Comscore Tracker

10 Fakta Ilmiah tentang Bayi Baru Lahir yang Jarang Diketahui

Lucu dan menggemaskan!

Ada banyak cara berbeda untuk menggambarkan bayi. Bagi sebagian orang, mereka imut dan menyenangkan. Namun tahukah kamu kalau segala hal tentang bayi sangatlah fenomenal secara ilmiah?

Tubuh mungil mereka mungkin terlihat seperti versi miniatur diri kita sendiri. Namun faktanya, bayi yang baru lahir melakukan berbagai hal dengan cara yang berbeda daripada bayi yang sudah berusia beberapa bulan. Berikut 10 fakta ilmiah tentang bayi yang baru lahir yang jarang diketahui.

1. Bayi yang baru lahir memiliki sekitar 300 tulang di dalam tubuhnya

10 Fakta Ilmiah tentang Bayi Baru Lahir yang Jarang Diketahuibreakpoint.org

Jumlah tulang dalam tubuh manusia dewasa normal adalah 206. Namun seorang bayi dilahirkan dengan sekitar 300 tulang, yang seiring waktu bergabung untuk membentuk kerangka manusia dewasa.

Kerangka bayi yang baru lahir juga lebih rawan daripada milik orang dewasa. Dengan bantuan waktu dan kalsium, tulang tersebut mengeras dan menguat hingga membentuk kerangka yang kokoh.

Lalu, mengapa hal ini bisa terjadi? Pada dasarnya tubuh bayi dirancang agar lunak dan mudah dibentuk untuk membantu proses kelahiran. Bayangkan jika tubuh mereka sekeras orang dewasa, mungkin proses kelahiran hampir mustahil untuk dilakukan.

Karena itu, tubuh bayi memiliki kerangka yang lebih lunak sampai mereka dilahirkan. Setelahnya, tulang-tulang ini dapat mulai mengeras dengan sendirinya.

2. Mereka dapat menumbuhkan kumis di dalam rahim

10 Fakta Ilmiah tentang Bayi Baru Lahir yang Jarang Diketahuicont.ws

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 1998 menemukan bahwa tujuh dari 3.000 bayi menumbuhkan kumis di rahim ibu mereka. Ini ditentukan melalui tes ultrasound yang dijalankan antara minggu ke-14 dan 16 kehamilan.

Dalam hal ini, itu bukan sekadar "kumis" biasa, karena para peneliti menggunakan istilah ini untuk merujuk pada struktur seperti batang pada bibir atas janin. Tujuh janin yang dipantau memiliki struktur ini. Dan dalam semua kasus, struktur ini menghilang setelah lahir tanpa ada keganjilan yang terdeteksi di bibir atas bayi yang baru lahir.

Namun, rambut dapat tumbuh pada janin di dalam rahim, dan sering muncul pada minggu ke-16 kehamilan. Rambut ini disebut lanugo, yang tumbuh dari sekitar bibir atas dan menyebar ke seluruh tubuh. Lanugo biasanya menghilang sebelum kelahiran, namun terkadang masih ada ketika bayi tersebut dilahirkan.

3. Mereka sudah mengenal banyak rasa sejak dalam kandungan

10 Fakta Ilmiah tentang Bayi Baru Lahir yang Jarang Diketahuiinfantnutrition.org

Sel-sel pengecap bayi terbentuk di dalam rahim, dan pada saat mereka dilahirkan, mereka sudah memiliki banyak sel pengecap.

Para ilmuwan telah menunjukkan bahwa apa yang dimakan seorang ibu selama kehamilan memiliki efek pada preferensi makanan anak di kemudian hari, karena janin mulai mencicipi makanan yang berbeda dari penyerapan cairan ketuban di dalam rahim.

Namun perlu dicatat bahwa, meskipun jumlah sel pengecapnya banyak luar biasa, bayi tidak dapat mendeteksi rasa garam sampai berusia sekitar lima bulan.

Ini telah dikaitkan dengan fakta bahwa garam belum menjadi rasa bagi mereka, dan karena garam memang harus dibatasi dalam makanan mereka.

Seiring waktu, indera perasa bayi berubah dan menurun dalam kepekaan, yang dapat menghasilkan reaksi yang berbeda terhadap rasa yang sebelumnya disukai.

Dengan mengetahui hal ini, mungkin para calon ibu dapat mempertimbangkan kembali apa yang dimakan saat hamil jika ingin anak-anaknya tumbuh dengan menikmati makanan yang lebih sehat.

