Comscore Tracker

Jarang Diketahui, 8 Hewan Unik Ini Punya Fitur Aneh yang Langka

Mereka punya bentuk dan warna yang tak biasa

Keanekaragaman hayati merupakan salah satu alasan adanya keseimbangan dan keberlanjutan alam yang menyokong bentuk-bentuk kehidupan. Bentuk kehidupan dalam suatu ekosistem juga beragam, memiliki ciri dan fitur yang sesuai dengan ekosistem tersebut. Karena keragaman yang begitu banyak dan luas, makhluk hidup dibagi dalam beberapa kelompok klasifikasi agar mudah dikenali.

Hewan merupakan salah satu dari lima kelompok klasifikasi makhluk hidup. Klasifikasi dalam kelompok hewan juga beragam. Hewan yang saling berkaitan umumnya memiliki bentuk ataupun ciri fisik yang terlihat mirip. Tetapi beberapa hewan memiliki perbedaan mencolok yang membuatnya terlihat unik. Keunikan-keunikan hewan tersebut sering mengundang decak kagum sekaligus tanda tanya. Apa-apa saja hewan unik tersebut? Simak daftar berikut. 

1. Hagfish

https://www.youtube.com/embed/zJ2sJbuvx48

Walau berbentuk mirip seperti belut, hagfish bukanlah bagian dari kelas ataupun keluarga belut. Dalam taksonomi hewan, hagfish masuk ke dalam kelas Agnatha yaitu kelompok ikan yang tidak memiliki rahang. Secara fisik, hagfish sangat unik karena merupakan satu-satunya vertebrata yang memiliki tengkorak, tetapi tidak memiliki tulang belakang.

Keunikan lain dari hagfish adalah kemampuannya memproduksi slime. Slime dari hagfish berbentuk seperti gel bening dan kental, terlihat seperti putih telur tetapi kuat dan kohesif. Slime ini cukup kental, sehingga dapat diambil dengan tangan kosong dan direntangkan.  Ikan tersebut akan mengeluarkan slime mereka ketika berada dalam bahaya, saat stress dan saat mereka makan. 

2. Hammerhead worm

Jarang Diketahui, 8 Hewan Unik Ini Punya Fitur Aneh yang Langkapotret hammer head worm (commons.wikimedia.org/User: Esv)

Hammerhead worm cukup mudah dikenali karena memiliki keunikan di bagian kepala, yang berbentuk seperti martil. Cacing dengan nama Latin Bipalium sp. ini merupakan hewan karnivora. Cacing ini umumnya memakan cacing tanah, tetapi juga memakan sesama hammerhead worm.

Walau hammerhead worm merupakan hewan hermafrodit, mereka lebih sering berkembang biak dengan beregenerasi, yaitu membelah dirinya. Karena merupakan predator, cacing ini memiliki racun berupa neurotoxin yang digunakan untuk melumpuhkan mangsanya. Jika disentuh oleh manusia, racun tersebut dapat menimbulkan iritasi.

Jika menemukan hewan ini, jangan disentuh dengan tangan kosong, dan jangan dipotong. Akan lebih baik jika membuang hewan ini secara utuh, dan pastikan tidak ada bagian tubuhnya yang tertinggal.

3. Gulper eel

https://www.youtube.com/embed/u7QXdlSBGGY

Gulper eel adalah hewan yang hidup di kedalaman laut, dan memiliki fitur yang paling mencolok dibandingkan spesies belut lainnya. Mulut gulper eel sangat besar, jauh melebihi ukuran tubuhnya. Rahang bawahnya memiliki kantong yang dapat dilebarkan, membuat ikan ini mirip seperti burung pelikan, sehingga belut ini sering juga disebut belut pelikan atau pelican eel.

Belut yang berwarna hitam ini berukuran cukup pendek dibandingkan belut lainnya, yakni hanya berukuran sekitar 2-3 kaki. Untuk dapat menangkap mangsa, belut ini akan melebarkan mulutnya seperti balon. Hewan bernama Latin Eurypharynx pelecanoides ini umumnya memangsa udang, ikan-ikan kecil dan hewan Cephalopoda lainnya.

4. Zorse 

Jarang Diketahui, 8 Hewan Unik Ini Punya Fitur Aneh yang Langkapotret hewan zorse (commons.wikimedia.org/User: Fährtenleser)

Zorse merupakan hewan hasil persilangan antara zebra jantan dengan kuda betina. Karena merupakan hasil kawin silang, hewan ini memiliki fitur yang unik dan mencolok.

Zorse memiliki tempramen dan bentuk fisik seperti kuda dan respon flight yang kuat dan corak bergaris seperti zebra. Hewan ini memiliki penglihatan malam yang lebih baik dari manusia, dan diketahui memiliki luas penglihatan hampir mencapai 360 derajat, yang mana titik buta mereka hanya di bagian depan hidung dan tepat di bagian belakang tubuh mereka.  

Layaknya hewan hibrida lainnya, zorse tidak dapat berkembang biak sendiri. Hewan ini memiliki nama Latin spesies E. zebra + caballus, dan dapat ditemukan di kebun binatang. Telinganya yang besar dan lubang hidung yang lebar membuat zorse memiliki indra pendengaran dan penciuman yang tajam. Hewan ini juga mewarisi kekebalan terhadap penyakit yang dibawa oleh lalat Tse Tse, yang dimiliki oleh zebra. Zorse relatif ramah dan menghabiskan hari-harinya dengan merumput.

Baca Juga: 5 Hewan Mematikan yang Menghuni Hutan Amazon, Ada Hewan Apa Aja?

