Comscore Tracker

7 Fakta Mengerikan tentang Gulag, Kamp Konsentrasi Warisan Uni Soviet

Dikenal sebagai salah satu kamp paling mematikan di dunia

Gulag adalah kamp kerja yang dibuat di bawah pemerintahan diktator Soviet, Joseph Stalin. Jutaan orang dimasukkan ke dalamnya karena dianggap sebagai musuh negara, musuh Stalin, atau dianggap telah menunjukkan kecenderungan individualistis. 

Gulag adalah akronim untuk Glavnoye Upravleniye Ispravitelno-trudovykh Lagerey i Kolonii, yang berarti "Direktorat (atau Administrasi) Kepala untuk Kamp dan Koloni-koloni Kerja Paksa Hukuman." Di bawah pemerintahan Stalin, Gulag menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat Uni Soviet.

Tujuh fakta di bawah ini mungkin dapat menjelaskan kengerian dari Gulag itu sendiri.

1. Angka kematian yang brutal

7 Fakta Mengerikan tentang Gulag, Kamp Konsentrasi Warisan Uni Soviettelegraph.co.uk

Awalnya penjara di Gulag dapat menampung 765 orang, memberikan masing-masing orang 0,1 meter kubik tempat untuk bernapas. Namun jumlah tahanan yang semakin bertambah menjadi masalah di kemudian hari.

Berdasarkan dokumen dari National Library of Australia, penjara Gulag menahan rata-rata 1.313 pria pada tahun 1886, 1.120 pria pada tahun 1887, dan 1.380 pria pada tahun 1888. Selama Perang Dunia II, jumlah tahanan Gulag menurun drastis karena banyak di antaranya yang menjadi tentara. Namun begitu perang berakhir, kamp-kamp kembali terisi dan kali ini menjadi lebih banyak.

Pada tahun 1953, populasi di dalam penjara Gulag diperkirakan mencapai 2.625.000 orang. Dari tahun 1928-53, sekitar 14 juta orang pernah memasuki Gulag, dengan 4-5 juta orang menjadi buruh yang secara eksplisit tidak dianggap sebagai tahanan.

Karena jumlah tahanan yang sangat banyak, cuaca yang sangat dingin, dan fasilitas yang sangat buruk, kematian di penjara Gulag sudah menjadi hal yang biasa. Sebuah artikel dalam surat kabar yang diterbitkan pada tahun 1890, yang berjudul "The Horror of Siberian Prison Life" memublikasikan angka kematian yang berasal dari penjara Tomsk.

Penjara Tomsk hanya memiliki cukup ruang untuk menampung 275 tahanan yang sakit, namun jumlah orang sakit yang masuk ke dalamnya sering melebihi daya tampung tersebut.

Misalnya pada tahun 1887, 512 tahanan dinyatakan menderita demam tifoid, namun karena tidak ada cukup ruangan, beberapa di antaranya dipindahkan ke luar penjara yang bersuhu hampir beku. Secara alami, angka kematian di Tomsk agak tinggi, dengan 360 hingga 400 orang dimakamkan setiap tahunnya.

2. Terdapat banyak kamp Gulag di seluruh wilayah Uni Soviet

7 Fakta Mengerikan tentang Gulag, Kamp Konsentrasi Warisan Uni Sovietlithub.com

Sejak tahun 1500-an, para penguasa Rusia mulai membuang para pemberontak ke Siberia untuk melakukan kerja paksa di tambang yang baru saja dibuka. Namun sistem Gulag sendiri baru dibuat pada masa pra-revolusi Rusia. Tsar pertama yang mengasingkan para penjahat ke Siberia pada abad ke-17 hanya membuat sistem hukuman yang dikenal sebagai Katorga.

Sejarawan telah menemukan 476 kamp berbeda yang menjadi bagian dari sistem Gulag dan tersebar di seluruh wilayah Uni Soviet. Namun Gulag pertama bukanlah di Siberia, melainkan sebuah kamp bernama Solovki.

Didirikan pada tahun 1932, kamp ini terletak di Kepulauan Solovetsky di Laut Putih dekat Skandinavia. Namun tidak seperti kamp Gulag lainnya, kamp itu terlalu dekat dengan perbatasan luar Rusia, sehingga beberapa tahanan bisa melarikan diri.