4. Bayi "tidak" memiliki lutut

10 Fakta Ilmiah tentang Bayi Baru Lahir yang Jarang Diketahuithebump.com

Meskipun memiliki sekitar 100 tulang lebih banyak daripada orang dewasa, bayi belum memiliki tempurung lutut yamg kuat. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, kerangka bayi lebih rawan saat lahir.

Tempurung lutut adalah adalah jenis tulang rawan terlembut dan merupakan salah satu tulang rawan terakhir yang menjadi tulang keras. Karenanya, tempurung lutut tidak akan terlihat dalam sinar-X, tetapi mereka secara teknis ada di sana. Tempurung lutut akhirnya akan mengeras sepenuhnya pada usia tiga hingga lima tahun.

Bayi diberkati dengan tempurung lutut yang lembut dan lentur untuk tahun-tahun pertama kehidupan mereka, karena mereka membutuhkannya untuk merangkak. Karena hal ini juga, saat dewasa lutut terasa sakit jika jatuh, tetapi tidak ketika kita masih muda.

Namun, alasan mengapa tulang ini membutuhkan waktu lama untuk terbentuk adalah karena kita sering menggunakannya pada masa kanak-kanak, yang memperlambat proses pembentukannya.

Tulang lutut juga merupakan tulang sesamoid (tulang yang terbentuk di tengah tendon) terbesar di tubuh. Ini adalah faktor lain yang berkontribusi terhadap pertumbuhannya yang lambat.

5. Warna mata bayi dapat berubah setelah lahir

10 Fakta Ilmiah tentang Bayi Baru Lahir yang Jarang Diketahuipinterest.com

Warna mata kita dibentuk oleh melanin, yang juga bertanggung jawab atas warna kulit dan rambut kita. Seringkali, bayi Kaukasia akan memiliki mata biru atau abu-abu saat lahir.

Namun, setelah bayi membuka matanya, cahaya memulai produksi melanin di dalam iris. Proses ini dapat menyebabkan perubahan warna mata si bayi.

Perubahan warna mata seringkali terjadi antara usia tiga dan sembilan bulan. Setelah ini, perubahan umumnya akan terjadi secara halus. Mata beberapa orang juga masih dapat berubah saat beranjak dewasa.

Baca Juga: Penting untuk Dicatat! Ini 5 Cara Ampuh Cegah Bayi Lahir dengan Cacat

6. Bayi dapat menelan dan bernapas secara bersamaan

10 Fakta Ilmiah tentang Bayi Baru Lahir yang Jarang Diketahuitheasianparent.com

Penelitian telah membuktikan bahwa bayi dapat mengisap, menelan, dan bernapas secara bersamaan untuk membantu proses menyusui mereka.

Jumlah nutrisi dan oksigen yang dapat dikonsumsi bayi saat menyusui tergantung pada kemampuan mereka untuk melakukan semua tugas ini sekaligus. Hal ini juga menjadi kelebihan yang perlahan-lahan hilang saat mereka bertambah dewasa.

Ini adalah tindakan rumit yang disebut proses mengisap-menelan-bernafas. Saat melakukannya, bayi perlu mengatur waktu pergerakan rahang, tulang hyoid, lidah, langit-langit, faring, dan laring dengan sempurna untuk mengeluarkan susu, menelannya, dan mempertahankan pernapasan di waktu yang bersamaan.

Bayi yang kekurangan kemampuan ini (seringkali bayi prematur atau mereka yang memiliki kondisi pernapasan) memiliki kesulitan makan yang signifikan dan perlu diberi susu botol. Terkadang, pola ini dapat dipelajari dengan sedikit waktu dan dorongan.

Satu hal yang belum diketahui oleh para ilmuwan adalah, bagaimana tepatnya lidah bekerja ketika bayi mengeluarkan susu dan membuka jalur napas sebelum bayi mengambil napas. Meskipun telah banyak penelitian dan teori yang dipresentasikan, belum ada jawaban yang jelas untuk fenomena ini.

7. Bayi tidak dapat tersenyum sampai umurnya genap beberapa bulan

10 Fakta Ilmiah tentang Bayi Baru Lahir yang Jarang Diketahuipregmed.org

Senyum pertama bayi adalah salah satu hal yang paling ditunggu-tunggu oleh orang tua mereka. Tapi senyum pertama bayi sebenarnya tidak disengaja atau hanya sebagai respons terhadap perasaan bahagia.

