Comscore Tracker

Momok Manusia Purba, 7 Hewan Ini Pernah Memburu Leluhur Kita

Dari ular, buaya, sampai hyena purba

Sebelum akhirnya menjadi predator puncak, manusia sempat diteror oleh beberapa hewan yang hidup di sekelilingnya. Sepanjang sejarah evolusi, primata purba, hominin, dan nenek moyang kita, Homo sapiens,  pernah menjadi "menu utama" bagi para predator.

Lalu, hewan apa sajakah yang pernah memburu leluhur kita? Mari kita simak daftarnya di bawah ini.

1. Harimau sabre-toothed

Momok Manusia Purba, 7 Hewan Ini Pernah Memburu Leluhur KitaHarimau sabre-toothed via nationalgeographic.com

Kita mungkin mengenal sosok harimau saber-toothed bernama Diego dari film Ice Age yang tampaknya cukup ramah bagi manusia purba. Namun di masa lampau, hewan bertaring tajam ini tidak segan-segan untuk mengunyah manusia purba setiap kali mendapat kesempatan.

Pada tahun 2015, para arkeolog menemukan fosil gigi dan tulang berusia 300.000 tahun dari dua harimau saber-toothed di Schoningen, Jerman. Mereka kemudian mengungkapkan kalau hewan itu pernah hidup di dekat Homo heidelbergensis.

Penemuan fosil lainnya di Gurun Djurab, Chad, mengungkapkan kalau Sahelanthropus tchadensis, kemungkinan nenek moyang manusia dan simpanse yang hidup antara 6,5 ​​dan 7,5 juta tahun lalu, hidup di dekat tiga spesies kucing bertaring tajam, termasuk Machairodus kabir.

Sejarawan percaya kalau kucing bertaring tajam pernah memburu S. tchadensis seperti yang dilakukan oleh predator lainnya.

2. Ular purba

Momok Manusia Purba, 7 Hewan Ini Pernah Memburu Leluhur Kitabehance.net

Mungkin sedikit masuk akal jika manusia modern memiliki ketakutan bawaan pada ular, terlebih jika ketakutan itu terbentuk dari hasil evolusi. Menurut para peneliti, ular dan primata telah hidup bersama selama kurang lebih 100 juta tahun, di mana ular memangsa primata dan menganggapnya sebagai sumber makanan.

Menurut Lynne Isbell dari Universitas California, rasa takut ditelan bulat-bulat oleh ular membuat primata purba mengembangkan otak yang lebih besar dan mata yang lebih tajam. Mereka mungkin sudah bisa melihat predator lain dari jarak yang jauh, tetapi pergerakan ular lebih sulit diprediksi karena mereka merayap di tanah.

Primata awal mungkin berevolusi untuk melihat warna dan pergerakan dalam 3-D agar mereka dapat menghindari serangan ular. Sekitar 60 juta tahun yang lalu, ular berbisa pertama berevolusi, di mana racun mereka berfungsi untuk "mengalahkan" penglihatan primata yang sudah berkembang.

Sebagai gantinya, primata purba mengembangkan otak yang semakin besar untuk memproses informasi visual dengan lebih cepat. Ular dan manusia tetap menjadi musuh bebuyutan sampai hari ini, meskipun kita semua setuju kalau manusia sekarang lebih unggul dari ular.

3. Buaya purba

Momok Manusia Purba, 7 Hewan Ini Pernah Memburu Leluhur Kitafoxnews.com

Crocodylus anthropophagus adalah buaya purba yang pernah yang memburu manusia purba dan hominin 1,84 juta tahun yang lalu. Kesukaan mereka terhadap daging manusia bahkan terbukti dalam namanya, anthropophagus, yang berarti "pemakan manusia."

Sejarawan percaya kalau buaya ini bersembunyi di bawah sungai atau rawa lalu melompat untuk menangkap mangsanya yang sedang minum. Selain anthropophagus, spesies buaya lain yang pernah memburu leluhur kita adalah Crocodylus thorbjarnarsoni.

Menurut penggalian arkeologi, buaya ini hidup di Danau Turkana, Kenya, antara dua dan empat juta tahun yang lalu. Tubuh C. thorbjarnarsoni sendiri dapat tumbuh sampai 8,3 meter, menjadikannya buaya terbesar yang pernah hidup di Bumi. Sebagai perbandingan, buaya terbesar yang hidup saat ini memiliki panjang 6,1 meter.

Baca Juga: 5 Hewan Predator yang Jadi Mangsa Predator Lain, Ada yang Saling Makan

4. Beruang gua

Momok Manusia Purba, 7 Hewan Ini Pernah Memburu Leluhur Kitathetimes.co.uk

Beruang gua atau Ursus spelaeus pertama kali muncul sekitar 100.000 tahun yang lalu dan punah sekitar 25.000 tahun yang lalu. Bisa dibilang kalau beruang gua adalah hewan pertama yang punah akibat manusia.