Wilayah Kolyma di bagian timur jauh Rusia, mungkin menjadi wilayah yang paling terkenal dari sistem Gulag, dan menjadi rumah bagi sekitar 100 kamp yang berbeda. Julukan wilayah ini adalah "Tanah Emas dan Maut," karena cadangan emas yang sangat besar berbanding sepadan dengan jumlah nyawa yang hilang di sana (korban mencapai lebih dari 3 juta orang).

Di dalam Gulag, ada juga sebuah kamp khusus yang didirikan untuk pengembangan senjata atom. Banyak tahanan yang dikirim ke fasilitas ini untuk menambang uranium dan menyiapkan tempat untuk pengujian bom. Beberapa kelompok tahanan juga dipaksa membersihkan lokasi setelah tes dan mendekontaminasi daerah tersebut. Kamp ini tetap dipakai sampai Stalin meninggal.

Baca Juga: 7 Fakta The Night Witches, Hantu Langit Uni Soviet

3. Kondisi penjara yang mengerikan

7 Fakta Mengerikan tentang Gulag, Kamp Konsentrasi Warisan Uni Sovietpinterest.com

Seperti yang sudah disebutkan di atas, kepadatan adalah masalah besar di Gulag. Pada tahun 1888, dilaporkan bahwa salah satu kamar sel dipakai untuk menampung 35 pria. Saat ini, 160 orang mungkin akan ditempatkan dalam satu ruangan yang sama.

Salah satu penjara yang memiliki kondisi mengerikan adalah penjara Tyumen. Menurut laporan yang didapat dari National Library of Australia, para tahanan hanya diberi sel dengan platform kayu yang dibangun sekitar 0,6 meter di atas tanah. Para tahanan pria akan berbagi platform tidur yang disebut nare ini pada malam hari.

Tidak ada bantal, tidak ada kasur, dan tidak ada selimut. Para terpidana tidur dengan pakaian lengkap agar tetap hangat. Satu-satunya barang lain di setiap sel adalah bak kayu untuk penggunaan kamar mandi.

Selain itu, para tahanan juga sering diikat di ranjang atau dipaksa untuk mengenakan rantai dan bola besi di kakinya. Pada tahun 1903, seorang perwira Rusia yang dijatuhi hukuman 12 tahun di Nestchink, melaporkan bahwa ia mengenakan bola besi dan rantai di pergelangan kakinya sepanjang siang dan malam.

Dia dan para tahanan lain di kamarnya juga mengenakan hal serupa di tempat tidur. Mereka juga harus memakai rantai ketika bekerja di tambang tembaga selama sepuluh jam. Selama bekerja, ia dan tahanan lainnya diizinkan istirahat tiga atau empat kali selama shift mereka.

Kehidupan tahanan wanita juga tidak lebih baik dari tahanan pria. Jika belum menikah, para tahanan wanita yang dikirim ke penjara Sakhalin akan segera dikirim ke ruang barak. Terpidana pria yang lajang kemudian diizinkan masuk dan memilih salah satu di antaranya untuk dijadikan istri. Juga ada banyak cerita tentang tahanan wanita yang dipukuli, dicambuk, dan disiksa selama berada di dalam Gulag.

4. Tidak ada kontak dengan dunia luar

7 Fakta Mengerikan tentang Gulag, Kamp Konsentrasi Warisan Uni Sovietcommons.wikimedia.org

Sebuah surat kabar dari New South Wales sempat menerbitkan sebuah artikel yang menarik pada tahun 1952, tentang seorang wanita Polandia yang pergi ke Rusia untuk mengunjungi teman-temannya dan kemudian ditangkap oleh pihak berwenang Rusia.

Artikel itu tidak menyebutkan kejahatan apa yang dituduhkan kepadanya, tetapi wanita itu langsung dikirim ke kamp kerja Siberia selama setahun.

Saat berada di sana, salah satu keluhan terbesarnya adalah bahwa dia tidak diizinkan untuk berhubungan dengan dunia luar. Para tahanan bahkan tidak diizinkan untuk tahu jam berapa sekarang atau hari apa dalam minggu itu.

5. Kerja paksa untuk membuat Kanal Laut Putih

7 Fakta Mengerikan tentang Gulag, Kamp Konsentrasi Warisan Uni Sovietmeduza.io

Gulag bertujuan untuk memanfaatkan tahanan mereka semaksimal mungkin pada setiap proyek konstruksi di seluruh Uni Soviet. Salah satunya adalah proyek Kanal Laut Putih-Baltik, yang dibangun selama 20 bulan (1931-1933). Kanal sepanjang 227 kilometer ini menghubungkan Laut Putih ke Danau Onega.

