Comscore Tracker

10 Cara Budi Daya Ikan Koi, Mempercantik Kolam bagi Pemula

Selalu ada peminatnya

Smithsonian's National Zoo dan Conservation Biology Institute menjelaskan bahwa spesies ikan koi di dunia tidak bisa dilepaskan dari hubungannya dengan domestikasi ikan mas pada abad ke-4. Nah, ikan koi modern sebetulnya berasal dari Jepang yang sudah mulai dibudidayakan sejak abad ke-19. Awalnya, ikan mas liar ditangkap dan dibiakkan oleh para petani Jepang.

Meskipun ikan koi modern berasal dari para petani Jepang, spesiasi dan domestikasi awal ikan koi ini sudah dilakukan jauh sebelum itu. Beberapa ahli meyakini bahwa ikan koi adalah spesies yang awalnya muncul akibat percabangan spesies ikan mas liar di zaman Tiongkok Kuno.

Kamu suka dengan spesies yang masuk ke dalam genus Cyprinus ini? Simak cara budi daya ikan koi berikut, yuk!

Baca Juga: 8 Spesies Burung Paling Cerdas dan Cerdik di Dunia

Budi daya ikan koi dapat dilakukan oleh pemula

10 Cara Budi Daya Ikan Koi, Mempercantik Kolam bagi Pemulailustrasi ikan koi di kolam (unsplash.com/Kumiko Shimizu)

Jika memiliki lahan yang cukup, kamu bisa memelihara dan membudidayakan ikan koi sebagai pemanis kolam atau halaman rumah. Namun, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan karena ikan koi cukup rentan terserang hama atau penyakit jika tidak dirawat dengan baik. So, berikut beberapa cara membudidayakan ikan koi.

  1. Siapkan lahan atau kolam untuk menampung ikan koi. Sebetulnya, ikan koi bisa saja hidup di akuarium atau tambak tanah. Namun, akan lebih bagus jika kamu membuatkan kolam untuk mempercantik halaman rumah.
  2. Jangan membuat kolam dari terpal. Kolam jenis beton bisa dipilih dan buat sesuai besar lahan yang ada. Kedalaman air sekitar 40—60 cm dengan diameter kolam 3 atau 4 meter.
  3. Pilih atau beli indukan berkualitas di peternak ikan koi yang berpengalaman. Berkonsultasi dengan pencinta atau komunitas ikan koi bisa dilakukan untuk memperdalam wawasan.
  4. Jangan mencampur ikan koi jantan dan betina secara mendadak dalam satu kolam yang sama. Berikan jeda waktu beberapa jam. Ikan koi betina bisa dimasukkan ke kolam terlebih dahulu di sore hari.
  5. Kualitas air harus dijaga agar tetap bersih dan berada di suhu ideal, yakni 26—30 derajat celsius.
  6. Biasanya, ikan koi betina akan bertelur dan mereka akan menetas dalam waktu 2 hari saja. Nah, ketika anak-anaknya mulai tumbuh, pisahkan mereka di wadah atau kolam lainnya. Pemisahan ini dilakukan supaya anak ikan koi bisa tumbuh dengan baik hingga 3 atau 4 bulan.
  7. Perhatikan pakan untuk mereka. Ikan koi sangat menyukai makanan hidup, seperti kutu air dan cacing sutra. Namun, jangan berlebihan memberi pakan karena akan mengotori kolam dan mengundang penyakit. Ikan koi juga bisa diberi pakan buatan yang dijual di toko ikan hias. Pilih yang berkualitas baik dan beri sesuai jadwal.
  8. Penyakit yang menyerang ikan koi adalah ichthyophthirius yang biasanya dapat berupa parasit yang tumbuh di tubuh ikan. Hama ini cukup berbahaya bagi ikan koi karena dapat menyebabkan kematian. Infeksi bakteri dan ekor busuk juga sering menyerang ikan koi akibat kualitas air yang kurang bersih.
  9. Batasi populasi ikan koi di kolam. Untuk kolam standar berdiameter 4—5 meter, jumlah ikan koi ideal adalah 100—200 ekor.
  10. Ikan koi muda berada di ukuran tubuh ideal ketika mereka berusia 9 atau 10 bulan. Di sini, kamu bisa menjualnya ke sesama pencinta ikan koi atau menjadikannya calon indukan yang bisa menghasilkan keturunan berkualitas. Induk ikan koi sendiri akan matang secara seksual ketika mereka berada di usia 2 tahun.

Mungkin memelihara dan membudidayakan ikan koi terlihat mudah. Akan tetapi, layaknya ikan hias lainnya, mereka juga cukup rentan dengan serangan parasit, bakteri, dan penyakit karena kondisi kolam yang kotor. Itu sebabnya, selalu jaga kebersihan air kolam agar ikan koi peliharaanmu bisa tumbuh dengan sehat.

Well, bagaimana, nih? Apa kamu berminat membudidayakan ikan koi di rumah? Semoga artikel ini dapat memberikan informasi berguna buat kamu, ya!

Baca Juga: 9 Fakta Unik Burung Kirik-kirik alias Burung Pemakan Lebah

Dahli Anggara Photo Verified Writer Dahli Anggara

Age quod agis...

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Yudha

Berita Terkini Lainnya