Comscore Tracker

Sejarah Mobil Listrik: Bangkit, Redup dan Bangkit Kembali

Dah ada nih, konsepnya seratus tahun lalu

Jauh, sebelum mobil Tesla ada, konsep adanya mobil listrik sudah ada sejak seratus tahun yang lalu. 

Saat ini lebih dari 3 persen dari penjualan kendaraan baru, penjualan kendaraan listrik dapat tumbuh hampir 7 persen — atau 6,6 juta per tahun — di seluruh dunia pada tahun 2020, menurut laporan oleh Navigant Research

IDN Times mengutip dari beberapa narasumber untuk melihat kembali sedikit sejarah dari mobil listrik yang ada.

1. Dimulai dari tahun 1800-an

Sejarah Mobil Listrik: Bangkit, Redup dan Bangkit Kembaliilustrasi mobil kuno (pexels.com/matthew-leland)

Mengutip dari Energy, tidak ada waktu yang pasti kapan mobil listrik ini ditemukan. Namun pada tahun 1800-an dengan adanya terobosan oleh penemuan lain, kendaraan berbasis listrik mulai terlihat di jalanan. 

Pada awal 1800-an, para inovator di Hungaria, Belanda dan Amerika Serikat mulai mempermainkan konsep kendaraan bertenaga baterai dan menciptakan beberapa mobil listrik skala kecil pertama. 

Robert Anderson, seorang penemu Inggris, mengembangkan kereta listrik pertama sekitar waktu yang sama, baru pada paruh kedua abad ke-19 penemu Prancis dan Inggris membangun beberapa mobil listrik praktis pertama, mengutip dari Car and Driver. 

2. Mobil listrik pertama jalan di tahun 1890

Sejarah Mobil Listrik: Bangkit, Redup dan Bangkit Kembaliilustrasi mobil tua (pixabay.com/tama66)

Di Amerika Serikat, mobil listrik pertama yang sukses memulai debutnya sekitar tahun 1890 berkat William Morrison. William Morrison adalah seorang ahli kimia yang tinggal di Des Moines, Iowa. William membuat mobil listrik untuk enam orang. Kala itu, mobil listrik hanya mampu memiliki kecepatan tertinggi 14 mil per jam, kecepatan itu tidak lebih dari gerobak listrik, tetapi itu membantu memicu minat pada kendaraan listrik.

Selama beberapa tahun berikutnya, kendaraan listrik dari berbagai pembuat mobil mulai bermunculan di seluruh kota New York. Kala itu di masa kejayaannya, di New York sudah ada 60 taksi dengan tenaga listrik. Pada tahun 1900, mobil listrik berada pada masa jayanya, terhitung sekitar sepertiga dari semua kendaraan di jalan. Selama sepuluh tahun berikutnya, mereka terus menunjukkan penjualan yang kuat.

3. Kepopuleran mobil listrik

Sejarah Mobil Listrik: Bangkit, Redup dan Bangkit Kembaliilustrasi mobil listrik (pixabay.com/free-photos)

Pada tahun 1900-an mobil listrik ini mencapai masa kejayaanya. Karena kala itu orang-orang di Amerika mulai makmur karena ada kenaikan ekonomi yang signifikan. Di saat yang sama mereka juga beralih ke kendaraan dengan teknologi bensin. 

Tenaga uap adalah sumber energi yang teruji dan terbukti dapat diandalkan untuk memberi daya pada pabrik dan kereta api. Beberapa kendaraan self-propelled pertama di akhir 1700-an mengandalkan uap; namun butuh ratusan tahun hingga pada 1870-an untuk teknologi untuk orang-orang mengembangkan mobil. Sebagian karena uap tidak terlalu praktis untuk kendaraan pribadi. Kendaraan uap membutuhkan waktu penyalaan yang lama terkadang hingga 45 menit dalam musim dingin, kendaraan ini juga butuh diisi dengan air kembali membatasi jarak tempuhnya. Tapi ketika mobil listrik mulai beredar di pasaran, mereka juga harus bersaing dengan mobil bertenaga bensin pada 1800-an. 