5. Lumba-lumba Irrawaddy

https://www.youtube.com/embed/-9wq12kn3pA

Lumba-lumba Irrawaddy, atau di Indonesia disebut dengan lumba-lumba air tawar atau juga pesut Mahakam. Lumba-lumba bernama Latin Orcaella brevirostris ini termasuk kelompok mamalia yang dapat ditemukan di daerah pesisir di Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Selain itu, jenis lumba-lumba ini ditemukan di tiga sungai yakni sungai Ayeyarwady di Myanmar, sungai Mahakam di pulau Kalimantan di Indonesia, dan di sungai Mekong. Lumba -lumba ini juga diketahui tinggal di danau Chilka di India, dan di danau Songkhla di Thailand.

Lumba-lumba Irrawaddy memiliki wajah dan kepala bulat. Fitur uniknya tersebut sekilas membuatnya terlihat mirip seperti bayi beluga yang tidak memiliki sirip punggung. Wajah lumba-lumba ini terlihat ekspresif karena bibir mereka yang dapat digerakkan dan adanya lipatan di sekitar leher mereka karena mereka dapat menggerakkan kepala mereka ke segala arah. Hewan ini terancam punah karena maraknya perburuan, dan tertangkap secara tidak sengaja di jaring ikan.  

6. Red-lipped batfish

Jarang Diketahui, 8 Hewan Unik Ini Punya Fitur Aneh yang Langkapotret red-lipped batfish (commons.wikimedia.org/Grolltech)

Red-lipped batfish adalah salah satu jenis ikan yang memiliki morfologi unik. Seperti namanya, ikan ini memiliki bentuk bibir yang mencolok. Bentuknya mirip bibir manusia yang merah merona, seakan-akan menggunakan lipstick.

Ikan ini merupakan hewan endemik kepulauan Galapagos dan masuk ke dalam ordo Lophiiformes, yang dikenal sebagai anglerfish. Anglerfish adalah jenis ikan yang memiliki "alat pancing"  di bagian kepala mereka yang disebut dengan illiciums

Selain memiliki wajah dengan bibir yang mencolok, fitur unik lain ikan ini adalah siripnya yang digunakan untuk "berjalan" di dasar laut. Ikan ini bukanlah perenang yang handal, dan memilih untuk menggunakan siripnya yang berbentuk seperti kaki katak, untuk menyusuri dasar laut. Red-lipped batfish dapat ditemukan hingga kedalaman 75 meter dari permukaan laut. 

7. Blackfin icefish

Jarang Diketahui, 8 Hewan Unik Ini Punya Fitur Aneh yang Langkapotret blackfin icefish antartika (commons.wikimedia.org/User: Uwe kils)

Blackfin icefish merupakan jenis ikan unik yang berasal dari sub-Ordo Notothenoid. Kelompok ikan ini berbeda dengan vertebrarta pada umumnya, karena tidak memiliki sel darah merah dan hemoglobin. Para ilmuan pertama kali menemukan bahwa darah icefish tidak memiliki warna pada tahun 1950-an. Bagian liver ikan ini juga diketahui berwarna putih. Ikan ini umumnya hidup di perairan dingin Antartika, di mana suhunya mendekati titik beku air laut. 

Tidak hanya darah yang bening, ikan bernama Latin Chaenocephalus aceratus ini juga memiliki tulang yang sangat tipis. Tulang dan rangkanya sangat tipis sehingga bagian otaknya dapat terlihat di bawah tulang tengkoraknya. Ada mekanisme yang muncul akibat ketiadaan hemoglobin pada ikan ini, yakni ukuran jantung yang sangat besar yang juga meningkatkan volume darah, adanya peningkatan sistem vaskular, dan perubahan kepadatan dan morfologi mitokondria.

8. Okapi

Jarang Diketahui, 8 Hewan Unik Ini Punya Fitur Aneh yang Langkapotret hewan okapi (commons.wikimedia.org/Flickr upload bot )

Okapi juga sering disebut sebagai "jerapah hutan", dan merupakan satu-satunya kerabat jerapah yang masih hidup. Walau merupakan kerabat jerapah, secara fisik fitur unik hewan ini lebih mirip seperti hasil persilangan antara rusa dan zebra. Para ilmuan tidak mengenal hewan herbivora ini hingga tahun 1900. 

Okapi betina hanya mengandung satu ekor anak di setiap kehamilannya. Anak okapi akan dapat berjalan dalam waktu 30 menit sejak kelahirannya. Okapi jantan memiliki tanduk pendek yang tertutup kulit kecuali bagian ujungnya. Sementara itu, okapi betina hanya memiliki tonjolan kecil di kepalanya. 

Okapi dapat ditemukan di hutan hujan Republik Demokratik Kongo, yang merupakan satu-satunya tempat tinggal Okapi di alam bebas. Selain itu, orang-orang dapat melihat okapi di kebun binatang. Para peneliti memperkirakan populasi hewan yang terancam punah ini mungkin telah berkurang setengahnya selama dua dekade terakhir. Para pemburu gelap memburu okapi demi mendapatkan kulit dan dagingnya. 

Fitur unik yang ada pada hewan kerap kali merupakan salah satu cara mereka untuk bertahan hidup di lingkungannya. Tidak tertutup kemungkinan keunikan mereka justru membuat populasi mereka berkurang hingga mendekati kepunahan, akibat perburuan yang berlebihan. 

Baca Juga: 5 Hewan di Sekitar Kita ini Mulai Jarang Terlihat, Sadar Gak?

MONICA GRACIA Photo Verified Writer MONICA GRACIA

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya