Comscore Tracker

Kenali 7 Ahli Kimia Paling Berjasa Sepanjang Sejarah

Apa jasa mereka bagi dunia?

Ilmu pengetahuan menunjukkan kemajuan pesat dari tahun ke tahun. Tak terkecuali ilmu di bidang kimia yang berkontribusi besar pada peradaban manusia. Ini berkat jasa para ahli kimia yang telah mendedikasikan waktu dan tenaganya.

Siapa saja ahli kimia tersebut dan apa penemuan yang telah mereka ciptakan? Let's find out here!

1. Antoine Lavoisier

Kenali 7 Ahli Kimia Paling Berjasa Sepanjang SejarahAntoine Lavoisier, penemu hukum kekekalan massa (history-biography.com)

Pertama-tama, mari kita berkenalan dengan Antoine Lavoisier. Pria kelahiran Paris, 26 Agustus 1743 ini adalah ahli kimia sekaligus ahli biologi.

Melansir dari Superprof, penemuannya yang paling terkenal adalah hukum kekekalan massa. Hukum ini menyatakan bahwa zat dapat mengubah keadaan atau bentuk, tapi tetap mempertahankan massa yang sama.

Selain itu, Antoine Lavoisier adalah orang pertama yang mengidentifikasi oksigen dan hidrogen. Ia juga pernah menerima medali emas dari French Academy of Sciences di tahun 1766 berkat esai tentang metode pencahayaan publik terbaik untuk populasi besar.

2. John Dalton

Kenali 7 Ahli Kimia Paling Berjasa Sepanjang SejarahJohn Dalton terkenal berkat teori atomnya. (bilimvegelecek.com.tr)

Selanjutnya adalah John Dalton, ahli kimia kelahiran Eaglesfield, 6 September 1766. Ia dikenal berkat teori atom, yang secara harfiah merupakan dasar ilmu kimia, mengutip dari Superprof.

Teori ini menyatakan bahwa setiap zat terbuat dari atom dan atom dari setiap unsur itu identik. Selain itu, senyawa kimia adalah kombinasi atom dari unsur-unsur yang berbeda serta dalam reaksi kimia, atom-atom ini disusun ulang dan digabungkan.

Berkat gagasan cemerlangnya, di tahun 1826 John Dalton dianugerahi Society’s Royal Medal untuk teori atomnya. Di tahun 1833, ia terpilih menjadi anggota French Academy of Sciences, disusul dengan American Academy of Arts and Sciences yang menjadikannya anggota pada tahun 1834.

3. Amedeo Avogadro

Kenali 7 Ahli Kimia Paling Berjasa Sepanjang SejarahAmedeo Avogadro adalah penemu Hukum Avogadro (thoughtco.com)

Mendengar namanya, mungkin terasa familier di telinga. Yep, pria kelahiran Turin, 9 Agustus 1776 ini adalah penemu Hukum Avogadro. Tak hanya menjadi ahli kimia, ia juga seorang fisikawan matematika.

Seperti apa bunyi Hukum Avogadro? Disebutkan bahwa dalam kondisi suhu dan tekanan yang sama, volume yang sama dari berbagai gas memiliki jumlah molekul yang sama.

Pada awalnya, hipotesis Avogadro tidak diterima secara umum. Hingga akhirnya di tahun 1858, ahli kimia Italia, Stanislao Cannizzaro, membantu memperjelas ide Avogadro.

4. Jöns Jacob Berzelius

Kenali 7 Ahli Kimia Paling Berjasa Sepanjang SejarahJöns Jacob Berzelius, orang pertama yang mengukur berat atom secara akurat. (pasteurbrewing.com)

Kontribusi Jöns Jacob Berzelius tak kalah penting dari ahli kimia lain yang telah disebutkan. Ia dikenal karena menemukan sistem notasi untuk merujuk pada elemen yang berbeda.

Selain itu, ia juga menemukan istilah fundamental dalam kimia fisik, seperti ikatan ionik, polimer, dan katalisis. Beberapa elemen berhasil ia temukan, contohnya adalah serium, torium, dan selenium.

Jöns Jacob Berzelius paling banyak dikreditkan sebagai orang pertama yang mengukur berat atom secara akurat. Atas dedikasinya, Royal Society of London memberikan Copley Medal pada Berzelius di tahun 1836.

Baca Juga: 7 Ahli Matematika Paling Berjasa Sepanjang Masa

5. Dmitri Mendeleev

Kenali 7 Ahli Kimia Paling Berjasa Sepanjang SejarahDmitri Mendeleev, penemu tabel periodik (historytoday.com)

Kamu pasti tahu apa itu tabel periodik. Tapi, tahukah kamu siapa penemunya? Ia adalah Dmitri Mendeleev, pria kelahiran Tobolsk, 8 Februari 1834. Bagaimana sejarah penciptaannya?

"Saya melihat dalam mimpi, sebuah meja, di mana semua elemen berada pada tempatnya sesuai kebutuhan. Terbangun, saya segera menuliskannya di selembar kertas," ujar Dmitri Mendeleev, dikutip dari Khan Academy.

Ia langsung menggambar tabel dan menyusun kartu-kartu data atom. Unsur-unsur dalam urutan peningkatan massa atom memiliki sifat berulang. Karena sifat-sifatnya berulang secara teratur, sistem itu disebut sebagai tabel periodik.

Jeniusnya lagi, ia menggunakan pola dalam tabelnya untuk memprediksi sifat-sifat elemen yang pasti ada tapi belum ditemukan. Ia meninggalkan ruang kosong di bagannya untuk mewakili elemen yang belum diketahui tersebut.

Dalam waktu 15 tahun, elemen yang "hilang" ditemukan. Dmitri Mendeleev sengaja menyisakan ruang untuk masing-masing elemen dengan memprediksi massa atom serta sifat kimianya. Berkat prediksi yang akurat, tabel periodik pun diterima oleh khalayak luas.

6. Alfred Nobel

Kenali 7 Ahli Kimia Paling Berjasa Sepanjang SejarahAlfred Nobel merasa bersalah karena menciptakan dinamit. (porlavision.com)

Siapa yang tidak kenal Alfred Nobel? Ia dikaitkan dengan Nobel Prize, penghargaan atas kesempurnaan dalam bidang sains, sastra, dan ekonomi.

Kontribusinya yang paling dikenal adalah penemuan dinamit. Tujuan awal dinamit diciptakan adalah untuk keperluan konstruksi yang berkaitan dengan industri, jalan raya, dan kanal.

Namun, seperti yang kita ketahui, dinamit disalahgunakan untuk perang. Di tahun-tahun terakhir kehidupannya, ia merasa bersalah karena menciptakan salah satu zat kimia paling merusak di dunia, melansir dari Superprof.

Pada 27 November 1895 di Paris, ia menandatangani surat wasiat terakhirnya. Isinya adalah membagi sebagian besar kekayaannya sebagai hadiah untuk orang yang memberikan manfaat terbesar bagi manusia, spesifiknya dalam bidang fisika, kimia, fisiologi atau kedokteran, sastra, dan perdamaian.

7. Dorothy Hodgkin

Kenali 7 Ahli Kimia Paling Berjasa Sepanjang SejarahDorothy Hodgkin adalah orang pertama yang mengungkap struktur penisilin. (epws.org)

Ahli kimia perempuan tak kalah hebat dari laki-laki. Contohnya adalah Dorothy Hodgkin. Penemuan utamanya terkait dengan struktur molekul dan protein dalam tubuh yang berdampak besar pada biokimia dan kedokteran.

Di tahun 1944, ia mengungkap struktur tiga dimensi penisilin, antibiotik pertama di dunia. Lalu, di tahun 1956 ia menemukan struktur B12, vitamin yang penting untuk pembentukan darah, mengutip dari The Archives Hub.

Usahanya berbuah manis. Di tahun 1964, Dorothy Hodgkin dianugerahi Nobel Prize for Chemistry dan menjadikannya satu-satunya perempuan Inggris yang menerima Hadiah Nobel untuk sains. Tak berpuas diri, ia melanjutkan risetnya tentang insulin.

Nah, itulah beberapa ahli kimia yang paling berjasa sepanjang sejarah. Apa jadinya dunia bila tidak ada mereka?

Baca Juga: Super Woman! 7 Ilmuwan Perempuan dan Jasanya bagi Dunia

Topic:

  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya