Comscore Tracker

Peneliti: "Komentar Netizen Soal Politik Makin Drop Setara Anak 6 Tahun"

Berdasarkan riset terkemuka

Politik adalah bahasan yang ramai di media sosial. Namun setelah diteliti lebih lanjut, pembahasan utamanya bukan pada sisi politiknya, tapi ternyata hal lain yang hampir gak ada sangkut pautnya. Dilansir dari iflscience, bahkan para peneliti menilai komentar netizen dalam persoalan politik seperti anak kecil. Berikut ini penjelasan ilmiahnya!

1. Wacana politik selama 1 dekade terakhir dinilai mengalami penurunan drastis di media sosial

Peneliti: Komentar Netizen Soal Politik Makin Drop Setara Anak 6 Tahunladyboss.asia

Penelitian terbaru yang dipublikasi dalam arxiv.org menemukan kesimpulan berdasarkan data yang dikumpulkan mulai tahun 2007 sampai 2017. Pendapat politik jadi makin gak berarah, gak berbobot dan malah jauh lebih ofensif daripada tahun-tahun sebelumnya.

2. Bukannya melontarkan perdebatan rasional atau argumen logis, mayoritas netizen justru mencaci maki satu sama lain dengan hal yang gak berkaitan dalam politik itu sendiri

Peneliti: Komentar Netizen Soal Politik Makin Drop Setara Anak 6 Tahuneventbrite.com

Melihat dari sejumlah 3,5 milyar komentar yang dibuat oleh sekitar 25,3 juta pengguna beberapa media sosial, sebanyak 35%-nya mengandung hinaan pada lawan komunikasinya. Kondisi tersebut diketahui semakin parah di masa-masa pemilu, 100 hari pertama pergantian kursi pemerintahan serta hari-hari terakhir masa jabatan pemerintahan.

Baca juga: Science of Love: Kenapa Sih Orang Bisa Jatuh Cinta?

3. Dulunya penggunaan kosakata perdepatan politik itu rata-rata setara anak 12 tahun, sekarang makin parah yaitu setara anak 6 tahun

Peneliti: Komentar Netizen Soal Politik Makin Drop Setara Anak 6 Tahunworkingmother.com

Jika ada perkataan atau sikap lawan politik yang dirasa bertentangan, argumen yang dilontarkan mayoritas netizen bukan mengenai sikap atau perkataannya. Yang dikomentari justru atribut yang melekat padanya, yang gak berhubungan dengan pembahasan politik, misalnya agamanya, sukunya, latar belakangnya, dan lain sebagainya.

4. Ada beberapa alasan utama kenapa netizen kekanakan tersebut makin meraja lela di dunia maya

Peneliti: Komentar Netizen Soal Politik Makin Drop Setara Anak 6 Tahunstopteendrugs.com

Salah satu alasan terkuatnya adalah kecintaan buta pada salah satu golongan sehingga benar atau salah bukan bermakna kebenaran yang sesungguhnya, tapi apakah mendukung kelompoknya atau tidak. Para peneliti menyebutkan bahwa ini ciri karakteristik ekstrimis. Selain itu, perkembangan teknologi sudah bisa memfasilitasi bot, sebuah sistem pembalasan pesan otomatis yang bisa diatur. Kadang bot tersebut digunakan dengan gak benar.

Peneliti: Komentar Netizen Soal Politik Makin Drop Setara Anak 6 Tahunkreativem.com

Sekarang kita akhirnya tahu bahwa fenomena netizen kekanak-kanakan ini terjadi hampir di seluruh dunia. Kemungkinan besar kamu juga menemukannya di lini masa media sosialmu. Kalau ternyata itu kamu sendiri, tolong lebih dewasa untuk kebaikanmu sendiri dan orang-orang sekitarmu ya. Kalau itu kenalanmu, share artikel ini di media sosialmu.

Baca juga: Menurut Penelitian, Ini Efek Mencoba Rokok Walau Hanya Sekali

Line IDN Times

Topic:

Just For You