Comscore Tracker

Komet SWAN Mendekati Bumi pada 12 Mei, Ini Fakta dan Cara Melihatnya!

Diprediksi akan menjadi komet paling terang di tahun 2020

Setelah “dikunjungi” oleh hujan meteor Eta-Aquarid pada awal Mei lalu, Bumi akan mendapatkan tamu kembali. Ia adalah komet SWAN atau yang dikenal pula dengan sebutan C/2020 F8. Menurut prediksi NASA, komet tersebut akan berada di titik terdekatnya dengan Bumi pada Selasa (12/5). 

Walaupun begitu, sebenarnya komet ini sudah mondar-mandir di sekitar Bumi, lho. Para pengamat langit telah mempublikasikan sejumlah foto menakjubkan dari Komet SWAN.

Apakah kamu tertarik untuk menyaksikannya juga? Simak fakta-fakta dan cara melihatnya berikut ini!

1. Merupakan komet baru yang ditemukan pada tahun ini

Komet SWAN Mendekati Bumi pada 12 Mei, Ini Fakta dan Cara Melihatnya!Komet SWAN (13/4/2020). Justin Tilbrook/Deep Sky Stacker via popastro.com

Ternyata Komet SWAN adalah komet baru, lho. Ia baru ditemukan pada 25 Maret 2020  oleh astronom amatir bernama Michael Mattiazo. Saat itu, Mattiazo melihatnya melalui tempat bernama Solar and Heliospheric Observatory (SOHO) milik NASA. 

Komet tersebut menampakkan dirinya ketika diamati menggunakan alat bernama Solar Wind Anisotropies Instrument (SWAN). Dari situlah komet yang sangat terang itu mendapatkan namanya.

2. Akan tampak sangat cerah dari Bumi

Komet SWAN Mendekati Bumi pada 12 Mei, Ini Fakta dan Cara Melihatnya!Komet SWAN (2/5/2020). twitter.com/peachastro

Dilansir dari Space.com, jarak antara Bumi dan Komet SWAN sebenarnya adalah 96 juta kilometer. Namun sekitar tanggal 12 hingga 13 Mei, ia akan mendekat hingga hanya berjarak 84 juta kilometer saja. 

Karena alasan tersebut, magnitudo kecerahan SWAN akan turun cukup drastis. Dari magnitudo 8 kini menjadi 4 (semakin kecil angka, semakin cerah objek tersebut). Jika dibandingkan dengan Komet Atlas yang melintas pada April lalu, SWAN tentu jauh lebih cerah. 

3. Puncak aktivitas komet terjadi pada akhir Mei

Komet SWAN Mendekati Bumi pada 12 Mei, Ini Fakta dan Cara Melihatnya!Komet SWAN. starwalk.space

Walaupun Komet SWAN berada di titik terdekat dengan Bumi pada 12 hingga 13 Mei 2020, itu bukanlah puncaknya. Menurut NASA, justru puncak aktivitas objek tersebut berada pada tanggal 27 Mei 2020. 

Di saat itu, SWAN berada pada perihelion, yakni titik terdekatnya dengan Matahari. Diperkirakan jarak keduanya hanya 64 juta kilometer. Alhasil, ekor SWAN akan tampak semakin panjang dan terang saat diamati dari Bumi.  

Baca Juga: Hujan Meteor Eta-Aquarid 5-6 Mei 2020, Ini Fakta dan Cara Melihatnya!

4. Diprediksi tidak akan hancur saat melintas di orbitnya

Komet SWAN Mendekati Bumi pada 12 Mei, Ini Fakta dan Cara Melihatnya!Komet Atlas April 2020. Hubble Space Telescope

Secara umum, komet melesat di orbitnya dengan sangat cepat. Itulah kenapa, batu dan debu penyusunnya selalu berjatuhan. Bahkan tidak sedikit komet yang hancur karena gesekan saat ia bergerak, seperti yang terjadi pada Komet Atlas.

Menurut penjelasan Info Astronomy, para astronom memprediksi bahwa SWAN tidak akan hancur berkeping-keping. Ia justru akan terlihat semakin cerah dari hari ke hari. Kita bahkan bisa melihatnya dengan mata telanjang. 

5. Ini letak dan waktu untuk mengamati Komet SWAN dari Indonesia

Komet SWAN Mendekati Bumi pada 12 Mei, Ini Fakta dan Cara Melihatnya!skyandtelescope.org

Komet SWAN dapat diamati dari Bumi bagian utara dan selatan. Beruntungnya, Indonesia adalah salah satu tempat yang mendapatkan pemandangan terbaiknya, lho!

Mengutip penjelasan Hubble Space Telescope, titik datang komet ini berpindah-pindah seiring waktu. Berikut ini rincian letaknya:

  • 12 hingga 14 Mei 2020: rasi bintang Pisces;
  • 15 Mei 2020: rasi bintang Triangulum;
  • 18 hingga 21 Mei 2020: rasi bintang Perseus.

Ketiga rasi bintang tersebut berada di langit bagian utara. Namun untuk pengamatan di Indonesia, kamu bisa melakukannya pada 12 hingga 13 Mei 2020. Menurut Info Astronomy, komet tersebut akan berada di langit timur laut sekitar pukul 05.00 waktu daerahmu. 

Sayangnya, setelah tanggal 13 Mei, letak SWAN akan terlalu rendah di langit Indonesia sehingga sulit untuk mengamatinya. Jadi, pastikan kamu tidak ketinggalan, ya!

6. Begini tampak Komet SWAN

Komet SWAN Mendekati Bumi pada 12 Mei, Ini Fakta dan Cara Melihatnya!

Berdasarkan foto yang diabadikan oleh para astronom, Komet SWAN tampak berwarna hijau terang di intinya dan memiliki ekor yang berwarna putih. Tak akan sulit untuk mengidentifikasinya terutama ketika langit di sekitarmu cerah tanpa polusi apa pun. 

Walaupun melesat secepat peluru, Komet SWAN tidak akan terlihat seperti itu dari Bumi. Sebaliknya, ia akan terlihat relatif diam dan statis karena mengikuti gerak rotasi. Kamu bisa menyaksikannya dengan mata telanjang kok. Akan tetapi jika ingin melihat ekornya secara jelas, kamu memerlukan teleskop.

7. Namun, komet adalah objek yang sulit diprediksi

Komet SWAN Mendekati Bumi pada 12 Mei, Ini Fakta dan Cara Melihatnya!Komet SWAN (5/5/2020). Pete Lawrence/skyatnightmagazine.com

Walaupun prediksi-prediksi astronom telah dikalkulasikan sebelumnya, perlu digarisbawahi bahwa komet adalah benda langit yang tak terduga. Sulit untuk memprediksi pergerakannnya secara akurat. 

Oleh karena itu, masih ada kemungkinan komet ini untuk hancur berkeping-keping dalam perjalanannya di orbit. Jika itu yang terjadi, harapan untuk bisa menyaksikan keindahannya pun sirna. 

Namun kamu tak perlu terlalu kecewa, ya. Masih banyak komet lain yang akan melintasi Bumi di kemudian hari. Terlepas dari itu, mari berharap agar Komet SWAN tidak hancur dan menampakkan dirinya hingga akhir Mei nanti. Selamat menyaksikan peristiwa langka ini, ya!

Baca Juga: Angkasa dalam Lensa: Hujan Meteor, Komet, dan Supermoon yang Memukau

Topic:

  • Izza Namira
  • Bayu D. Wicaksono
  • Jumawan Syahrudin

Berita Terkini Lainnya