Comscore Tracker

Angkasa dalam Lensa: Hujan Meteor, Komet, dan Supermoon yang Memukau

Ada apa saja di angkasa pekan ini?

Sepanjang bulan April dan Mei 2020, kita dianugerahi oleh berbagai peristiwa langit yang menarik untuk disaksikan. Mulai dari sejumlah hujan meteor, supermoon, hingga bahkan komet yang tak disangka-sangka datangnya. 

Jika kamu ketinggalan semua pemandangan indah di malam hari itu, tenang saja berikut ini IDN Times  berhasil merangkum momen-momen terbaik yang terjadi selama dua pekan terakhir. Yuk, intip keindahannya!

1. Indahnya bintang jatuh di antara sang galaksi

Angkasa dalam Lensa: Hujan Meteor, Komet, dan Supermoon yang MemukauMeteor dan Bimasakti (20/4). M. Zamani/ESO

Pada 20 April 2020, para astronom di European Southern Observatory berhasil menangkap gambar yang menakjubkan. Tampak sebuah meteor atau yang dikenal sebagai julukan “bintang jatuh” melintasi langit yang dipenuhi dengan bintang-bintang dari galaksi Bimasakti. Gambar di atas adalah saksi bisu indahnya interaksi kedua benda langit tersebut. 

2. Galaksi kerdil yang memukau

Angkasa dalam Lensa: Hujan Meteor, Komet, dan Supermoon yang MemukauGalaksi kerdil PGC 29388 (20/4). Hubble Space Telescope

Hubble Space Telescope selalu memasok potret-potret keindahan alam semesta. Pada 20 April 2020, mereka menerbitkan foto galaksi kerdil bernama PGC 29388.

Menurut keterangan resminya, galaksi ini terbentuk dari 100 juta hingga beberapa miliar bintang. Itu adalah angka yang kecil jika dibandingkan Bimasakti yang terdiri atas 400 miliar bintang. Walaupun begitu, si kecil ini terlihat cantik, ya!

3. Hujan meteor Lyrid di antara Bimasakti

Angkasa dalam Lensa: Hujan Meteor, Komet, dan Supermoon yang MemukauHujan meteor Lyrid (23/4). Tina Pappas Lee via space.com

Lagi-lagi potret antara meteor dan Bimasakti. Kali ini, fotografer bernama Tina Pappas Lee berhasil mengabadikan hujan meteor Lyrid yang terjadi pada 23 April 2020. Tak mau ketinggalan, Bimasakti menjadi background dari momen tersebut. 

Selain itu, jika kamu teliti, kamu bisa menemukan dua planet paling terang di tata surya tepat di bawah meteor tersebut. Mereka adalah Jupiter dan Saturnus. Sungguh momen yang indah, ya!

4. Potret terumbu kosmik rayakan ulang tahun Hubble Space Telescope

Angkasa dalam Lensa: Hujan Meteor, Komet, dan Supermoon yang MemukauCosmis reef memeringati ulang tahun Hubble Space Telescope (24/4). NASA

Untuk merayakan hari ulang tahun Hubble Space Telescope yang ke-30 pada 24 April lalu, NASA merilis foto legendaris terumbu kosmik. Benda langit apa sajakah yang ada dalam gambar tersebut?

Rupanya benda seperti awan berwarna merah tersebut adalah nebula raksasa bernama NGC 2014. Sedangkan benda biru di bagian bawah adalah nebula dengan ukuran yang lebih kecil. Dinamakan terumbu kosmik karena bentuk keduanya sangat mirip dengan terumbu karang.

Baca Juga: Angkasa dalam Lensa #4: Galaksi hingga Indahnya Indonesia dari Angkasa

5. Bintang kejora bertemu dengan bulan sabit

Angkasa dalam Lensa: Hujan Meteor, Komet, dan Supermoon yang MemukauKonjungsi Venus dan Bulan (27/4). Gianluca Masi/The Virtual Telescope Project

Pada 27 April 2020, The Virtual Telescope Project berhasil mengabadikan momen pertemuan Venus dan Bulan di angkasa. Venus sang bintang kejora tampak bersinar terang walaupun terlihat kecil dari Bumi. Fenomena ini biasa disebut sebagai konjungsi, yaitu ketika dua atau lebih benda langit terlihat berdampingan dari sudut pandang kita.