Beruang ini hidup di benua Eropa dan sering berhibernasi di gua-gua pada musim dingin. Orang-orang yang hidup di Abad Pertengahan sering salah mengira dan menganggap kalau fosil beruang gua adalah fosil seekor naga.

Beruang gua hidup berdampingan dengan Neanderthal hingga kedatangan leluhur manusia modern ke Eropa 40.000 tahun yang lalu. Kedua spesies Homo ini berbagi gua yang sama dengan beruang gua. Mereka akhirnya saling membunuh untuk merebutkan sumber makanan dan tempat berlindung.

5. Elang Haast

Momok Manusia Purba, 7 Hewan Ini Pernah Memburu Leluhur Kitanzherald.co.nz

Folklor dari Maori mengisahkan seekor burung besar yang suka berburu dan memakan bayi manusia berabad-abad yang lalu. Suku Maori menyebut burung itu Te Hokioi (atau Pouakai), tetapi para ilmuwan percaya bahwa itu adalah elang Haast atau elang Harpagornis. 

Seperti yang dikatakan suku Maori tentang Te Hokioi, elang Haast mampu menangkap anak-anak manusia. Sebenarnya, mereka juga dapat membunuh manusia dewasa, karena mangsa utama elang itu adalah moa, seekor burung besar yang tidak bisa terbang yang ukurannya lebih besar dari manusia.

Elang Haast adalah apex predator di Selandia Baru. Tingginya sekitar 0,9 meter, panjang 1,5 meter, dan berat 14 kilogram. Ia memiliki rentang sayap 3 meter, di mana paruh serta cakarnya berukuran dua kali lebih besar dari elang terbesar yang hidup saat ini.

Secara tidak langsung, suku Maori telah menyebabkan punahnya elang Haast ketika mereka memburu moa hingga punah. Elang Haast punah sekitar tahun 1400 karena tidak ada lagi mangsa yang cukup besar untuk memuaskan rasa lapar mereka.

6. Hyena purba

Momok Manusia Purba, 7 Hewan Ini Pernah Memburu Leluhur Kitahms.harvard.edu

Pada tahun 1994, para arkeolog menemukan tulang paha Homo rhodesiensis berusia 500.000 tahun di sebuah gua di Casablanca, Maroko. Homo rhodesiensis adalah subspesies dari Homo heidelbergensis, yang diyakini sebagai nenek moyang Neanderthal dan Sapiens.

Pada abad ke-21, para arkeolog baru menyadari kalau fosil manusia purba itu telah rusak parah karena dikunyah oleh spesies hyena yang sudah punah. Para ilmuwan percaya manusia dan hyena purba pernah tinggal bersama di dalam gua, meskipun mereka tidak dapat memastikan apakah keduanya tinggal pada waktu yang bersamaan atau tidak.

7. Spesies Homo lainnya

Momok Manusia Purba, 7 Hewan Ini Pernah Memburu Leluhur Kitacsmonitor.com

Seperti dilansir dari Live Science, para arkeolog telah menemukan beberapa fosil Neanderthal yang dimangsa secara kanibal di Eropa. Namun, mereka tidak pernah berpikir kalau Neanderthal akan terus memakan sesamanya. Sebaliknya, mereka menduga kalau Sapiens lah yang telah memburu Neanderthal sampai punah.

Mereka bependapat kalau kalori dari satu tubuh manusia tidak akan cukup untuk menopang manusia lainnya. Sebagai perbandingan, seekor kuda mengandung 200.000 kalori sementara manusia hanya mengandung 32.000 kalori.

Memang, Neanderthal mengandung lebih banyak kalori karena massa otot mereka lebih besar. Selain itu, beberapa fosil yang ditemukan menunjukkan kalau Neanderthal telah memakan banyak Neanderthal lainnya sekaligus. Para peneliti menduga kalau Neanderthal membunuh saudaranya sendiri karena kelaparan, ritual, atau untuk membela diri.

Setelah membaca artikel di atas, kalian pun akan bersyukur karena telah hidup di era modern ini. Bayangkan jika kalian hidup di masa lampau bersama hewan-hewan di atas. Cukup mengerikan, bukan?

Baca Juga: 5 Fakta Beruang Coklat, Hewan Buas yang Terlihat Lucu

Shandy Pradana Photo Verified Writer Shandy Pradana

"I don't care that they stole my idea. I care that they don't have any of their own." - Tesla // I am a 20% historian, 30% humanist, and 50% absurdist // For further reading: linktr.ee/pradshy

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Merry Wulan

Berita Terkini Lainnya