Comscore Tracker

5 Pahlawan di Era Perang Dunia II yang Terlupakan, Siapa Saja?

Atas tindakan mereka, ribuan nyawa berhasil diselamatkan

Perang Dunia II menjadi salah satu perang terbesar yang pernah terjadi sepanjang sejarah manusia. Berlangsung sejak 1939 hingga 1945, Perang Dunia II memakan korban lebih dari 60 juta orang di seluruh dunia.

Saat itu terjadi, kebencian di mana-mana. Atas nama negara, orang-orang saling menghabisi satu sama lain tanpa peduli apakah korbannya bersalah atau tidak. Tapi untungnya tidak semua begitu.

Nyatanya di masa-masa terburuk pun, dunia masih menyisakan orang-orang baik yang berubah menjadi pahlawan super dan menyelamatkan banyak nyawa tidak berdosa. Dilansir Ranker, berikut ini 5 pahlawan di era Perang Dunia II yang terlupakan. Siapa mereka?

1. Georg Ferdinand Duckwitz 

5 Pahlawan di Era Perang Dunia II yang Terlupakan, Siapa Saja?Georg Ferdinand Duckwitz (wdr.de)

Nazi identik dengan kekejaman dan pembantaian yang mereka lakukan pada orang Yahudi di era Perang Dunia II. Tapi nyatanya, tidak semua anggotanya sekejam itu. Georg Ferdinand Duckwitz salah satunya. Ketika Nazi berkuasa, Duckwitz bekerja sebagai diplomat di kantor okupasi Denmark.

Sebagai anggota Nazi, Duckwitz memiliki akses untuk mengetahui semua rencana mereka. Jadi ketika Duckwitz mendengar rencana Nazi untuk mengirim orang Yahudi di Denmark ke kamp penyiksaan tahun 1943, dia diam-diam memperingatkan Kepala Perlawanan Denmark.

Pemerintah Denmark kemudian mengirimkan hampir semua orang Yahudi Denmark ke Swedia. Karena peringatan yang diberikan Duckwitz, secara tidak langsung dia berhasil menyelamatkan 95 persen orang Yahudi di Denmark dari kematian.

2. Charles Joseph Coward 

5 Pahlawan di Era Perang Dunia II yang Terlupakan, Siapa Saja?Charles Joseph Coward (blueplaquesguy.byethost24.com)

Jika kebanyakan tentara musuh berusaha menghindari penangkapan Jerman, seorang tentara Inggris bernama Charles Joseph Coward justru membiarkan dirinya ditangkap Nazi. Bukan hanya sekali, melainkan tujuh kali. Hebatnya, Charles Joseph Coward justru memanfaatkan masa penahanannya untuk memata-matai Nazi.

Dia menyuap penjaga dan menukarnya dengan informasi penting, mengirimkan kode rahasia ke Palang Merah Internasional, menyelundupkan makanan untuk tahanan lain, lalu kabur begitu saja. Yang luar biasa, Coward bahkan pernah sengaja menyelinap ke kamp Auschwitz selama satu malam, lalu kabur keesokan harinya.

Atas usahanya, Charles Joseph Coward berhasil menyelamatkan 400 tahanan. Dan ketika perang berakhir, Charles dengan sukarela memberikan kesaksiannya di Pengadilan Nuremberg.

Baca Juga: 5 Mata-mata Perempuan Paling Berbahaya di Era Perang Dunia II

3. Giorgio Perlasca 

5 Pahlawan di Era Perang Dunia II yang Terlupakan, Siapa Saja?Giorgio Perlasca (myhero.com | mattinopadova.gelocal.it)

Apa pun yang kita pelajari hari ini, akan berguna suatu saat nanti. Giorgio Perlasca adalah salah satu bukti nyata dari kalimat tersebut. Giorgio Perlasca bekerja sebagai manajer penyedia makanan di Angkatan Darat Italia. Kabar baiknya, Giorgio bisa berbicara bahasa Spanyol dengan baik.

Ketika Perang Dunia II meletus, dia sedang bertugas di Budapest. Giorgio kemudian diminta untuk berpura-pura menjadi duta besar Spanyol di Budapest, dan berhasil melakukannya dengan baik. Bukan hanya mampu mengerjakan tugas seorang duta besar, Giorgio memanfaatkan jabatannya untuk menyelamatkan sekitar 5000 orang Yahudi asal Hungaria dari ancaman penyiksaan di kamp-kamp Nazi.

Caranya adalah membiarkan ribuan orang Yahudi masuk ke Spanyol, dan menaturalisasi mereka menjadi warga negara Spanyol. Karena Spanyol adalah wilayah netral, Jerman tidak bisa menyentuh orang-orang itu, apalagi menjebloskannya ke kamp penyiksaan.

4. Abdol Hossein Sardari 

5 Pahlawan di Era Perang Dunia II yang Terlupakan, Siapa Saja?Abdol Hossein Sardari (bbc.com)

Giorgio bukan satu-satunya pejabat yang menggunakan kekuasaannya untuk menyelamatkan orang-orang dari kekejaman Nazi. Seorang diplomat Iran bernama Abdol Hossein Sardari juga melakukan hal yang sama. Abdol Hossein berusaha keras melindungi orang-orang Yahudi yang berada di Iran dari kejaran Nazi pada tahun 1941.

Sama seperti Giorgio, Abdol Hossein juga memberikan paspor cuma-cuma kepada orang-orang Yahudi. Tidak cukup mengklaim mereka sebagai warga Iran, untuk mengelabui Nazi yang berkeliaran, Abdol Hossein bahkan sengaja memberikan identitas palsu bagi para pengungsi yang datang ke negaranya.

5. Lachhiman Gurung 

5 Pahlawan di Era Perang Dunia II yang Terlupakan, Siapa Saja?Lachhiman Gurung (gurkhaarmy.com)

Lachhiman Gurung merupakan tentara Gurkha asal Nepal yang ikut bertempur di era Perang Dunia II. Buat kamu yang belum tahu, Gurkha adalah pasukan elit asal Nepal yang direkrut oleh Kerajaan Inggris.

Mei 1945, Gurug merupakan salah satu tentara Gurkha yang ditugaskan oleh Inggris untuk membantu melawan tentara Jepang di selatan Burma. Nasib pasukannya justru tercerai-berai, meninggalkan Gurung di garis depan sendirian melawan 200 tentara Jepang.

Dalam pertempuran yang berlangsung 4 jam itu, Gurug menahan granat yang dilemparkan oleh Jepang. Beberapa granat berhasil dia tangkap, untuk kemudian dia lemparkan kembali ke arah musuh dan membunuh 31 tentara Jepang.

Sayangnya satu granat meledak di tangannya, dan menghancurkan jari, lengan, dan melukai setengah tubuhnya. Hebatnya, Gurug tidak sekalipun mundur, dan terus berperang sendirian hingga bantuan datang. Atas keberaniannya, Kerajaan Inggris menganugrahinya Victoria Cross, salah satu penghargaan militer tertinggi yang diberikan oleh Kerajaan Inggris.

 

Perang Dunia II memang mengerikan. Tapi, bukan berarti semua orang mendadak berubah jadi jahat. Nyatanya di saat tersulit apa pun, masih banyak manusia berhati baik yang rela berkorban untuk orang lain.

Baca Juga: 5 Harta Karun Berharga yang Hilang di Masa Perang Dunia II, Apa Saja?

Siti Marliah Photo Verified Writer Siti Marliah

instagram.com/sayalia

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Albin Sayyid Agnar

Berita Terkini Lainnya