Comscore Tracker

5 Fakta Menarik Briket, Emas Hitam Kesayangan Eksportir 

Sumber cuan sekaligus penyelamat lingkungan

Akhir-akhir ini banyak berita muncul mengenai komoditas satu ini. Banyak eksportir yang berhasil mengekspor briket ke berbagai belahan dunia dan mendapatkan keuntungan ratusan juta rupiah. Asep Jembar Mulyana, CEO dari PT. Tom Cococha, salah satu produsen briket terbesar di Indonesia pernah berkata "Indonesia merupakan raja briket arang kelapa dunia".

Tingginya produksi briket seiring dengan tingginya permintaan Internasional. Hal inilah yang menyebabkan briket dijuluki emas hitam kesayangan eksportir.

Sebenarnya briket itu apa sih? dilansir dictionary.com, briket merupakan padatan yang berasal dari batu bara, atau jenis arang lainnya yang dapat dibakar dan digunakan untuk bahan bakar. Biobriket sendiri sesuai namanya berasal dari bahan organik, seperti kelapa, tongkol jagung, daun kering, dan sampah organik lainnya. Penasaran dengan briket? berikut 5 fakta menarik briket, emas hitam kesayangan eksportir.

1. Asal mula briket  

5 Fakta Menarik Briket, Emas Hitam Kesayangan Eksportir briket (pixabay/kaboompics)

Penemu briket sampai sekarang masih menjadi pertanyaan, nama Henry Ford dikenal sebagai penemu Ford Charcoal Briquet pada tahun 1920-an. Ternyata sebelum produksi yang dilakukan Henry Ford, briket terlebih dahulu dipatenkan pada tahun 1897. Penemunya bernama Ellsworth B. A. Zwoyer, penemu dan pemilik dua hak paten briket. Dilansir gilroydispatch.com, hal ini telah dikonfirmasi United States Patent Office.

2. Cara pembuatan briket 

5 Fakta Menarik Briket, Emas Hitam Kesayangan Eksportir bahan baku briket (pixabay/OksanaSemak)

Majalah Trubus, salah satu majalah pertanian ternama di Indonesia pernah mengajarkan cara membuat briket sendiri. Pertama, masukan sampah organik kering ke sebuah drum logam sebanyak sepetiga bagian, lalu bakar dan tambahkan sampah kering sampai tersisa 20% ruang dibagian atas. Tutup drum logam dan tunggu hingga sampah kering berubah menjadi karbon (arang). Karbon dihaluskan lalu ayak menggunakan saringan. Rekatkan karbon dengan campuran tepung tapioka dan air hangat (1:10), setelahnya aduk rata dan masukkan ke dalam cetakan, padatkan adonan dan jemur di panas matahari. Briket siap digunakan.

3. Ramah lingkungan

5 Fakta Menarik Briket, Emas Hitam Kesayangan Eksportir briket (pixabay/mbishapoa)

Briket dapat menjadi solusi permasalahan sampah organik kering di Indonesia. Setiap harinya, pohon di tepi jalan menggugurkan daun, hasil panen jagung meninggalkan bonggol kering, dan kelapa yang telah dikukur meninggalkan cangkang. Banyaknya sampah organik kering yang dihasilkan setiap hari namun sampah yang sebenarnya bisa memiliki nilai itu hanya dibakar dan ditinggalkan begitu saja.Mengolah sampah organik kering sebagai briket dapat mengatasi masalah persampahan organik kering sekaligus menghasilkan keuntungan berlimpah.

4. Tingginya permintaan briket dari seluruh dunia

5 Fakta Menarik Briket, Emas Hitam Kesayangan Eksportir briket (pixabay/grom900)

Dilansir dari kemlu.go.id, ternyata ekspor produk biobriket khususnya produk arang kelapa meningkat setiap tahunnya. Beberapa negara tetangga seperti Turki, Brazil, Amerika Latin, dan Timur Tengah menjadi langganan untuk pembelian produk briket arang kelapa. Faktor lainnya yang patut dipertimbangkan adalah nilai kalori yang dihasilkan briket mencapai 7.047,30 kal/g, lebih tinggi dibandingkan batubara dan kayu kering.

5. Macam-macam penggunaan briket

5 Fakta Menarik Briket, Emas Hitam Kesayangan Eksportir briket (pixabay/OksanaSemak)

Briket digunakan sebagai pengganti bahan bakar di rumah. Biasanya rumah tangga yang masih menggunakan kompor dengan bahan bakar minyak tanah kesulitan apabila minyak tanah dalam keadaan langka.

Hadirnya briket dapat membantu banyak rumah tangga sebagai pengganti bahan bakar minyak tanah. Dilansir Insider, penggunaan briket lebih hemat dan ramah lingkungan dibandingkan dengan penggunaan minyak tanah. Selain pengganti minyak tanah, briket juga digunakan sebagai pengganti arang konvensional untuk barbeque, dan shisa.

Setelah membaca penjelasan di atas, ternyata briket menarik ya untuk dipelajari lebih lanjut. Selain ramah lingkungan, briket juga memiki fungsi yang beragam, serta bisa menjadi bisnis yang menjanjikan. Tertarik untuk mencoba bisnis briket?

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Seputar Tanaman Kopi, Komoditas Ekspor yang Besar!

Priscilla Olga Photo Verified Writer Priscilla Olga

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Ane Hukrisna

Berita Terkini Lainnya