Comscore Tracker

Fungsi Usus Besar pada Manusia, Penting untuk Proses Pencernaan

Berperan dalam mengoptimalkan pencernaan!

Fungsi usus besar pada manusia sangat penting bagi pencernaan manusia. usus besar berperan untuk mengubah sisa makanan menjadi feses dan mengeluarkannya dari tubuh saat buang air besar. Usus besar sendiri merupakan bagian akhir dari proses pencernaan makanan.

Perlu diketahui, usus besar tidak hanya memiliki peranan sebagai tempat menampung kotoran sebelum dikeluarkan, loh. Yuk kenali fungsi usus besar pada manusia selengkapnya berikut ini.

1. Membentuk dan eliminasi fases

Fungsi usus besar yang pertama ialah membentuk dan mengeliminasi feses. Dilansir Clevel and Clinic, ketika usus besar menerima makanan dari usus kecil, makanan akan dicairkan oleh proses pencernaan dan sebagian besar nutrisi sudah diserap.

Selanjutnya, tugas usus besar ialah mengeringkan sisa makanan dan membentuknya menjadi feses. Hal tersebut dilakukan dengan perlahan menyerap air dan elektrolit saat sistem ototnya memindahkan limbah.

2. Menyerap vitamin

Fungsi Usus Besar pada Manusia, Penting untuk Proses Pencernaanusus besar (Pixabay/Elionas2)

Fungsi usus besar yang kedua ialah menyerap vitamin yang berasal dari aktivitas bakteri baik di dalam kolon. Bakteri-bakteri baik yang hidup dalam kolon tersebut bertugas untuk menjaga kesehatan. 

Dilansir News Medical, usus besar menyerap vitamin yang diproduksi oleh bakterinya sendiri yang disebut sebagai bakteri komensal. Penelitian juga menunjukkan bahwa ada lebih dari 700 jenis bakteri yang fungsinya berbeda-beda, namun semuanya memberikan manfaat bagi kesehatan usus.

Baca Juga: Waspada Kanker Usus Besar Jika Alami Gangguan Pola BAB

3. Menyerap air dan elektrolit

Fungsi usus besar selanjutnya ialah menyerap cairan berupa air dan elektrolit. Usus besar membantu menyempurnakan proses pencernaan dengan menyerap cairan. 

Dengan penyerapan air yang dilakukan oleh usus besar, maka material sisa-sisa pencernaan makanan akan menjadi padat dan dikeluarkan dari dalam tubuh sebagai feses. Jika hal ini tidak diimbangi dengan banyak meminum air, maka dapat menyebabkan konstipasi atau sembelit.

4. Memproduksi antibodi

Fungsi usus besar selanjutnya adalah memproduksi antibodi. Seperti yang sudah diketahui, antibodi dalam tubuh kita bekerja sebagai sistem imunitas. Pada usus besar, jaringan limfoid akan membantu produksi antibodi dan antibodi reaksi silang.

5. Mengurangi kandungan asam

Fungsi usus besar yang terakhir ialah mengurangi kandungan asam. Dalam hal ini, mukosa usus besar menghasilkan bikarbonat yang dapat menetralkan keasaman yang disebabkan oleh sintesis asam lemak.

Dilansir Honest Docs, selain mengurangi kandungan asam, usus besar juga dapat menyeimbangkan pH dengan cara menghasilkan alkali. Maka dari itu tidak heran jika usus besar dilapisi mukosa yang berfungsi menghambat keberadaan bakteri jahat pemicu infeksi.

Masalah pada usus besar

Fungsi Usus Besar pada Manusia, Penting untuk Proses Pencernaanilustrasi penyakit radang usus (virinchihospitals.com)

Setelah mengetahui fungsi dari usus besar sebagai organ pencernaan, kamu juga harus mengetahui masalah apa saja yang dapat terjadi pada usus besar. Penyebab masalah-masalah ini tentu saja beragam, mulai dari pola makan, gaya hidup, hingga faktor genetik. Berikut adalah beberapa masalah tersebut:

  1. Diare, biasanya masalah ini disebabkan oleh keracunan akibat makanan akibat kurang higienis atau terpapar oleh virus dan bakteri. Kondisi ini ditandai dengan feses yang encer dan intensitas buang air besar yang sering.
  2. Sembelit, masalah ini dapat disebabkan oleh kurangnya konsumsi makanan berserat. Saat mengalami sembelit, biasanya akan susah buang air besar karena feses menjadi kering atau keras dan terasa nyeri.
  3. Intoleransi laktosa, mereka dengan intoleransi laktosa tidak dapat mencerna laktosa pada makanan atau minuman dengan benar. Karena laktosa tidak dapat dicerna, ia akan berfermentasi di usus besar dan menyebabkan diare, kembung, hingga kram.
  4. Kanker usus besar, hal ini dapat terjadi karena adanya pertumbuhan sel-sel abnormal di usus besar. Bagi orang berumur 50 tahun ke atas atau yang memiliki riwayat kanker dalam keluarga, risiko dari kanker usus besar akan semakin meningkat.
  5. Diverticulosis, merupakan penyakit yang ditandai dengan munculnya kantung-kantung kecil di sepanjang usus. Penyebabnya antara lain adalah pola makan yang tidak sehat. Namun, sering juga terjadi pada orang lanjut usia.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai fungsi usus besar pada manusia beserta dengan masalah-masalah yang terjadi pada usus besar. Mulailah menjaga usus kesehatan usus besar dalam tubuh.

Penulis: Alya Madani

Baca Juga: 7 Gejala Kanker Usus Besar pada Pria, Perhatikan ya!

Topic:

  • Bunga Semesta Int
  • Fatkhur Rozi

Berita Terkini Lainnya