Comscore Tracker

5 Fakta Menarik Samudra Antarktika, Samudra Baru di Peta Dunia

Akhirnya resmi diakui sebagai salah satu samudra di dunia

Beberapa ilmuwan telah mengakui lautan Antarktika sebagai samudra baru di dunia. Namun wacana pendataan Samudra Antarktika di peta dunia tak kunjung diumumkan secara resmi dikarenakan masih dalam perdebatan para ahli. Pada peta dunia masih tercantum empat samudra yakni, Hindia, Pasifik, Atlantik, dan Arktik. 

National Geographic melansir bahwa dunia kini memiliki lima samudra. Samudra terbaru adalah Samudra Antarktika. Pengumuman ini disampaikan bertepatan dengan peringatan World Oceans Day atau Hari Laut Sedunia pada 8 Juni 2021 yang lalu. 

Setelah debat yang panjang, para ilmuwan akhirnya memutuskan Samudra Antarktika sebagai samudra baru karena memiliki keunikan tersendiri serta bukan merupakan perluasan dari Samudra Hindia, Pasifik, dan Atlantik.

Keadaan cuaca Samudra Antarktika sangat ekstrem dengan suhu tepat di atas titik beku. Tak hanya itu, Samudra Antarktika memiliki banyak keunikan lainnya. Penasaran? Yuk, simak fakta berikut. 

1. Samudra terbesar keempat di dunia

5 Fakta Menarik Samudra Antarktika, Samudra Baru di Peta DuniaGunung es di Samudra Antarktika (sci-news.com)

Samudra Antarktika berada di wilayah paling selatan Bumi, mengelilingi daratan benua Antarktika oleh karena itu Samudra Antarktika disebut juga dengan Samudra Selatan atau Southern Ocean. Samudra Selatan terletak di antara 60° lintang selatan dan  mencakup 360° garis bujur.

Dilansir World Atlas, Samudra Antarktika menempati area sekitar 7,8 juta mil persegi dan menjadikannya sebagai samudra terbesar keempat di dunia lebih luas dari Samudra Arktik.

Batas Samudra Antarktika masih menjadi perdebatan di kalangan ilmuwan namun luas samudra ini tidak tetap karena diyakini bagian dari Samudra Antarktika hanyut beberapa inci setiap tahunnya. Para ilmuwan percaya bahwa pergeseran ini disebabkan oleh penyebaran dasar laut, tetapi validitas teori ini belum ditetapkan secara meyakinkan dan masih terus diteliti.

2. Cuaca dan iklim di Samudra Antarktika sangat ekstrem

5 Fakta Menarik Samudra Antarktika, Samudra Baru di Peta DuniaKondisi cuaca di Samudra Antarktika (usgs.gov)

CIA melansir bahwa Suhu di Samudra Antarktika beragam mulai dari minus 2° Celcius hingga 10° Celcius. Badai siklon di Samudra Antarktika bergerak ke arah timur di sekitar benua dan lebih sering terjadi karena perbedaan suhu antara es dan lautan terbuka. 

Kecepatan rata-rata angin di Samudra Antarktika sangat kuat dan cepat bahkan paling kuat di wilayah Bumi mana pun. Di musim dingin, lautan selatan akan membeku. Sementara itu, di beberapa titik pantai, angin drainase yang kuat dan intens menerjang wilayah pedalaman hingga sepanjang garis pantai selama musim di dingin. 

3. Samudra Antarktika memiliki keunikan geologi dan hidrologi

5 Fakta Menarik Samudra Antarktika, Samudra Baru di Peta DuniaCitra satelit Samudera Selatan (theguardian.com)

Samudra Antarktika terbentuk 30 juta tahun yang lalu setelah wilayah Benua Amerika Selatan terpisah dari daratan Antarktika. Peristiwa ini membuka Lintasan Drake yang menjadikan Samudra Antarktika sebagai samudra termuda di dunia dalam skala geologis.

Perairan Samudra Antarktika berbeda dengan perairan di sekitarnya karena terdapat Arus Circumpolar Antarktika yang menyebabkan perairan Samudra Selatan bersirkulasi dengan cepat di sekitar benua Antarktika. Fakta ini digunakan oleh Biro Hidrografi Internasional dalam argumen untuk mengukuhkan Samudra Antarktika sebagai samudra baru di dunia. 

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Samudra Arktik, Samudra Kecil Dunia yang Jadi Rebutan

4. Samudra Antarktika memiliki arus air yang kompleks

5 Fakta Menarik Samudra Antarktika, Samudra Baru di Peta DuniaOmbak besar di Samudra Antarktika (awesomeocean.com)

Dilansir Britannica, Samudra Antarktika memiliki arus air yang kompleks. Alisan arus dingin disebabkan oleh udara di samudra yang dingin, surutnya radiasi, dan angin katabatic yang berhembus dari permukaan Benua Antarktika menuju dasar laut sepanjang wilayah utara. Kondisi ini mengakibatkan volume air di permukaan mengalir bersamaan dengan arus air hangat ke selatan dari samudra Hindia, Pasifik, dan Atlantik. 

Titik pertemuan arus air yang memiliki suhu dan kecepatan berbeda antara wilayah perairan Samudra Antarktika dan tiga samudra lainnya (Hindia, Pasifik, dan Atlantik) dinamakan titik Konvergensi Antarktika. Titik pertemuan arus inilah yang menjadi salah landasan Samudra Antarktika diajukan menjadi samudra yang mandiri.

5. Samudra Antarktika dihuni oleh beraneka ragam biota laut

5 Fakta Menarik Samudra Antarktika, Samudra Baru di Peta DuniaMakhluk hidup yang menghuni Samudra Antarktika (en.mercopress.com)

Kondisi geografis dan arus air yang kompleks mendukung perkembangan fitoplankton, terdiri dari diatom dan tumbuhan bersel tunggal yang hidup di bawah perairan Antarktika. Sementara itu, di perairan dekat pantai terdapat bermacam-macam organisme laut seperti, hidrozoa sesil, karang, bunga karang, bryozoa, laba-laba laut dan isopoda seperti kepiting, cacing polychaete annelid, echinoid, bintang laut, serta berbagai krustasea dan moluska.

Di Samudra Antarktika juga terdapat hewan laut seperti belut laut, siput laut, ikan ekor tikus, dan ikan codlike. Selain itu, ada jenis ikan langka yang tidak bertulang yaitu hagfish dan skate. Banyak spesies ikan laut dalam yang diketahui hidup di selatan Konvergensi Antarktika, namun hanya tiga yang terlihat di wilayah ini yaitu barakuda dan dua ikan lentera.

Dari semua pemaparan di atas, Samudra Antarktika layak diakui sebagai salah satu dari 5 samudra yang ada di dunia. Lebih-lebih, Samudra di ujung Bumi bagian selatan ini merupakan rumah bagi beraneka ragam biota yang harus kita lindungi. 

Baca Juga: 6 Fenomena Alam Menarik yang Ada di Kawasan Antarktika

Rondiya Sari Photo Verified Writer Rondiya Sari

Find the world through reading.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Budi A.

Berita Terkini Lainnya