Comscore Tracker

Sadis! 5 Hewan Predator Ini Berburu dengan Cara yang Sangat Kejam

Jangan baca artikel ini kalau kamu sensitif dengan kekejaman

Dunia binatang bisa dibilang sebagai dunia yang kejam. Jutaan peristiwa makan-memakan terjadi di alam setiap harinya. Semua itu adalah hal alami di dunia binatang, karena tentu hewan-hewan predator juga butuh makan.

Jenis hewan predator di dunia ini amat beragam, maka cara berburu mereka pun beragam pula. Hewan seperti harimau dan singa berburu dengan cara yang terbilang 'manusiawi' karena mereka mencengkeram mangsa di lehernya hingga mangsanya mengalami kematian yang seketika dan tidak terlalu menyiksa.

Namun ada pula beberapa hewan yang cara berburunya terbilang sangat sadis dan brutal, meski tentu itu tidak salah karena sekali lagi itu adalah bagian dari alam. Mau tahu hewan apa saja mereka dan bagaimana cara berburunya? Ini ulasannya, tapi hati-hati ya karena beberapa penjelasan di bawah ini mungkin sensitif bagi beberapa orang.

1. Larva kumbang Epomis

Sadis! 5 Hewan Predator Ini Berburu dengan Cara yang Sangat Kejamwired.com

Bayangkan rasanya mengalami kematian dengan cara dihisap seluruh cairan tubuhnya hingga mengering menyisakan tulang belulang dan kulit. Itulah yang bisa terjadi pada katak yang berhadapan dengan larva kumbang dari genus Epomis. Larva kumbang ini adalah pemakan amfibi, dan mereka melakukannya dengan cara yang brutal.

Larva kumbang ini berburu dengan cara menggerak-gerakan antenanya untuk memancing katak. Si katak lalu akan menyerang, karena mengira larva kumbang itu adalah makan siangnya. Padahal justru sebaliknya, si katak lah yang akan jadi makan siang si larva.

Begitu si katak menyerang, si larva akan langsung menancapkan mulutnya ke tubuh si katak tanpa bisa lepas. Lalu dimulailah proses mengisap cairan tubuh, perlahan-lahan dan menyakitkan bagi si katak sampai akhirnya ia mati. Katak adalah pemakan serangga, tapi kali ini rupanya ia macam-macam dengan serangga yang salah.

2. Elang emas

Sadis! 5 Hewan Predator Ini Berburu dengan Cara yang Sangat Kejambbc.co.uk

Elang emas bersarang di tebing tinggi dan seringkali mencari makan di pegunungan. Mereka umumnya berburu dengan cara menangkap mangsanya dengan cakarnya yang kuat. Terkadang mangsanya akan langsung mati, namun tidak jarang si elang akan memangsanya dalam keadaan hidup-hidup sesampainya di sarang.

Tapi elang emas punya teknik berburu lain yang terbilang brutal. Saat memangsa hewan yang besar, sulit bagi mereka untuk membawanya sampai ke sarang. Maka yang mereka lakukan adalah menangkap mangsanya, membawanya terbang ke ketinggian, lalu menjatuhkannya ke bawah. Ouch!

Elang emas bahkan pernah tertangkap kamera 'mendorong' seekor kambing gunung dari tebing yang tinggi hingga si kambing jatuh ke bebatuan ratusan meter di bawahnya. Tentu saja si kambing pun mati seketika dan si elang pun tinggal menikmati hasilnya. Cerdas sekaligus kejam ya!

Baca Juga: 5 Hewan yang Berburu dengan Cara Cerdas, Ada yang Bisa Memancing

3. Simpanse

Sadis! 5 Hewan Predator Ini Berburu dengan Cara yang Sangat Kejampsmag.com

Kamu mungkin menganggap simpanse sebagai hewan yang ramah dan lucu, tapi sebenarnya mereka tidak sesuci itu. Simpanse suka makan buah-buahan dan biji-bijian, tapi terkadang mereka juga akan berburu hewan lain, misalnya monyet.

Simpanse berburu secara berkelompok, dan ketika berhasil menangkap seekor monyet, pemandangannya menjadi sangat mengerikan. Tanpa belas kasih, simpanse akan merobek tubuh si monyet dan memakan mulai dari isi perutnya. Sedangkan jika memakan monyet yang masih kecil, mereka cenderung memakan otaknya lebih dulu. Duh, bikin mual ya membayangkannya.

4. Komodo

Sadis! 5 Hewan Predator Ini Berburu dengan Cara yang Sangat Kejamthesouthafrican.com

Hewan endemik kebanggaan Indonesia ini punya sejumlah fakta yang bisa bikin kagum. Salah satunya adalah teknik berburu mereka yang gak hanya menakjubkan tapi juga sangat sadis. Komodo adalah karnivora sejati, dan mereka gak segan untuk memangsa hewan sebesar kerbau sekalipun.

Tapi komodo pendek, maka mereka tentu tidak bisa menyerang mangsa yang besar langsung di lehernya. Jadi mereka menyerang dengan cara menggigit kakinya. Gigitan di kaki tentu tidak akan langsung membunuh korbannya, tapi karena liur komodo beracun, mereka tinggal menunggu beberapa saat hingga efeknya muncul.

Perlahan korbannya akan melemah dan kesulitan untuk berjalan, lalu akhirnya terjatuh. Itulah tanda bagi si komodo untuk mulai makan. Si korbannya masih hidup, tapi tentu komodo tidak peduli. Korbannya pun akan merasakan penderitaan yang luar biasa seraya dimakan hidup-hidup sampai akhirnya mati. Sadis!

5. Celurut

Sadis! 5 Hewan Predator Ini Berburu dengan Cara yang Sangat Kejampestproducts.com

Celurut adalah hewan mirip tikus yang terlihat imut, tapi mereka pun ternyata bisa jadi 'psikopat' juga. Celurut adalah hewan beracun, dan mereka memanfaatkan racunnya itu untuk berburu mangsanya, misalnya tikus kecil. Tapi racun tersebut bukan ditujukan untuk membunuh, melainkan 'menyiksa' mangsanya.

Celurut mengeluarkan racun dalam dosis yang tidak mematikan, tapi hanya melumpuhkan mangsanya. Tujuannya adalah supaya mangsanya tersebut bisa jadi cadangan makanan jika ia sedang kesulitan berburu. Celurut akan membawa korbannya itu, yang lumpuh tapi masih hidup, ke sarang.

Karena mangsanya masih hidup, maka dagingnya tidak akan membusuk meski disimpan berhari-hari. Sementara mangsanya tentu akan tersiksa karena selama berhari-hari celurut akan memakan dagingnya sedikit demi sedikit hingga akhirnya ia mati. Benar-benar psikopat, bukan?

Itulah lima hewan predator yang berburu dengan cara yang terbilang sangat sadis dan kejam. Namun sekali lagi perlu diingat bahwa semua itu adalah proses yang alami di dunia binatang. Jadi tidak perlu merasa heran, yang penting kita sebagai manusia yang beradab tidak boleh melakukan kekejaman seperti mereka.

Baca Juga: 8 Hewan Lucu Ini Ternyata Bisa Jadi Buas Hingga Membunuhmu Lho

Peter Eduard Photo Verified Writer Peter Eduard

Be weird, because being normal is so boring

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Just For You