6. Lengkungan “kanopi” Bimasakti

Angkasa dalam Lensa: Hujan Meteor, Komet, dan Supermoon yang MemukauBimasakti di atas langit Chile (28/4). Petr Horálek/ESO

Bimasakti tak pernah mengecewakan kita. Lagi-lagi ia menampakkan dirinya dengan menakjubkan di atas markas European Southern Observatory, Chile pada 28 April 2020. Galaksi tempat kita berada itu terlihat membentuk lengkungan seperti kanopi di angkasa. Tak hanya itu, benda bersinar terang di bagian kiri atasnya adalah Jupiter dan Saturnus, lho!

7. Lubang hitam bersembunyi di balik bintang-bintang

Angkasa dalam Lensa: Hujan Meteor, Komet, dan Supermoon yang MemukauBlack hole terbaru (6/5). ESO/Digitized Sky Survey 2/Davide De Martin

Coba perhatikan gambar di atas! Apakah ada yang aneh? Walaupun terlihat seperti potret bintang yang normal, ternyata ada lubang hitam atau black hole yang tersembunyi di gambar itu, lho!

Angkasa dalam Lensa: Hujan Meteor, Komet, dan Supermoon yang MemukauBlack hole terbaru (6/5). L. Calçada/ESO

Kamu memang tak bisa melihatnya mengingat black hole sebenarnya transparan di antara angkasa yang gelap. Namun sebagai acuan, garis merah adalah tempat di mana benda langit mengorbit lubang hitam tersebut. Jadi kira-kira lubang hitam berada di tengah-tengahnya.

Lubang hitam yang baru saja ditemukan pada 6 Mei 2020 itu hanya terpisahkan jarak seribu tahun cahaya dari Bumi. Kini ia menjadi lubang hitam dengan jarak paling dekat dengan kita. 

8. Komet SWAN mondar mandir di angkasa

Angkasa dalam Lensa: Hujan Meteor, Komet, dan Supermoon yang MemukauKomet SWAN (2/5/2020). twitter.com/peachastro

Sejak 28 April hingga 4 Mei 2020, para astronom dikejutkan dengan komet SWAN yang terus melintasi Bumi. Damian Peach, astronom yang mengambil gambar di atas bahkan mengatakan bahwa ini adalah komet terbaik yang pernah dilihatnya selama bertahun-tahun. 

Pasalnya, komet SWAN tampak dengan sangat jelas bahkan ketika dipotret sekalipun. Lihat saja inti dan ekornya pada gambar di atas. Kabarnya, komet ini akan berada pada posisi terdekat dengan Bumi di 12 Mei 2020, lho! Nantikan, ya!

9. Hujan meteor Eta-Aquarid

Angkasa dalam Lensa: Hujan Meteor, Komet, dan Supermoon yang MemukauHujan meteor Eta-Aquarid (4/5). NASA

Siapa yang sempat menyaksikan puncak hujan meteor Eta-Aquarid pada Selasa (5/5) hingga Rabu (6/5)? Pada malam tersebut, kira-kira ada sepuluh hingga 30 buah meteor yang “berjatuhan” dari langit, lho!

Hujan meteor ini sangat spesial karena mereka terbentuk dari debu dan pecahan Komet Halley yang hanya muncul setiap 76 tahun sekali. Jika kamu kelewatan, semoga gambar yang diabadikan NASA pada Senin (4/5) di atas bisa menghiburmu, ya!

10. Supermoon terakhir di tahun 2020

Angkasa dalam Lensa: Hujan Meteor, Komet, dan Supermoon yang MemukauSupermoon (7/5). Kevin M. Gill/Flickr via space.com

Siapa yang sempat menyaksikan indahnya Bulan yang tampak besar dan bersinar terang pada Kamis (7/5) lalu? Sayang sekali, ternyata itulah supermoon terakhir di tahun 2020.

Fenomena ini memang terjadi sejak awal tahun dan biasa berakhir di bulan Mei. Sebab setelah itu, posisi Bulan akan kembali menjauh dari Bumi. Terlepas dari itu, supermoon kali ini memang indah, ya!

Luar angkasa memang menakjubkan, ya! Dari semua potret di atas, foto mana yang menjadi favoritmu? Silakan tulis di kolom komentar, ya!

Baca Juga: Angkasa dalam Lensa #5: Nebula Terindah hingga Letusan Anak Krakatau

Topic:

  • Izza Namira
  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya