Comscore Tracker

Casey Stoner Rindu Tampil Lepas Saat Sesi Kualifikasi MotoGP

Stoner punya rekor bagus begitu tampil di sesi kualifikasi

Casey Stoner memang sudah tak lagi aktif sebagai pembalap MotoGP sejak memutuskan gantung helm pada 2012 silam. Namun, masih ada banyak kenangan yang dirasakan pembalap asal Australia itu saat aktif membalap di kelas utama.

Jika pembalap lain begitu senang mengingat momen kemenangan yang mereka dapatkan, Casey Stoner justru memilih hal lain. Ia mengaku rindu tampil lepas saat menjalani sesi kualifikasi.

1. Casey Stoner membukukan 39 kali pole position di kelas utama MotoGP

Casey Stoner Rindu Tampil Lepas Saat Sesi Kualifikasi MotoGPCasey Stoner saat aktif balapan bersama Repsol Honda. (motogp.com)

Bukan tanpa sebab Casey Stoner senang dengan momen-momen yang dirinya lewati saat kualifikasi. MotoGP mencatat, pemilik dua gelar juara dunia tersebut sukses mencetak 39 kali pole position di kelas utama MotoGP.

Bahkan, pada musim 2011 saat meraih gelar juara dunia bersama Repsol Honda, Casey Stoner hampir selalu berada di posisi tiga besar saat sesi kualifikasi. Hanya GP Portugal saja yang gagal menembus tiga besar dan memulai balapan dari posisi keempat.

2. Stoner mengaku kurang menikmati balapan sebab harus berusaha tak membuat kesalahan

Casey Stoner Rindu Tampil Lepas Saat Sesi Kualifikasi MotoGPCasey Stoner saat menghadiri sesi konferensi pers GP Algarve. (motogp.com)

Stoner lebih jauh menjelaskan alasan mengapa ia lebih senang dan nyaman di sesi kualifikasi serta sesi latihan. Hal itu dikarenakan dirinya merasakan tertekan untuk tidak membuat kesalahan saat balapan yang bisa merugikan dirinya dan tim.

“Jujur, aku merasa kurang begitu menikmati balapan. Terkadang, itu berjalan mudah dan baik-baik saja. Namun, saat Anda berada di depan dengan motor itu, maka begitu mudah membuat kesalahan.

Sayangnya, itulah bagian dari sikapku yang tidak ingin membuat kesalahan. Aku tidak hanya berada di sana dan berkendara, tetapi seperti ‘Oke, aku tak boleh membuat kekacauan’,” kata Stoner dilansir Crash.

Baca Juga: Kenangan Casey Stoner Soal Valentino Rossi: Hampir Satu Tim

3. Ada banyak hal yang harus selalu dikendalikan saat balapan

Casey Stoner Rindu Tampil Lepas Saat Sesi Kualifikasi MotoGPCasey Stoner saat aktif balapan bersama Repsol Honda. (motogp.com)

Kenyamanan Stoner pada sesi kualifikasi didasari pada kesulitan yang dialami saat balapan. Saat kualifikasi, dirinya mampu memaksimalkan kemampuan motor untuk mencatatkan waktu tercepat pada satu atau dua lap. Hal ini yang sulit dilakukan saat balapan.

“Saat mendapatkan segala sesuatunya berjalan lancar, aku merasa lebih banyak sensasi ketimbang yang aku pernah alami saat memenangi balapan. Saat balapan, Anda tak bisa mendorong diri sekeras mungkin. Anda harus mengatur pemakaian ban dan bahan bakar. Anda harus selalu mengendalikan situasi,” ujar Stoner.

4. Tak segan memberi pujian kepada Jorge Lorenzo yang konsisten saat balapan

Casey Stoner Rindu Tampil Lepas Saat Sesi Kualifikasi MotoGPJorge Lorenzo dan Casey Stoner (motogp.com)

Walau merasa mengalami kesulitan mendorong diri secara konsisten saat balapan, Stoner mengaku senang bila ada pembalap mampu tampil maksimal ketika balapan berlangsung. Salah satu pembalap yang menurutnya punya konsistensi pada hal tersebut adalah rival terkuatnya, Jorge Lorenzo.

“Aku menaruh hormat kepada seseorang yang mengeluarkan kemampuan terbaik untuk satu lap. Namun, bagiku salah satu kompetitor yang selalu aku hormati adalah Jorge Lorenzo. Ia mampu konsisten mengeluarkan kemampuan terbaik dari satu lap ke lap lainnya,” ujar Stoner dikutip Asphalt & Rubber.

5. Turut mengomentari Valentino Rossi yang masih membalap di MotoGP hingga musim 2021

Casey Stoner Rindu Tampil Lepas Saat Sesi Kualifikasi MotoGPCasey Stoner dan Valentino Rossi (motogp.com)

Di sisi lain, Stoner juga mengomentari sosok Valentino Rossi yang masih balapan di MotoGP hingga musim 2021, sebelum akhirnya memutuskan pensiun. Baginya, setiap orang punya motivasi tersendiri dalam menentukan masa depan kariernya.

“Jika Rossi masih mencintai balapan, maka tak ada alasan untuk tidak balapan. Aku sendiri tidak mungkin bisa melakukan itu karena bagiku balapan adalah soal kemenangan. 

Aku masih menerima kenyataan bahwa aku terkadang tidak menang. Namun, pada waktu yang bersamaan alasanku untuk bangun pagi dan balapan adalah untuk menang. Jadi, sangat sulit tak bisa secara kompetitif berada di barisan depan,” pungkasnya.

Stoner memang punya kenangan tersendiri selama berkiprah di MotoGP. Kalau kamu, adakah momen paling diingat selama pembalap yang lekat dengan motor 27 ini beradu kecepatan di kelas utama?

Baca Juga: Kisah Cinta Ducati dan Australia: Jack Miller Hingga Casey Stoner

Dewa Putu Ardita Darma Putera Photo Verified Writer Dewa Putu Ardita Darma Putera

Penggemar olahraga khususnya Motorsport. Untuk pertanyaan dan keperluan bisnis: dewaputu.ardita@gmail.com

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Gagah N. Putra

Berita Terkini Lainnya