Mobil listrik sebenarnya memiliki nilai tambah dibanding mobil bertenaga lainnya karena mereka tidak mengeluarkan polusi dan tidak mengeluarkan suara yang keras. 

Mobil listrik dengan cepat menjadi populer di kalangan penduduk perkotaan -- terutama perempuan. Karena semakin banyak orang memperoleh akses ke listrik pada tahun 1910-an, pengisian daya mobil listrik menjadi lebih mudah, menambah popularitas mereka di semua kalangan masyarakat.

Banyak inovator pada saat itu memperhatikan tingginya permintaan kendaraan listrik, mencari cara untuk meningkatkan teknologi. Misalnya, Ferdinand Porsche, pendiri perusahaan mobil sport dengan nama yang sama, mengembangkan mobil listrik yang disebut P1 pada tahun 1898.

Sekitar waktu yang sama, ia menciptakan mobil listrik hibrida pertama di dunia  ditemukan. Mobil itu dapat digunakan menggunakan tenaga listrik dan juga mesin gas.

Thomas Edison, salah satu penemu paling produktif di dunia, menganggap kendaraan listrik adalah teknologi yang terbaik dan bekerja untuk membangun baterai kendaraan listrik yang lebih baik. Henry Ford, yang berteman dengan Edison, bekerja sama dengan Edison untuk mengeksplorasi opsi untuk mobil listrik yang dapat dijangkau oleh seluruh orang pada tahun 1914, menurut Wired.

4. Mobil Henry Ford membuat demand mobil listrik menurun

Sejarah Mobil Listrik: Bangkit, Redup dan Bangkit Kembaliilustrasi Henry Ford (pixabay.com/sjb3949)

Salah satu yang membuat minat pada mobil listrik turun pada tahun 1908-an adalah mobil dari Henry Ford. Henry Ford memperkenalkan mobil Model T yang bertenaga bensin dan terjangkau kala itu. 

Pada tahun 1912, mobil besin memiliki harga US$650 atau Rp9,3 juta (sebelum adanya inflasi) sedangkan mobil listrik memiliki harga US$1,750 atau Rp25 juta (sebelum inflasi). Harga yang cukup signifikan itu membuat banyak orang lebih memiliki mobil bertenaga bensin, mengutip dari Energy.

Baca Juga: 7 Fakta Sarah Gilbert, Perempuan di Balik AztraZeneca 

5. Mulai bangkit kembali

Sejarah Mobil Listrik: Bangkit, Redup dan Bangkit Kembaliilustrasi electric car (pixabay.com/users/mmurphy_)

Mengutip dari Energy, setelah mengalami penurunan, mobil listrik memiliki penggemar lagi 30 tahun setelahnya. Mengapa? Karena pada akhir tahun 1960-an dan awal 1970-an ada kelonjakan harga minyak dan meningkatnya bensin  memuncak dengan Embargo Minyak Arab 1973. Hal itu menciptakan minat yang semakin besar untuk menurunkan ketergantungan Amerika Serikat pada minyak asing dan menemukan sumber bahan bakar dalam negeri.

Kongres mencatat dan mengesahkan Undang-Undang Penelitian, Pengembangan, dan Demonstrasi Kendaraan Listrik dan Hibrida tahun 1976, pada undang-undang itu, mereka ingin memberikan wewenang kepada Departemen Energi untuk mendukung penelitian dan pengembangan kendaraan dengan teknologi listrik dan hibrida. 

Di saat yang sama, banyak perusahaan mobil yang akhirnya membuat prototipe mobil listrik. Misalnya, General Motors mengembangkan prototipe untuk mobil listrik yang ditampilkan di Simposium Pertama Badan Perlindungan Lingkungan tentang Pengembangan Sistem Daya Polusi Rendah pada tahun 1973, dan American Motor Company memproduksi mobil Jeep untuk pengiriman barang bertenaga listrik yang digunakan oleh Layanan Pos Amerika Serikat di program percobaan 1975. Bahkan NASA membantu meningkatkan profil kendaraan listrik ketika penjelajah Lunar listriknya menjadi kendaraan berawak pertama yang mengemudi di bulan pada tahun 1971.

