibubarkan, yang mengakhiri periode kebesaran monarki tersohor ini. Sejak saat itu, Tonga membentuk pemerintahan kerajaan yang modern dan mengadopsi ciri khas monarki Eropa.

Setelah menjadi wilayah protektorat Inggris selama 70 tahun, Tonga kembali sepenuhnya merdeka sejak tahun 1970 dan tetap berbentuk kerajaan sampai hari ini. Tonga adalah satu-satunya negara di Samudra Pasifik yang masih menggunakan sistem monarki, di saat negara-negara tetangganya sudah berbentuk republik. Walaupun tak banyak yang tahu, ternyata kekuatan kekaisaran Tonga sangatlah besar di masa kejayaannya, ya. 

Baca Juga: Semakin Jarang Dibahas, Ini 5 Monarki Prakolonial di Amerika Selatan

Juan A. Soedjatmiko Photo Verified Writer Juan A. Soedjatmiko

Mohon maaf apabila terdapat kesalahan informasi atau kata dalam artikel

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Izza Namira

Berita Terkini Lainnya