Comscore Tracker

Astronom Deteksi Sinyal Misterius di Ruang Angkasa, Apa Itu?

Apakah teori keberadaan alien semakin kuat?

Sudah 400 tahun semenjak Galileo Galilei pertama kali menciptakan teleskop yang dapat digunakan untuk melihat jauh ke dalam langit di atas sana. Para astronom telah mengungkap sebagian misteri dari kosmos. Mereka telah melihat komet menimpa planet, hingga bahkan samudra yang berada di bulan-bulan.

Ruang angkasa memang masih menjadi misteri yang keberadaannya sulit dipecahkan, namun juga menarik untuk diungkap. Seperti laporan mengenai sinyal radio misterius yang ditangkap oleh ilmuwan di Kanada. Seperti apa kejadiannya?

1. Adanya fast radio bursts

Astronom Deteksi Sinyal Misterius di Ruang Angkasa, Apa Itu?Cbc.ca

Dilansir dari The New York Times, para peneliti asal Kanada baru-baru ini berhasil menemukan FRB atau fast radio bursts yang tertangkap oleh teleskop mereka. Sumber pasti dari sinyal tersebut masih belum diketahui, namun kali ini sinyal tersebut datang dari sumber yang sama yang pernah tertangkap sebelumnya.

Diperkirakan jarak dari sumber sinyal tersebut adalah 1,5 milyar tahun cahaya. Hal ini seperti ini pernah dilaporkan sebelumnya oleh teleskop yang berbeda.

2. Bentuk dari fast radio bursts

Astronom Deteksi Sinyal Misterius di Ruang Angkasa, Apa Itu?Fiercewireless.com

FRB adalah cahaya yang pendek, terang dari kilatan-kilatan gelombang radio yang datang dari hampir setengah jagad raya. Sejauh ini, para ilmuwan telah mendeteksi sekitar 60 sinyal FRB tunggal dan dua yang berulang.

FBR dipercaya masih ada banyak di luar sana dan setiap hari selalu muncul di langit. 

Baca Juga: Tiongkok Berhasil Daratkan Pesawat Ruang Angkasa di Sisi Jauh Bulan

3. Makna dari sinyal yang berulang ini

Astronom Deteksi Sinyal Misterius di Ruang Angkasa, Apa Itu?Pixabay.com/tombud

Dengan adanya lebih banyak sinyal yang berulang diharapkan dapat segera memecahkan misteri ini, dari mana asal sinyal tersebut dan apa yang menyebabkannya.

"Mengetahui bahwa ada yang lain, menunjukkan bahwa mungkin ada lebih banyak di luar sana," kata Ingrid Stairs, seorang astrofisika dari University of British Columbia (UBC), dikutip dari BBC.

Ditemukannya sinyal kedua ini disinyalir mirip dengan properti sinyal sebelumnya. Shriharsh Tendulkar dari McGill University mengungkapkan pendapatnya, "Hal ini menunjukkan kepada kita tentang properti dari repeater sebagai sebuah populasi."

4. Teori keberadaan alien

Astronom Deteksi Sinyal Misterius di Ruang Angkasa, Apa Itu?Pixabay.com/kellepics

Ada banyak spekulasi mengenai dari mana sinyal FRB tersebut berasal. Salah satunya yang pasti dikaitkan adalah pendapat mengenai peradaban dari alien. Diwartakan oleh The Guardian, ahli astronom asal Harvard, Avi Loeb telah memberikan pendapat bahwa FRB kemungkinan adalah sinar energi kuat yang digunakan pada pesawat ruang angkasa alien.

Kemudian, pada 2017, ada Oumuamua yang berbentuk seperti cerutu meluncur ke tata surya dan menjadi objek antarbintang pertama yang diketahui melakukannya. Hal itu memicu spekulasi bahwa itu adalah pesawat ruang angkasa yang jatuh.

5. Pendapat para ahli mengenai teori alien

Astronom Deteksi Sinyal Misterius di Ruang Angkasa, Apa Itu?Pixabay.com/Pawel86

Chris French, kepala Unit Penelitian Psikologi Anomalistik di Goldsmiths, University of London mengatakan bahwa itu adalah hal alami bagi manusia untuk berspekulasi tentang alien di belakang setiap misteri kosmos.

Duncan Lorimer, seorang astrofisikawan di West Virginia University, menemukan FRB pertama pada 2007, awalnya berpikir bahwa sinyal tersebut bisa jadi berasal dari makhluk asing.

"Kami benar-benar memikirkan alien," katanya. “Kami hanya punya satu objek. Kami mencari pola dalam sinyal dan tidak dapat menemukan apa pun, tetapi kami benar-benar mempertimbangkannya."

Mendiang astronom Carl Sagan cukup memahami dilema para peneliti mengenai hal ini. Para peneliti khawatir jika terlalu berpikir terbuka, atau jika terlalu berpikir tertutup mereka akan melewatkan suatu hal.

Baca Juga: Bukan Planet, 10 Bulan Ini Berpotensi Menjadi Rumah Kedua Manusia

Maya Photo Community Writer Maya

A teen aspiring writer

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Paulus Risang

Just For You