Comscore Tracker

Masjid Al-Aqsa: Kiblat Salat Umat Muslim yang Pertama

Masjid yang penuh sejarah!

Kiblat atau arah salat menjadi satu hal yang sangat penting. Saat melaksanakan ibadah salat baik itu salat lima waktu atau salat sunnah, kita tentu tidak bisa salat menghadap ke sembarang arah melainkan ke arah kiblat. Sejak 1.500 tahun lalu, umat muslim salat menghadap Ka'bah yang berada di Masjidil Haram, Makkah, Saudi Arabia.

Tapi tahukah kamu, Ka'bah bukanlah kiblat pertama umat muslim. Jauh sebelum itu Masjid Al-Aqsa adalah kiblat pertama umat muslim. Dan meski sekarang bukan lagi menjadi arah kiblat, Masjid Al-Aqsa tetaplah masjid yang sangat istimewa bagi umat muslim bukan hanya fungsinya sebagai tempat ibadah tapi juga karena sejarahnya!

1. Masjid Al-Aqsa adalah masjid tertua kedua di dunia

Masjid Al-Aqsa: Kiblat Salat Umat Muslim yang Pertamaalaraby.co.uk

Pernahkah kamu penasaran, masjid mana yang pertama kali dibangun di dunia? Masjid Al-Haram di Makkah adalah masjid pertama yang dibangun dan di sinilah Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS biasa berdoa. Sedangkan Masjid Al-Aqsa yang berada di Yerusalem adalah masjid tertua kedua di dunia.

Abu Dzarr (ra) meriwayatkan bahwa ia bertanya kepada Nabi (saw), “Wahai Rasulullah, masjid mana yang pertama kali dibangun di permukaan bumi?” Dia berkata, “Al-Masjid-al-Haram (di Makkah). Saya berkata," Yang mana yang dibangun selanjutnya? " Dia menjawab "Masjid Al-Aqsa (di Yerusalem).".

Saya berkata, "Apa periode konstruksi antara keduanya?" Dia berkata," Empat puluh tahun." Dia menambahkan, "Di mana pun (Anda mungkin, dan) waktu salat jatuh tempo, lakukan salat di sana, karena hal terbaik adalah melakukannya (yaitu mempersembahkan salat tepat waktu)." (HR Bukhari 3366).

2. Merupakan kiblat pertama umat muslim

Masjid Al-Aqsa: Kiblat Salat Umat Muslim yang Pertamamusliminc.com

Seperti yang kita ketahui, sebelum Ka'bah umat muslim melaksanakan ibadah salat ke arah Baitul Maqdis atau Masjid Al-Aqsa selama 16 bulan. Namun Rasulullah SAW sendiri lebih menyukai kiblat ke arah Ka'bah dan karena itu Rasulullah SAW sering berdoa. Allah SWT berfirman:

قَدْ نَرٰى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِى السَّمَآءِ ۚ فَلَـنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضٰٮهَا ۖ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَـرَا مِ ۗ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ شَطْرَهٗ ۗ وَاِ نَّ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ لَيَـعْلَمُوْنَ اَنَّهُ الْحَـقُّ مِنْ رَّبِّهِمْ ۗ وَمَا اللّٰهُ بِغَا فِلٍ عَمَّا يَعْمَلُوْنَ

"Kami melihat wajahmu (Muhammad) sering menengadah ke langit, maka akan Kami palingkan engkau ke kiblat yang engkau senangi. Maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja engkau berada, hadapkanlah wajahmu ke arah itu. Dan sesungguhnya orang-orang yang diberi Kitab tahu, bahwa (pemindahan kiblat) itu adalah kebenaran dari Tuhan mereka. Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang mereka kerjakan." (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 144)

3. Menjadi tempat singgah Rasulullah SAW sebelum naik ke langit

Masjid Al-Aqsa: Kiblat Salat Umat Muslim yang Pertamapixabay.com/Buecherwurm_65

Keberadaan Masjid Al-Aqsa semakin penting bagi umat islam karena tempat ini menjadi saksi peristiwa Isra Mi'raj. Di malam Isra Mi'raj, Rasulullah SAW menaiki buraq dari Masjidil Haram dan singgah di Masjid Al-Aqsa untuk melaksanakan shalat dua rakaat sebelum melanjutkan perjalanan naik ke langit untuk menerima perintah menjalankan ibadah shalat lima waktu. Allah SWT berfirman:

سُبْحٰنَ الَّذِيْۤ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَـرَا مِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَا ۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

"Maha Suci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat." (QS. Al-Isra' 17: Ayat 1)

Baca Juga: 5 Fakta Masjid Al Aqsa yang Terbakar, Kiblat Pertama Umat Islam

4. Imam Al-Ghazali pernah tinggal di Masjid Al-Aqsa

Masjid Al-Aqsa: Kiblat Salat Umat Muslim yang Pertamapinterest.com

Selain jadi kiblat pertama, Masjid Al-Aqsa juga menjadi tempat dimana Imam Al-Ghazali tinggal selama beberapa waktu. Imam Abu Hamid Al-Ghazali sendiri merupakan salah satu ahli hukum, filsuf, sejarawan dan ulama berpengaruh dalam islam.

Di Masjid Al-Aqsa, Imam Al-Ghazali menulis bukunya yang berjudul Ihyaa Ulum Al-Din yang jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia berarti Kebangkitan Ilmu Agama. Buku ini sendiri menjadi karya terbesar dalam literatur islam.

5. Dome of Rock, merupakan salah satu kubah islam pertama di dunia

Masjid Al-Aqsa: Kiblat Salat Umat Muslim yang Pertamainstagram.com/sueeperman

Kubah emas mungkin menjadi hal pertama yang ada di fikiran banyak orang jika membahas tentang Masjid Al-Aqsa. Pada kenyataannya, Masjid Al-Aqsa yang sebenarnya adalah masjid dengan kubah berwarna biru keabuan yang terletak tidak jauh dari masjid berkubah emas.

Sedangkan masjid berkubah emas adalah Masjid Dome of Rock atau Kubah Shakhrah. Masjid ini dibangun pada tahun 687 pada masa Khalifah Bani Umayyah Abdul Malik. Bangunan berbentuk segi delapan ini awalnya memiliki kubah terbuat dari kayu sebelum kekaisaran Ottoman dari Turki mengubahnya jadi kubah marmer yang kemudian dilapisi oleh emas.

6. Terakhir, Masjid Al-Aqsa adalah saksi bisu perjuangan rakyat Palestina

Masjid Al-Aqsa: Kiblat Salat Umat Muslim yang Pertamaelim.ir

Meski banyak dari kita belum memiliki kesempatan untuk mengunjungi Masjid Al-Aqsa, namun masjid ini bukanlah masjid yang asing bagi orang Indonesia. Selain jadi situs bersejarah, komplek Masjid Al-Aqsa menjadi saksi bisu perjuangan rakyat Palestina merebut kemerdekaannya.

Pada tahun 1969, seorang warga Australia pernah membakar masjid ini. Belum terhitung sejumlah bentrok, serangan yang dilakukan oleh Israel hingga larangan bagi warga Palestina untuk beribadah di Masjid Al-Aqsa.

Baca Juga: 7 Masjid Tradisional di Kalsel yang Harus Kamu Tahu

Siti Marliah Photo Verified Writer Siti Marliah

instagram.com/sayalia

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya