Comscore Tracker

Mengatasi Philophobia: Apakah Orang yang Takut Mencintai Bisa Sembuh?

Jatuh cinta itu indah, tapi juga bisa jadi menakutkan

Tak semua orang nyaman dalam perasaan jatuh cinta. Bagi beberapa orang, jatuh cinta itu menyakitkan dan menakutkan. Perasaan ketakutan seperti ini dinamakan philophobia. Sesuai konteksnya, philophobia adalah ketakutan akan cinta atau terhubung secara emosional dengan orang lain.

Nah, seperti apa tanda orang yang terkena philophobia dan apakah mungkin dia bisa sembuh? Mari kita baca lebih lanjut lagi.

1. Gejala philophobia

Mengatasi Philophobia: Apakah Orang yang Takut Mencintai Bisa Sembuh?unsplash.com/Jonathan Rados

Philophobia berbeda dengan gangguan kecemasan sosial. Philophobia adalah rasa takut seseorang untuk membentuk hubungan yang mendalam dan bersifat romantis pada orang lain. Namun untuk hubungan yang lainnya, dia biasa saja. Sedangkan gangguan kecemasan sosial, umumnya dipicu pada situasi tertentu.

Berikut gejala orang yang menderita philophobia ketika dipaksa berhubungan dengan orang lain:

  • Berkeringat lebih.
  • Detak jantung jadi lebih cepat.
  • Sulit bernafas.
  • Tubuh mendadak kaku.
  • Mual.
  • Perasaan takut atau panik yang intens.

Sekilas, gejala philophobia ini hampir sama seperti saat ketika kamu bertemu dengan gebetanmu. Namun orang yang menderita philophobia, akan merasakan hal ini terus menerus hingga membuat kesehatannya memburuk.

2. Dipicu oleh trauma masa kecil

Mengatasi Philophobia: Apakah Orang yang Takut Mencintai Bisa Sembuh?unsplash.com/Kat J

Tidak ada phobia yang mendadak muncul tanpa dipicu sesuatu, sama seperti philophobia juga. Dilansir dari Delphi Behavioral Health Group dan Mayo Clinic, philophobia umum diderita oleh orang yang masa kecilnya berturut-turut ditinggalkan.

Scott Dehorty mencontohkan, anak ketika ditinggal secara mendadak tanpa penjelasan apa pun oleh orangtua, atau oleh kakek neneknya yang dekat dengannya, bisa saja menderita philophobia. Apalagi jika anak tersebut dipaksa hidup sendirian tanpa ada orang yang dipercaya untuk mendampinginya. Reaksi ketakutan yang dirasakan oleh anak, otomatis membuatnya menghindari segala bentuk hubungan agar tidak kembali merasakan sakit yang sama.

Selain dari trauma, Mayo Clinic juga menambahkan bahwa philophobia juga bisa dibentuk dari pendidikan orangtua. Misalnya, saat anak sejak kecil sudah diberi pengertian kalau orang di luar keluarga itu jahat, otomatis dia akan menjauhi segala bentuk hubungan ketika dewasa. Umumnya, hal ini dilakukan oleh single parent yang merasa tersakiti. Sehingga dia membentuk pemikiran anak agar tidak merasakan penderitaan yang sama.

Baca Juga: 10 Jenis Phobia yang Tanpa Kamu Sadari Ternyata Mengidapnya, Yuk Cek!

3. Mungkinkah philophobia bisa sembuh?

Mengatasi Philophobia: Apakah Orang yang Takut Mencintai Bisa Sembuh?unsplash.com/Christin Hume

Dilihat dari seberapa parah ketakutan yang dialami oleh orang philophobia, berikut adalah cara pengobatan untuk mengatasi philophobia:

  • Perubahan gaya hidup
    Untuk yang belum parah, biasanya orang philophobia diminta untuk mulai mengubah gaya hidupnya. Misal, disarankan untuk berolahraga, untuk lebih sering pergi menikmati alam, atau mempelajari teknik relaksasi seperti meditasi.
  • Terapi perilaku kognitif
    Terapi ini bertujuan untuk mengubah reaksi, pola pikir, dan respon seseorang, dari yang negatif menjadi positif. Sebelum memulai terapi, orang yang mengalami philophobia akan diajak untuk mencari penyebab phobia ini dulu. Setelah menemukan sumbernya, maka psikiater akan memberikan permasalahan what-if scenario. Di sini orang akan diminta untuk menggambarkan reaksi dan pemikiran akan beberapa hal yang berhubungan dengan phobianya.
  • Pengobatan
    Ada beberapa kasus di mana orang yang mengalami philophobia juga akan mengonsumsi antidepresan untuk kesehatan mentalnya. Hal ini biasanya dikombinasikan dengan pengobatan terapi, dan harus diresepkan oleh dokter.

4. Cara mendukung seseorang dengan philophobia

Mengatasi Philophobia: Apakah Orang yang Takut Mencintai Bisa Sembuh?unsplash.com/Priscilla Du Preez

Dalam keluarga, atau teman-temanmu, bisa saja ada yang punya ketakutan terhadap jatuh cinta. Jangan diejek, tapi lakukan hal berikut ini untuk mendukungnya:

  • Cari tahu lebih dalam lagi soal phobia tersebut.
  • Jangan menekan dia untuk melakukan hal-hal yang tidak siap dilakukannya.
  • Dukunglah sepenuh hati ketika dia mencoba berjuang.
  • Ajak dia mencari bantuan tenaga profesional ketika dirasa perlu.
  • Tanyakan pada dia apa yang bisa kamu bantu, daripada hanya menebak-nebak.

Meski kamu susah memahami bagaimana rasanya orang yang menderita philophobia, hal terbaik yang bisa kamu lakukan adalah jangan mengejeknya. Bagi seseorang dengan philophobia, bisa sukses berhubungan dengan orang lain itu perlu usaha yang keras. Jika kamu mengenal orang seperti ini, dukung dia dengan sepenuh hati.

Baca Juga: Kenali Chrometophobia, Phobia yang membuat Orang Takut dengan Uang

Winnie Hw Photo Community Writer Winnie Hw

We like to party, yeah yeah yeah~

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Just For You