Walau menggunakan alat-alat modern, pembuatan kanal ini tetap menjadi pekerjaan yang sulit, tetapi kanal itu sebagian besar digali dengan alat-alat seperti sekop, kapak, dan gerobak dorong.

Dikutip dari laman Telegraph, jumlah korban jiwa dari proyek ini tidak diketahui, tetapi para sejarawan memperkirakan bahwa antara 25.000 dan 100.000 jiwa meninggal dalam proses tersebut.

Para tahanan tidak hanya digunakan untuk menjadi buruh kasar, karena para insinyur yang mendesainnya adalah tahanan juga. Mirisnya lagi, kanal ciptaan mereka terlalu dangkal untuk digunakan oleh kapal-kapal besar, dan perairan di sekitarnya membeku selama setengah tahun.

Para tahanan tentu tidak merasa bangga dengan pekerjaan mereka yang gagal. Kanal itu dibangun dengan buruk, yang bahkan sudah mulai rusak saat pertama kali selesai dibangun.

6. Polisi rahasia Soviet

7 Fakta Mengerikan tentang Gulag, Kamp Konsentrasi Warisan Uni Sovietpinterest.com

NKVD (Komisariat Rakyat untuk Urusan Dalam Negeri) bertanggung jawab atas pengiriman para tahanan ke Gulag. NKVD juga memiliki cabang polisi rahasia bernama OGPU, yang bertanggung jawab atas penindasan massal terhadap etnis minoritas dan pembangkang politik dalam Uni Soviet.

Selama masa pemerintahan Stalin, tidak ada batasan untuk penganiayaan tersebut. Di bawah rezimnya, Gereja Ortodoks Rusia, Katolik Yunani, Katolik Latin, Muslim dan populasi Yahudi Rusia turut menjadi sasaran NKVD. Stalin juga akan memenjarakan siapa pun yang ia curigai, bahkan jika mereka adalah anggota dari Partai Komunis Soviet.

7. Gulag di Korea Utara

7 Fakta Mengerikan tentang Gulag, Kamp Konsentrasi Warisan Uni Sovietthesun.co.uk

Uni Soviet bukan satu-satunya tempat di mana Gulag digunakan untuk menahan orang yang membangkang terhadap rezim yang berkuasa. Diketahui bahwa Korea Utara juga memiliki kompleks Gulag yang cukup besar.

Kamp No. 16 yang dikenal sebagai kamp Hwasong, adalah kompleks seluas 200 mil persegi yang dapat menampung lebih dari 200.000 tahanan. Di dalam kamp ini, banyak tahanan yang memakan rumput dan serangga untuk bertahan hidup.

Sedangkan di kamp No. 22 (yang dikenal sebagai kamp Hoeryong), para tahanan secara rutin bekerja di bawah penyiksaan sampai mati. Kelaparan adalah hal yang wajar di sini, dan para tahanan biasa memakan ular, katak, tikus, dan bahkan memilah kotoran hewan untuk mendapatkan nutrisi tambahan.

Pada tahun 2014, PBB mengeluarkan laporan tentang berbagai pelanggaran HAM yang terjadi di Korea Utara. Salah satu kesaksian dalam laporan itu adalah milik Kim Kwang-Il, seorang lelaki berusia 48 tahun yang ditangkap setelah menghabiskan tiga tahun di gulag karena menyelundupkan kacang pinus melintasi perbatasan.

Dilansir dari laman The Atlantic, Kim menerbitkan sebuah buku tentang masa hukumannya dan menampilkan berbagai gambar penyiksaan yang dilakukan di dalam gulag. Salah satu gambarnya menampilkan para tahanan lelaki yang dipaksa untuk mengambil posisi menyakitkan dan menahannya sampai mereka berhasil mengisi gelas di bawahnya dengan keringat mereka sendiri sampai penuh.

Nah, itu tadi 7 fakta mengerikan tentang Gulag. Secara umum, Gulag tidak merujuk pada kamp-kamp konsentrasi, melainkan sistem kerja paksa yang dibuat oleh Uni Soviet itu sendiri. Gulag juga tidak harus berada di wilayah Soviet, karena banyak ungkapan seperti "Gulag Korea Utara" atau "Gulag Indonesia" yang berlokasi di Pulau Buru.

Baca Juga: 7 Fakta Spandau Prison, Penjara Khusus untuk Pejabat Penting Nazi

Shandy Pradana Photo Community Writer Shandy Pradana

"Verba volant, scripta manent." Rock n' Roll enthusiast. Cinephile.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Aswati

Just For You