Comscore Tracker

Super Langka, 7 Fenomena Langit Indah yang Sayang untuk Dilewatkan

Apa kamu pernah menyaksikan salah satunya? 

Menyaksikan fenomena langit seperti hujan meteor, atau gugusan bintang di langit malam selalu menjadi hal yang menyenangkan. Tidak jarang, para penggemar langit ini rela begadang atau pergi ke tempat tertentu yang minim cahaya hanya untuk menyaksikan fenomena langit.

Selain jadi pemandangan yang spektakuler, beberapa fenomena langit juga hanya terjadi dalam puluhan, ratusan, bahkan ribuan tahun sekali. Seperti yang dilansir dari rarest.org, berikut ini tujuh fenomena langit langka yang sayang untuk dilewatkan!

1. Badai meteor Leonid

Super Langka, 7 Fenomena Langit Indah yang Sayang untuk Dilewatkanastronomy.com

Hujan meteor Leonid mungkin jadi salah satu fenomena langit yang rutin mengunjungi bumi setiap tahun. Tapi bagaimana dengan badai meteor Leonid? Meski sama-sama merupakan fenomena hujan meteor, namun badai meteor Leonid bisa dibilang sangat langka terjadi yakni hanya setiap 33 tahun sekali.

Badai meteor Leonid sendiri disebabkan oleh komet Tempel-Tuttle yang mendekati bumi dan melontarkan serpihan batu yang kemudian menjadi hujan meteor. Alhasil setiap jamnya, kamu bisa melihat 1.000 meteor di langit malam. Kabar baiknya, tahun 2019 kita bisa menyaksikan fenomena langka ini pada tanggal 17 November malam sampai 18 November dini hari. Kamu sempat melihatnya?

2. Komet Halley

Super Langka, 7 Fenomena Langit Indah yang Sayang untuk Dilewatkanuniversetoday.com

Komet Halley mungkin menjadi salah satu komet yang populer bagi penduduk bumi. Meski begitu, hanya sedikit sekali orang-orang yang pernah melihatnya secara langsung. Komet Halley pertama kali ditemukan oleh Edmund Halley pada tahun 1531.

Sayangnya karena garis orbitnya yang sangat lonjong membuat komet Halley membutuhkan waktu sangat lama yakni 75 tahun hanya untuk bisa mengelilingi matahari dan terlihat dari bumi. Komet Halley terakhir kali melintas pada tahun 1986 dan baru akan terlihat pada tahun 2061 atau sekitar 42 tahun lagi.

3. Konjungsi planet

Super Langka, 7 Fenomena Langit Indah yang Sayang untuk Dilewatkanboredpanda.com

Mengunjungi planet tetangga seperti Mars memang jadi sesuatu yang mustahil dilakukan saat ini. Tapi paling tidak, kamu tetap bisa menyaksikan planet tetangga ini dari langit bumi. Bukan hanya satu planet, kamu bahkan bisa melihat beberapa planet berjajar rapi membentuk satu garis lulus di dekat bulan atau membentuk pola segitiga dari langit bumi.

Pada tahun 2000, planet Mars, Merkurius, Jupiter, Saturnus, dan Venus membentuk garis lurus dengan bulan. Pada tahun 2011 dan 2015, Venus "reuni" dengan Merkurius juga Jupiter dan membentuk pola segitiga. Sedangkan konjungsi planet lengkap seperti tahun 2000 baru akan terjadi lagi pada tahun 2040.

Baca Juga: 5 Fakta Stormquakes, Fenomena Badai dan Gempa Bumi Bersamaan!

4. Komet Hale-Bopp

Super Langka, 7 Fenomena Langit Indah yang Sayang untuk Dilewatkannasa.gov

Komet Halley bukan satu-satunya komet langka yang bisa dilihat dari bumi. Selain Halley, komet Hale-Bopp juga pernah melintasi bumi. Komet ini baru ditemukan pada tahun 1995 oleh astronom Amerika, Alan Hale dan Thomas Bopp. Setelah perjalanan panjang, pada tahun 1997 akhirnya komet ini bisa disaksikan secara langsung oleh warga dunia.

Tidak tanggung-tanggung, komet Hale-Bopp terlihat seribu kali lebih terang dari komet Halley dan dapat dilihat setiap malam selama 18 bulan. Sayangnya, kita semua tidak mungkin melihat komet ini lagi karena komet ini hanya muncul sekali dalam 2392 tahun.

5. Transit Venus

Super Langka, 7 Fenomena Langit Indah yang Sayang untuk Dilewatkantimeanddate.com

Transit Venus adalah fenomena di mana Venus berada di antara matahari dan bumi. Saat ini terjadi, Venus akan terlihat seperti bintik hitam di permukaan matahari. Transit Venus sebenarnya bisa dilihat setiap 8 tahun sekali dengan posisi yang berbeda-beda. Namun untuk bisa melihat Venus melintas di posisi yang sama, kamu harus menunggu selama 110 tahun.

Fenomena transit Venus ini pernah terjadi pada tahun 2012 lalu dan akan terjadi lagi tahun 2020 mendatang.

6. Blue moon

Super Langka, 7 Fenomena Langit Indah yang Sayang untuk Dilewatkanunsplash.com/chuttersnap

Bulan biru atau yang juga dikenal dengan nama "The Blue Moon" adalah bulan purnama kedua dalam sebulan dan hanya terjadi dua tahun sekali. Meski namanya bulan biru, tidak berarti bulan purnama berubah warna jadi biru.

Namun siapa sangka, bulan pernah benar-benar berubah jadi biru di tahun 1883. Ketika itu, gunung Krakatau meletus dan memenuhi atmosfer dengan abu vulkanis. Alhasil, alih-alih berwarna kekuningan seperti biasa, bulan justru berubah menjadi biru.

7. Gerhana matahari total

Super Langka, 7 Fenomena Langit Indah yang Sayang untuk Dilewatkanunsplash.com/Bryan Minear

Gerhana matahari menjadi fenomena yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Banyak dari kita mungkin sering melihat fenomena gerhana matahari, meski begitu mungkin hanya sedikit dari kita yang pernah menyaksikan gerhana matahari total.

Fenomena ini terjadi ketika bulan berada di antara matahari dan bumi. Akibatnya, cahaya matahari terhalang oleh bayangan bulan dan membuat bumi jadi gelap untuk beberapa waktu. Gerhana matahari total terakhir kali terjadi tahun 2017 lalu.

Bagus sekali fenomena langit tersebut, ada yang sempat kamu lihat?

Baca Juga: Transit Merkurius, Fenomena Langka Tata Surya yang Tampak dari Bumi

Lia Photo Verified Writer Lia

instagram.com/sayalia

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Just For You