Comscore Tracker

Bekas Kerajaan, Ini 5 Situs Warisan Dunia UNESCO di Tunisia

Dari kekuasaan kerajaan Romawi sampai kekhalifahan Muslim

Tunisia merupakan negara yang terletak di Benua Afrika bagian utara yang berbatasan langsung dengan Laut Mediterania. Tunisia memiliki banyak sekali bangunan bersejarah, mulai dari peninggalan kerajaan Romawi sampai terdapat pula peninggalan dari kekhalifahan Islam.

Bangunan bersejarah tersebut tidak hanya menjadi ikon bagi negara Tunisia, tetapi juga masuk ke dalam Situs Warisan Dunia UNESCO. Berikut lima situs warisan dunia UNESCO di Tunisia yang wajib untuk dikunjungi.

1. Amfiteater El Jem

Bekas Kerajaan, Ini 5 Situs Warisan Dunia UNESCO di TunisiaAmfiteater El Jem (pixabay.com/Pixi0815)

Amfiteater yang terletak di Kota El Djem ini merupakan amfiteater bersejarah dari peninggalan bangsa Romawi. Tempat ini dibangun sekitar tahun 238 M dan menjadi amfiteater terbesar ketiga yang didirikan bangsa Romawi. Amfiteater ini diperkirakan bisa menampung sekitar 35.000 orang.

Dulunya amfiteater ini berfungsi sebagai tempat olahraga, pertarungan berdarah para gladiator dan pertarungan lainnya. Setelah 4 abad berdiri, amfiteater ini dialihfungsikan menjadi benteng sebagai tempat perlindungan bagi Ratu Kahina melawan bangsa Arab.

2. Situs Kartago

Bekas Kerajaan, Ini 5 Situs Warisan Dunia UNESCO di TunisiaSitus Kartago (greelane.com)

Kartago atau biasa disebut Qart Hadasht merupakan kota kuno dari bangsa Fenisia yang dibangun pada masa kepemimpinan Ratu Dido sekitar abad ke-9 SM. Pusat Kartago terletak di bagian pantai utara Afrika tepatnya di Teluk Tunis.

Kota ini menjadi saksi sejarah perang terbesar pada masa kuno. Perang tersebut dinamakan Perang Punisia, yang melibatkan antara bangsa Romawi dengan Kartago. Perang ini terjadi pada tahun 264 SM sampai 146 SM dan berlangsung sebanyak tiga periode.

Baca Juga: Adanya Penangkapan Besar, Ratusan Orang Tunisia Protes

3. Kota Kairouan

Bekas Kerajaan, Ini 5 Situs Warisan Dunia UNESCO di TunisiaKota Kairouan (sawtalhikma.org)

Kota Kairouan merupakan kota peninggalan Kekhalifahan Islam tertua di Tunisia. Kota ini didirikan oleh Uqbah bin Nafi', pada tahun 670 M. Masjid Agung, yang dulunya dikenal dengan Masjid Uqba, menjadi ikon utama di Kota Kairoan.

Kota Kairouan berdiri berada di bawah kekuasaan berbagai dinasti, mulai dari Dinasti Umayyah, Dinasti Abbasiyah sampai Dinasti Aghlabiyah. Kota Kairouan menjadi kota termaju dan menjadi pusat pemerintahan pada masa Dinasti Aghlabiyah.

4. Situs Dougga

Bekas Kerajaan, Ini 5 Situs Warisan Dunia UNESCO di TunisiaSitus Dougga (instagram.com/gvinery)

Situs Dougga merupakan permukiman peninggalan bangsa Romawi dan bangsa Berber, yang merupakan suku asli di daerah Afrika Utara. Situs Dougga berlokasi di wilayah Tunisia Utara, tepatnya berada di Kota Teboursouk.

Situs Dougga diperkirakan dibangun sekitar abad ke-5 SM. Terdapat beberapa bangunan utama di situs ini, di antaranya adalah, teater Romawi, kuil, tempat pemandian dan patung. Situs Dougga masuk ke dalam Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1997.

5. Situs Kerkouane

Bekas Kerajaan, Ini 5 Situs Warisan Dunia UNESCO di TunisiaSitus Kerkouane (christravelblog.com)

Kerkouane merupakan sebuah kota kecil peninggalan bangsa Fenisia barat yang terletak di timur Laut Tunusia. Situs Kerkouane ditemukan pada tahun 1952 dan dijadikan Situs Warisan Budaya UNESCO pada tahun 1985.

Situs Kerkouane diperkirakan dibangun pada abad ke-6 SM. Situs ini pernah ditinggalkan penduduknya selama Perang Punisia berlangsung dan tidak pernah dihuni kembali.

Kelima situs tersebut bisa menjadi liburan alternatif kamu untuk mengenal berbagai peninggalan bersejarah dari kerajaan kuno di Tunisia. Dari daftar situs tersebut mana nih, yang ingin kamu kunjungi?

Baca Juga: Kini Pulih, 10 Situs Warisan Dunia UNESCO Ini Dulunya Hampir Punah

Zaffy Febryan Photo Verified Writer Zaffy Febryan

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Merry Wulan

Berita Terkini Lainnya