Comscore Tracker

Runner-up Hylo Open 2021, 5 Fakta Masa Depan Ganda Putra Indonesia

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin jadi harapan bangsa

Laga final Hylo Open 2021 di Saarlandhalle, Saarbrücken, Jerman, telah usai pada Minggu (7/11/2021). Terjadi duel panas yang mempertemukan dua wakil Indonesia di nomor ganda putra. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhadapan dengan seniornya sekaligus peringkat satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Pada laga yang berlangsung selama dua set, Minions berhasil memenangi laga atas kompatriotnya, Leo/Daniel. Meski harus menerima kekalahannya, Leo/Daniel lagi-lagi berhasil membuktikan bahwa mereka layak menjadi ganda putra masa depan Indonesia.

1. Masih berusia 20 tahun

Runner-up Hylo Open 2021, 5 Fakta Masa Depan Ganda Putra IndonesiaLeo Rolly Carnando dan Daniel Marthin di podium Asia Junior Championships 2019. (badmintonindonesia.org)

Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin merupakan salah satu dari ganda putra muda Indonesia. Leo/Daniel masing-masing baru berusia 20 tahun pada Juli lalu.

Leo adalah atlet kelahiran Klaten, 29 Juli 2001. Sedangkan, Daniel lahir di Jakarta pada 31 Juli 2001. Keduanya merupakan atlet binaan PB Djarum. Mereka dipasangkan sejak 2015. Dengan prestasi-prestasi yang berhasil diraih, Leo/Daniel menjadi harapan baru regenerasi ganda putra Indonesia.

2. Leo/Daniel mengantongi gelar juara dunia junior dan juara Asia junior pada 2019

Runner-up Hylo Open 2021, 5 Fakta Masa Depan Ganda Putra IndonesiaLeo Rolly Carnando dan Daniel Marthin di podium BWF World Junior Championship 2019. (instagram.com/rollycarnando)

Pada 2019, Leo/Daniel mengikuti berbagai jenis turnamen bergengsi di level junior, termasuk World Junior Championship dan Asia Junior Championship. Mereka sukses merebut gelar World Junior Championship dan Asia Junior Championship pada tahun yang sama.

Bahkan, Leo—yang saat itu bermain rangkap di ganda campuran bersama Indah Cahya Sari Jamil—berhasil menyumbang medali emas di ajang AJC 2019. Talenta Leo/Daniel pun mencuri perhatian BWF. Mereka dinominasikan sebagai salah satu pasangan menjanjikan.

Leo/Daniel juga berhasil meyakinkan PBSI dengan potensinya yang cukup konsisten untuk naik kelas ke jenjang senior. Dua tahun berselang, keduanya masuk ke dalam skuad Indonesia di ajang Thomas Cup 2021 sebagai ganda putra ke empat. Mereka kini berhasil menjajaki final turnamen Super 500.

Baca Juga: [BREAKING] Kevin/Marcus Juara Hylo Open 2021

3. Kesuksesan di Yonex Thailand Open 2021 membuat Leo/Daniel mendapat julukan Babbies

Runner-up Hylo Open 2021, 5 Fakta Masa Depan Ganda Putra IndonesiaLeo Rolly Carnando dan Daniel Marthin di podium Asia Junior Championships 2019. (badmintonindonesia.org)

Pada Januari lalu, Leo/Daniel mendapat kesempatan debut di turnamen BWF Super 1000, Yonex Thailand Open 2021. Mereka berhasil lolos ke babak semifinal usai memenangi laga atas wakil Inggris, Marcus Ellis/Christopher Langridge.

Meski berstatus debutan dan baru berusia 19 tahun, Leo/Daniel sukses membuktikan diri bersaing di level tertinggi. Hal ini membuat pencinta bulu tangkis Indonesia melirik kemampuan mereka dan memberikan julukan The Babbies.

Julukan itu dibuat karena Indonesia sudah memiliki ganda putra senior Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang dijuluki The Daddies. Dalam sesi bincang-bincang bersama BadmintonTV, Leo/Daniel mengatakan bahwa mereka tak keberatan dengan julukan tersebut meski sempat heran pada awalnya. Mereka merasa mereka terlalu dewasa untuk menyandang julukan The Babbies.

4. Final pertama di turnamen internasional level senior

Runner-up Hylo Open 2021, 5 Fakta Masa Depan Ganda Putra IndonesiaLeo/Daniel (kiri) dan Marcus/Kevin (kanan) di podium Hylo Open 2021. (twitter.com/INABadminton)

Pada laga perempat final, Leo/Daniel berhasil menang atas seniornya Ahsan/Hendra dalam dua set langsung. Begitu pula di semifinal, The Babbies berhasil mengadang kompatriotnya, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan dengan skor 21-17 dan 21-13.

Pasangan muda Leo/Daniel membuat kejutan dengan mengukir prestasi membanggakan setelah masuk final Hylo Open 2021. Babak final Hylo Open 2021 ini menjadi final pertama mereka di turnamen internasional level senior. Meskipun kalah, ini menjadi pengalaman berharga bagi Leo/Daniel.

5. Ganda putra masa depan Indonesia

Runner-up Hylo Open 2021, 5 Fakta Masa Depan Ganda Putra IndonesiaGanda putra Indonesia di Thomas Cup 2020. (instagram.com/rollycarnando)

Leo/Daniel kini berada di peringkat 35 dunia dengan total 38.885 poin. Jika mereka tetap menjaga momentum dan mengembangkan performanya, bukan mustahil mereka masuk ke dalam jajaran 20 besar peringkat BWF.

Dengan usia yang masih muda, The Babbies diharapkan dapat berkembang jauh lebih baik. Permainan depan ciamik Leo dan serangan-serangan keras Daniel adalah modal utama untuk bisa bersaing di level senior.

Baca Juga: 9 Fakta Marcus Gideon/Kevin Sanjaya setelah Juara Hylo Open 2021

Ari Nabila Photo Verified Writer Ari Nabila

Badminton | Travel | Food

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Gagah N. Putra

Berita Terkini Lainnya