Senyuman bayi setara dengan tendangan kaki dan ayunan lengan yang dilakukan bayi saat merentangkan badan mereka. Senyum ini disebut senyum refleks dan biasanya menghilang pada usia dua bulan. Senyum pertama yang "sebenarnya" biasanya terjadi antara usia satu setengah hingga tiga bulan.

8. Bayi yang baru lahir tidak menghasilkan air mata

10 Fakta Ilmiah tentang Bayi Baru Lahir yang Jarang Diketahuicellcode.us

Tidak peduli seberapa keras mereka menjerit, bayi yang baru lahir tidak mengeluarkan air mata. Hal ini karena saluran air mata mereka masih berkembang pasca kelahiran. Saluran air mata akan berfungsi antara usia dua minggu dan dua bulan.

Sayangnya, keterlambatan dalam pengembangan saluran air mata ini dapat menyebabkan keterlambatan penemuan masalah perkembangan pada bayi yang baru lahir. Penting untuk memperhatikan mata yang kerak atau berair secara abnormal pada bayi untuk mencegah pembukaan saluran air mata yang berkepanjangan.

9. Mereka memiliki banyak refleks unik yang menakjubkan

https://www.youtube.com/embed/4YsYJwQndkw

Refleks adalah gerakan tak sadar dan menjadi tanda bagi tubuh yang normal. Bahkan beberapa refleks hanya ada ketika kita masih sangat muda.

Satu refleks umum yang terlihat pada bayi baru lahir adalah refleks Moro. Refleks ini juga terkadang disebut refleks kejut, seperti refleks ketika bayi dikejutkan oleh suara keras atau gerakan tiba-tiba. Setelah terkejut, bayi akan membuang kepalanya dan merentangkan tangan dan kakinya sebelum menariknya kembali.

Gerakan tubuh unik lainnya pada bayi yang baru lahir adalah refleks leher tonik, yang juga dikenal sebagai posisi pagar. Saat bayi memalingkan kepalanya ke satu sisi, lengan di sisi tersebut akan menjadi lurus, dan lengan lainnya akan menekuk. Reflek ini muncul pada bayi paling lambat tujuh bulan setelah kelahirannya.

Terakhir, ada refleks pegang, yang membuat bayi dapat dipegang oleh orang tuanya. Jika kita membelai telapak tangan bayi, tangan itu akan menutup dan menggenggam, menghasilkan nama refleks genggam.

Di samping beberapa refleks di atas, bayi memiliki sekitar 70 refleks lain yang kurang bisa diamati secara langsung.

10. Bayi yang baru lahir tahu selera musik orang tuanya

10 Fakta Ilmiah tentang Bayi Baru Lahir yang Jarang Diketahuiromper.com

Telah terbukti secara ilmiah bahwa bayi yang baru lahir dapat mengingat banyak hal dari dalam rahim. Penelitian telah menunjukkan bahwa bayi benar-benar mengembangkan preferensi untuk musik yang mereka dengar saat berada di dalam rahim sampai usia satu tahun.

Yang lebih mengejutkan adalah, mereka tidak hanya dapat mengenali gaya musik yang dimainkan di luar rahim, tetapi bahkan dapat mengingat lagu-lagu tertentu. Penelitian lain menunjukkan bahwa bayi dapat menampilkan keengganan terhadap jenis musik tertentu dengan menendang-nendang saat mendengarkan musik tersebut.

Bayi mampu mengenali dan bereaksi terhadap musik tertentu yang mereka dengar berdasarkan pada mekanisme yang sama yang memungkinkan mereka untuk terbiasa dengan suara orang tua mereka.

Mungkin para calon orang tua harus lebih berhati-hati ketika memutuskan apa yang harus didengarkan selama masa kehamilan.

Nah itu tadi 10 fakta ilmiah tentang bayi yang baru lahir yang jarang diketahui. Menggemaskan kan? 

Baca Juga: 5 Tips Untuk Mama Muda, Menenangkan Bayi Saat Tengah Menangis

Shandy Pradana Photo Verified Writer Shandy Pradana

For further reading: trakteer.id/shandy-pradana, qureta.com/next/profile/Shandy_Pradana49003 and jurnalshandy.blogspot.com

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Berita Terkini Lainnya