Comscore Tracker

Bukan Mistis, Ini Penjelasan di Balik Terjadinya Deja vu

Wah, jadi tenang deh!

Deja vu? Mungkin sebagian besar dari kita pernah mengalami hal ini. Yup, ketika kita sedang berjalan atau bertemu orang, tiba-tiba kita merasa pernah mengalami kejadian tersebut sebelumnya di masa lampau. Deja vu ditemukan terjadi secara acak pada 60-70 persen manusia berusia 15 sampai 25 tahun.  Ada yang bilang deja vu terjadi karena pernah kita mimpikan sebelumnya, ada lagi yang bilang kalau itu artinya kita menerawang masa depan. Bahkan, ada yang bilang juga itu adalah memori kita dari kehidupan sebelumnya.

Sebenarnya mana sih yang paling benar? Hmm..coba kita lihat penjelasan secara neuropsikologis terlebih dahulu.

Bukan Mistis, Ini Penjelasan di Balik Terjadinya Deja vuSumber Gambar: powermore.dell.com

Otak manusia memiliki memori rekognisi, yang memungkinkan seseorang untuk mempersepsikan kejadian sebagai sesuatu yang pernah dialami sebelumnya. Memori ini terdiri dari memori rekoleksi dan memori keakraban. Memori rekoleksi adalah ketika kita mengalami suatu kejadian yang tidak asing dan dapat menjelaskan kapan kejadian tersebut terjadi sebelumnya. Misalnya, ketika kita bertemu sebuah papan iklan dan kita tahu bahwa kita telah melihat iklan tersebut sebelumnya di televisi. Sedangkan memori keakraban adalah ketika kita mengalami suatu kejadian yang tidak asing namun tidak dapat menjelaskannya. Memori inilah yang diduga merupakan alasan di balik deja vu.

Bukan Mistis, Ini Penjelasan di Balik Terjadinya Deja vuSumber Gambar: www.wallpaperup.com

Ketika mengalami suatu kejadian, kita menyimpannya dalam memori kita sebagai pecahan-pecahan atau elemen. Ketika pada suatu waktu kita mengalami kejadian yang memiliki  banyak elemen yang serupa dan menggambarkan elemen dalam kejadian yang pernah kita alami sebelumnya, kita merasa akrab atau tidak asing dengan kejadian tersebut. Hal ini yang kita sebut dengan deja vu.

Misalnya, kita pergi ke pasar dan melihat kucing, banyak warna merah, mendengar sebuah lagu cinta, dan kebetulan juga bertemu teman sekolah kita. Nah, ketika suatu saat kita pergi ke toko swalayan lalu melihat macan #eh, saus tomat dimana-mana, mendengar orang berpuisi cinta, dan bertemu teman sekolah, kita bisa-bisa merasakan deja vu. Deja vu tersebut terjadi karena kemiripan yang terjadi antara elemen-elemen pada kejadian tersebut dan kejadian sebelumnya.

Bukan Mistis, Ini Penjelasan di Balik Terjadinya Deja vuSumber Gambar: kids.frontiersin.org

Sebenarnya, masih banyak teori ilmiah lain terkait dengan deja vu, dan masih diteliti hingga saat ini. Apapun kebenarannya, nggak perlu merasa aneh atau takut akan hal-hal gaib ya. Mengalami deja vu adalah hal yang normal, kok.

Topic:

  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya