5 Fakta Ilmiah tentang Rindu, Bahaya dan Solusinya

Rindu itu berat, benarkah?

Rindu itu berat, biar aku saja... kata Dilan. Nyatanya memang kerinduan kepada seseorang baik pasangan, orang tua maupun orang terdekat tidak dapat dihindari. Apalagi saat ada jarak yang memisahkan, rasanya ingin segera dipertemukan. Nah, tahukah kamu bahwa rindu atau kangen itu tercipta berkaitan dengan proses yang ada di tubuh manusia? Rindupun juga tak selamanya baik karena ada bahaya yang mengintai. Simak penjelasan berikut ini ya!

1. Berjauhan dengan seseorang menyebabkan proses pembentukan beberapa hormon di tubuh berubah, itulah sebabnya rindu terjadi

5 Fakta Ilmiah tentang Rindu, Bahaya dan Solusinyaunsplash.com/brookecagle

Menurut  Clarissa Silva (Behavioral scientist, relationship coach) , selain estrogen dan testosteron, tubuh akan memproduksi hormon dopamin, serotonin dan oksitosin. Ketika seseorang sedang jatuh cinta, maka tubuh akan dengan mudah memproduksi hormon tersebut, sebaliknya saat berjauhan, produksi hormon tersebut akan mereda. Inilah sebabnya terjadi rasa rindu serta keinginan untuk bertemu seseorang yang dicintai. 

Gabrille Lichtermen dari Hormone Horoscope  menjelaskan bahwa hormon dopamin berkaitan dengan rasa bahagia, sakit dan hasrat maka jika bersama dengan orang yang dicintai, rasa bahagia akan mendominasi. Hal ini berkaitan dengan hormon serotonin yang berperan sebagai pengendali stres, nasfsu makan dan suasana hati. Saat dekat maka yang terbentuk adalah suasana hati yang ceria dan tidak terjadi stres, dan sebaliknya jika jauh dari pasangan maka bisa menimbulkan rasa stres dan memunculkan khawatir. Kedua hormon tersebut mempengaruhi hormon oksitosin yang terkait dengan ikatan emosional antar seseorang. Maka dari itu, saat bertemu seseorang yang dirindukan akan terasa melegakan dan penuh kebahagiaan. 

2. Kecanduan rindu bisa berbahaya untuk kesehatan dan aktivitas sehari-hari loh!

5 Fakta Ilmiah tentang Rindu, Bahaya dan Solusinyapexels.com/energepic.com

Salah satu hormon yang berpengaruh terhadap rindu adalah serotonin yang salah satu perannya adalah pengendali stres. Nah, ketika rindu berlebihan akan menyebabkan perasaan tidak bahagia dan semakin stres memikirkan.

Sayangnya orang tidak sadar bahwa stres akan menyebabkan banyak dampak negatif untuk keseharian dan kesehatan, di antaranya susah fokus, emosi menjadi tak terkendali, sulit melindungi dari serangan penyakit dan mempengaruhi hormon yang lain. Dampak nyatanya adalah terjadi peningkatan produksi hormon kortisol yang menyebabkan otak bekerja aktif melawan penyebab stres dan ini akan berdampak ke kualitas tidur yang rendah.

3. Rindu yang terlalu dalam dapat mempengaruhi sebuah hubungan

5 Fakta Ilmiah tentang Rindu, Bahaya dan Solusinyaunsplash.com/Toa Heftiba

Hari ini baru saja ketemu, malamnya sudah rindu, besok paginya rindu lagi, dan hampir tidak pernah tidak merasa rindu. Hal ini bisa membuat pasangan atau orang terdekat menjadi kepikiran dan menjadikan Ia tidak fokus dengan rutinitas pekerjaannya.

Selain itu, selalu rindu membuat pasangan tidak memiliki jeda untuk saling merindukan, hingga keduanya akan menyadari tidak ada perbedaan mana yang rindu sebenarnya dan hanya sekadarnya. Jadi kalau kamu selalu merasa rindu dengan orang terdekatmu, tahan untuk tidak selalu bilang ya, bukan tentang bosan mendengar kata rindu, tapi lebih menghormati agar Ia bisa fokus dengan rutinitasnya dan produktif terhadap pekerjaannya.  

Baca Juga: 5 Gestur & Kebiasaan Cewek Ketika Rindu Pasangannya

4. Berpikir dan beraktivitas kreatif dapat menjadi obat rindu

5 Fakta Ilmiah tentang Rindu, Bahaya dan Solusinyapexels.com/rawpixel

Untuk kembali menghadirkan hormon dopamin, bisa kita lakukan dengan berpikir dengan berkreasi. Sebab dengan itu otak akan senantiasa digunakan dan bisa menimbulkan perasaan bahagia. Waktu luang yang banyak dan tidak melakukan apa-apa bisa menimbulkan ingatan kepada orang terdekat, jadi mengisi waktu dengan kegiatan adalah solusi efektifnya. 

5. Rindu itu wajar, tapi jangan sampai berlebihan

5 Fakta Ilmiah tentang Rindu, Bahaya dan Solusinyapexels.com/ramtin-ak-163854

Sesekali rindu itu wajar dan dapat menjadi perekat dalam suatu hubungan, namun jangan sampai rindu itu berlebihan dan menimbulkan efek negatif berkepanjangan. Akan lebih baik jika disibukkan dengan kegiatan apapun agar terhindar dari  terlalu sering rindu kepada orang tersayang.

Nah, seberapa dalam rindumu saat ini dengan orang terdekat guys? Semoga masih dalam taraf wajar dan tidak mengganggu kesehatan serta keseharianmu ya! 

Baca Juga: Bro, Ini 6 Hal Sederhana yang Bisa Kamu Lakukan Agar Cewek Rindu Terus

Vita Ayu Kusuma Dewi Photo Community Writer Vita Ayu Kusuma Dewi

Penjelajah dan pembelajar yang tidak bisa diam kalau ada waktu luang

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Siantita Novaya

Just For You