6. Masalah lingkungan

Sejarah Mobil Listrik: Bangkit, Redup dan Bangkit Kembaliilustrasi lingkungan (pexels.com/@singkham)

Nah, mobil listrik mulai menemukan kepopulerannya kembali pada tahun 1990-an. Kenaikan minat pada mobil listrik ini naik karena ada undang-undang udara bersih.

Pengesahan Amandemen Undang-Undang Udara Bersih 1990 dan Undang-Undang Kebijakan Energi 1992 — ditambah peraturan emisi transportasi baru yang dikeluarkan oleh Dewan Sumber Daya Udara California — membantu menaikkan minat orang-orang terhadap kendaraan dengan tenaga listrik, mengutip dari Energy. 

Akhrinya banyak pembuat mobil yang mulai membuat beberapa mobil andalan mereka yang populer memiliki tenaga listrik, tak hanya itu saja kendaraan bensin juga dapat menyamai kecepatan kendaraan bertenaga bensin.

Salah satu mobil listrik yang paling terkenal selama ini adalah GM EV1 yang diproduksi oleh General Motors, mobil yang banyak ditampilkan dalam film dokumenter 2006 'Who Killed the Electric Car?' Dengan jangkauan 80 mil dan kemampuan untuk berakselerasi dari 0 hingga 50 mil per jam hanya dalam tujuh detik, EV1 dengan cepat mendapatkan banyak penggemar. Tetapi karena biaya produksi yang tinggi, EV1 tidak dapat diproduksi secara komersial, dan GM menghentikan penelitiannya pada tahun 2001.

Dengan ekonomi yang berkembang pesat, banyak orang-orang yang lebih makmur dan harga bahan bakar juga turun pada akhir 1990-an sehingga banyak dari mereka tidak terlalu khawatir dengan berapa borosnya kendaraan mereka. Nah sejak itu banyak insinyur, ilmuwan yang didukung oleh Departemen Energi untuk meningkatkan teknologi kendaraan listrik termasuk mobil dengan baterai. 

7. Awal baru untuk mobil listrik

Sejarah Mobil Listrik: Bangkit, Redup dan Bangkit Kembaliilustrasi mobil Prius (pexels.com/darkhanbaatar-baasanjav)

Meski mengalami naik turun, mobil listrik tidak akan ke mana-mana dan akan terus berkembang. Salah satu mobil pertama dengan teknologi listrik hibrida yang masuk di pasaran adalah Toyota Prius yang dirilis pada tahun 1997. Pada tahun 2000, Prius akhirnya dirilis secara luas di seluruh dunia. Toyota baterai hidrida logam nikel yang kala itu juga didukung oleh Departemen Energi, Toyota Prius juga salah satu mobil hibrida terlaris. 

Diikuti dengan kala itu startup Tesla pada tahun 2006 yang berencana membuat mobil sport mewah bertenaga listrik. Pada tahun 2010, Tesla mendapatkan dana US$465 juta atau Rp6,6 triliun pinjaman dari Kantor Program Pinjaman Departemen Energi, mengutip dari Energy.

Selain itu, banyak produk-produk mobil lainnya yang juga mengubah konsep mereka menjadi hibrida, seperti BMW, Mitsubishi, Volvo dan masih banyak lagi, seperti yang dikutip dari Reuters.  Karena emisi dari mobil sendiri cukup bahaya untuk lingkungan kita dan juga kesehatan kita.

Menurut Union of Concerned Scientist, emisi mobil dapat mengeluarkan nitrogen oxides, carbon monoxideNitrogen monoxide dapat menyebabkan hujan acid yang berdampak pada lingkungan dan juga kesehatan. Sedangkan carbon monoxide akan berdampak pada kesehatan manusia dan dapat mempengaruhi kesehatan manusia terutama pada sistem pernapasan.

Dan itulah sejarah dari mobil listrik, bagaimana, apakah kalian berniat untuk membeli mobil listrik? Sampaikan pendapat kalian di kolom komentar, ya!

Baca Juga: 5 Fakta Menarik seputar Sejarah Sriwijaya, Kerajaan Maritim Terkuat!

Topic:

  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya