Comscore Tracker

Hemat Ruang, 7 Tanaman Ini Bisa Tumbuh dengan Metode Aeroponik

Jajal sendiri di rumah, yuk!

Ada banyak cara untuk menumbuhkan tanaman, salah satunya adalah dengan metode aeroponik. Bagi kamu yang belum tahu, aeroponik adalah proses menanam tanaman di udara tanpa menggunakan tanah. Salah satu keuntungan aeroponik adalah bisa memberikan nutrisi langsung ke akar tanaman.

Tentu, tidak semua tanaman bisa tumbuh dengan metode ini. Beberapa tanaman di bawah ini bisa dibudidayakan dengan metode aeroponik. Intip yuk!

1. Selada

Hemat Ruang, 7 Tanaman Ini Bisa Tumbuh dengan Metode Aeroponikgardendrum.com

Bisa dibilang, selada adalah tanaman yang paling mudah dibudidayakan dengan metode aeroponik. Selada tak membutuhkan perawatan khusus, tidak tumbuh terlalu besar dan bisa dipanen dalam waktu sebulan, atau bahkan kurang dari itu, jelas laman The Practical Planter.

Bagaimana cara supaya berhasil menanam selada dengan metode aeroponik? Kuncinya, jaga suhu agar tidak terlalu panas atau terpapar banyak cahaya. Suhu yang ideal adalah 55-65°F (12,7°C sampai 18,3°C), saran laman SF Gate Home Guides.

2. Stroberi

Hemat Ruang, 7 Tanaman Ini Bisa Tumbuh dengan Metode Aeroponikgreenandvibrant.com

Selada mungkin lebih mudah dipanen karena hanya diambil daunnya. Tetapi, bagaimana dengan tanaman berbuah seperti stroberi? Untuk membantu buah stroberi berkembang, laman The Practical Planter menyarankan untuk memberi campuran rendah nitrogen dan kalium.

Sementara, menurut Jesse Fisher, petani aeroponik asal Springboro, Ohio, Amerika Serikat sekaligus pemilik Dutch Boy Farm, mengatakan bahwa metode aeroponik lebih menguntungkan dari hidroponik. Sebab, aeroponik terhindar dari pembusukan akar dan pertumbuhan alga akibat media tanam air, jelasnya di laman Next Pittsburgh.

3. Mint

Hemat Ruang, 7 Tanaman Ini Bisa Tumbuh dengan Metode Aeroponikthespruceeats.com

Biasanya, tanaman berdaun akan tumbuh dengan baik melalui metode aeroponik, termasuk mint. Sebab, mint hanya akan dipanen daunnya dan lebih low-maintenance. Agar tumbuh dengan baik, berikan campuran nitrogen tinggi untuk mendorong pertumbuhan daun, saran laman The Practical Planter.

Selain itu, pH yang dianjurkan ialah cenderung asam, yakni 5,5-6,0. Mint yang ditanam dengan metode aeroponik akan tumbuh lebih cepat serta menghasilkan rasa dan aroma yang lebih segar, ungkap laman Back to Farm. Mint bisa dipanen dalam waktu kurang dari 90 hari.

4. Tomat

Hemat Ruang, 7 Tanaman Ini Bisa Tumbuh dengan Metode Aeroponikthepracticalplanter.com

Kamu juga bisa menanam tomat dengan metode aeroponik! Varietas tomat yang biasanya digunakan adalah tomat ceri kecil (Solanum lycopersicum var. cerasiforme), tetapi bisa juga memakai varietas lain. Awalnya, benih tomat ditanam di pot berisi tanah, lalu mulai dipindahkan saat berusia 28 hari, ujar laman Aeroponics.com.

Dengan metode aeroponik, tomat akan dipanen dalam waktu 30 hari. Sementara, tomat ceri reguler yang ditanam di tanah baru akan dipanen dalam waktu 6-8 minggu (42-56 hari). Hasil panen pun lebih banyak dari metode tanam biasa.

Baca Juga: Hidroponik Bukan Hanya Metode Menjanjikan, tapi Kini Makin Canggih

5. Daun basil

Hemat Ruang, 7 Tanaman Ini Bisa Tumbuh dengan Metode Aeroponiktruegarden.com

Basil, daun yang mirip kemangi ini digunakan sebagai rempah di berbagai masakan, misalnya sebagai bumbu pesto, dioleskan bersama mentega di atas garlic bread hingga dijadikan campuran di salad dan minuman. Sama seperti mint, kamu bisa menanam daun basil dengan metode aeroponik.

Menanam basil dengan metode aeroponik akan menghemat air 98 persen lebih banyak dari menanam di tanah. Kamu juga akan menghemat pupuk sebanyak 60 persen, tutur laman SF Gate Home Guides. Basil bisa dipanen dalam waktu 50-75 hari setelah ditanam.

6. Terong

Hemat Ruang, 7 Tanaman Ini Bisa Tumbuh dengan Metode Aeroponikagrotonomy.com

Suka membuat sambal terong? Kamu bisa menanam terong di rumah dengan metode aeroponik. Karena terong menyukai sinar matahari, letakkan di tempat yang terkena sinar matahari sepanjang waktu. Selain itu, berikan nitrogen dan air yang cukup sebagai sumber nutrisi, saran laman Back to Farm.

Sementara, suhu ideal untuk menanam terong aeroponik berkisar di angka 70-85°F (21-29°C). Jika ditanam di lingkungan yang suhunya lebih dingin, terong tidak akan tumbuh dengan sempurna. Terong bisa dipanen dalam waktu 65-80 hari.

7. Mustar

Hemat Ruang, 7 Tanaman Ini Bisa Tumbuh dengan Metode Aeroponikreuters.com

Mungkin, tanaman mustar terdengar asing di telinga. Tetapi, penggunaannya sudah cukup masif, misalnya digunakan sebagai bahan saus untuk hotdog. Mustar juga bisa digunakan untuk membumbui daging ayam dan domba. Psst, kamu bisa menanam mustar dengan metode aeroponik, lho!

Beberapa nutrisi penting perlu diperhatikan jika ingin menanam mustar dengan metode aeroponik. Yaitu, berikan nutrisi yang terdiri dari kalium, nitrogen, fosfor dan sulfur, saran laman Back to Farm. Lalu, mustar bisa dipanen satu bulan setelah ditanam. Sementara, jika ditanam di tanah, mustar bisa dipanen dalam waktu 30-40 hari.

Nah, itulah 7 jenis tanaman yang bisa ditanam dengan metode aeroponik. Apakah kamu ingin mencoba di rumah?

Baca Juga: Hati-hati, 7 Tanaman Paling Mematikan di Dunia Ini Harus Kamu Hindari!

Topic:

  • Nena Zakiah
  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya