Comscore Tracker

Kisah Daniel Ricciardo yang Rindu Kampung Halaman di Australia

Belum bisa pulang kampung sejak setahun terakhir

Dalam hidup kita sering dihadapkan pada pilihan yang pasti mengandung risiko. Ini termasuk soal pekerjaan yang kita sedang jalani. Ada banyak tantangan dari pekerjaan itu sendiri atau hal-hal di luar pekerjaan yang silih berganti datang.

Meski begitu, masalah-masalah yang hadir, terutama di luar urusan pekerjaan, acap kali mengganggu konsentrasi. Entah karena kita tiba-tiba sakit, putus cinta, atau rindu pada keluarga di kampung halaman. 

Masalah tersebut tidak hanya dirasakan oleh orang biasa seperti kita, tetapi juga dirasakan oleh figur publik, tak terkecuali pembalap Formula 1. Inilah kisah Daniel Ricciardo yang rupanya menyimpan kerinduan akan kampung halamannya.

1. Ricciardo kini tinggal di Monako untuk mempermudah mobilitas

Kisah Daniel Ricciardo yang Rindu Kampung Halaman di AustraliaDaniel Ricciardo saat sedang minum (formula1.com)

Semua tim Formula 1 bermarkas di daratan Eropa, termasuk McLaren yang merupakan tim Ricciardo. Ditambah dengan balapan yang mayoritas berlangsung di Benua Biru itu, mau tak mau Ricciardo harus terbang jauh meninggalkan keluarga dan kerabatnya yang ada di Australia.

Saat ini Ricciardo tinggal di Monako guna memudahkan dirinya menjangkau markas tim serta bepergian ketika ada jadwal balapan di Eropa. Meski begitu, di musim-musim sebelumnya ia selalu punya waktu untuk pulang ke Australia saat ada balapan di sana atau ketika jeda balap di tengah dan akhir musim.

2. Tradisi pulang kampung terhambat akibat pandemi COVID-19

Kisah Daniel Ricciardo yang Rindu Kampung Halaman di AustraliaDaniel Ricciardo berjalan membawa helm yang dikenakannya (formula1.com)

"Tradisi" Ricciardo untuk pulang kampung ke negeri Kanguru itu mengalami hambatan sejak tahun lalu. Pandemi COVID-19 yang menyebar ke berbagai negara di dunia membuatnya sulit untuk terbang ke negara asalnya.

“Saya pergi tahun lalu setelah karantina. Seingat saya, penerbangan yang saya lalui terjadi pada tanggal 1 Juni. Jadi, sudah lebih dari setahun sejak saya meninggalkan rumah.

Pastinya saya rindu rumah saya, rindu pada keluarga dan teman. Jadi, itu yang bisa membuat saya down. Itulah efek negatif dari tidak berada di rumah begitu lama,” paparnya dilansir PlanetF1.

Baca Juga: Mendarat di Palembang, Pilot Jet Tempur Hawk Gembira Pulang Kampung

3. Ricciardo ceritakan mudahnya pembalap lain bertemu sanak keluarga dan teman

Kisah Daniel Ricciardo yang Rindu Kampung Halaman di AustraliaRicciardo saat berada di kokpit mobilnya (formula1.com)

Ricciardo juga menceritakan begitu mudahnya pembalap lain yang berasal dari Eropa untuk berkumpul bersama keluarga saat ada waktu jeda. Walau begitu, ia mengambil sisi positif dari kondisinya yang jauh dari kampung halaman.

“Pembalap lainnya, bahkan, jika mereka tak tinggal di rumah, mereka mungkin berjarak 30 menit dari rumah atau mereka bisa mengambil jadwal penerbangan cepat jika mereka berbasis di Eropa. Jadi, mereka bisa melihat keluarga dan teman dengan lebih mudah.

Namun, sisi positifnya adalah itu memotivasiku. Ini seperti aku berkorban dan berada jauh dari keluarga, teman, kehilangan momen-momen tertentu, dan bahkan keluarga yang kian menua. Hidup terus berjalan.

Jika demikian, saya berpikir benar, lebih baik saya melakukan dengan baik dan memastikan membuatnya berjalan lancar. Jika tidak, semuanya akan sia-sia,” curhatnya.

4. Ricciardo juga tengah berjuang dalam proses adaptasi dengan MCL35M

Kisah Daniel Ricciardo yang Rindu Kampung Halaman di AustraliaDaniel Ricciardo dalam sebuah acara bersama McLaren (formula1.com)

Tak hanya soal rindu kampung halaman, Ricciardo masih berjuang untuk beradaptasi dengan mobil MCL35M. Pembalap bernomor mobil 3 itu pun menganalogikan kondisinya seperti seseorang yang berusaha menendang bola memakai kaki terlemah.

“Aku berusaha menjelaskan dengan analogi yang berbeda kepada banyak orang dan, ya, aku berada di Formula 1 selama beberapa tahun. Semua mobil tidak sama, tapi setidaknya berada dalam kategori yang sama.

Namun, dengan kondisi mobil seperti saat ini, pada dasarnya saya mencoba menjadi ahli dalam menendang bola dengan kaki kiri saya,” katanya dikutip Motorsport Magazine.

“Insting saya pastinya menendang dengan kaki kanan dan itu mudah. Namun, untuk bisa tampil baik dengan mobil yang ada sekarang, aku mencoba memahami caranya menendang dengan kaki kiri,” lanjutnya.

5. Posisi Ricciardo di klasemen hingga balapan ketujuh Formula 1 2021

Kisah Daniel Ricciardo yang Rindu Kampung Halaman di AustraliaDaniel Ricciardo dalam sebuah balapan di musim 2021 (formula1.com)

Saat ini Ricciardo bertengger di posisi kesembilan dalam klasemen pembalap. Ia sudah mengumpulkan 34 poin dari tujuh balapan Formula 1 musim 2021 ini. Ia berjarak 42 poin dari rekan setimnya, Lando Norris, yang bertengger di peringkat keempat.

Akhir pekan ini, Formula 1 menggelar seri kedelapan bertajuk GP Styria yang berlangsung di Red Bull Ring, Austria. Akankah Ricciardo bisa meraih hasil baik? Kita nantikan bersama.

Baca Juga: 10 Potret Daniel Ricciardo, Pebalap F1 Asal Australia yang Menawan

Dewa Putu Ardita Darma Putera Photo Verified Writer Dewa Putu Ardita Darma Putera

Penggemar olahraga khususnya Motorsport. Untuk pertanyaan dan keperluan bisnis: dewaputu.ardita@gmail.com

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Atqo

Berita Terkini Lainnya