Comscore Tracker

Leclerc: Paruh Pertama Formula 1 2022 Penuh Emosi!

Charles Leclerc rasakan naik turun pada hasil balap

Charles Leclerc menutup putaran pertama Formula 1 2022 dengan perasaan campur aduk. Ada kemenangan yang berhasil ia raih. Namun, masalah demi masalah juga datang menghampiri selama 13 seri balap yang telah dijalani.

Charles Leclerc pun menyadari emosinya naik turun bak rollercoaster. Ia pun beranggapan jika tiada seri balap tanpa emosi sepanjang balapan pada paruh pertama Formula 1 2022. 

1. Ferrari menggebrak pada awal musim 2022, Leclerc langsung sabet dua kemenangan

Leclerc: Paruh Pertama Formula 1 2022 Penuh Emosi!Charles Leclerc dan Carlos Sainz seusai GP Bahrain 2022 (twitter.com/ScuderiaFerrari)

Setelah dua musim tampil tidak begitu kompetitif, Ferrari langsung menggebrak pada balapan perdana musim 2022 di Bahrain. Charles Leclerc berhasil mengakhiri puasa kemenangan yang diderita tim berjuluk kuda jingkrak tersebut.

Kali terakhir Ferrari memenangkan sebuah balapan adalah pada GP Singapura 2019. Saat itu, Sebastian Vettel finis terdepan dan Leclerc berada di posisi kedua.

Hasil bagus pun berlanjut pada GP Australia. Meski Carlos Sainz gagal finis, Leclerc masih bisa memberi senyuman kepada Ferrari setelah menyudahi balapan sebagai pemenang.

2. Momen-momen bagus Ferrari dan Leclerc berubah setelah GP Miami

Leclerc: Paruh Pertama Formula 1 2022 Penuh Emosi!Charles Leclerc saat balapan GP Spanyol 2022 (formula1.com)

Capaian bagus Leclerc dan Ferrari pada tiga balapan awal musim ini membuncahkan asa bagi dirinya dan tim serta para tifosi untuk meraih gelar juara dunia. Namun, periode bagus berganti dengan masa-masa kurang menguntungkan.

Selepas finis runner-up pada GP Miami, Leclerc hanya sekali naik podium dari 8 seri balap. Pembalap berkebangsaan Monako itu finis zona podium usai menang pada GP Austria.

Bahkan, Leclerc tercatat tiga kali gagal finis pada GP Spanyol, Baku, dan Prancis. Pada GP Spanyol dan Baku, mobil Leclerc mengalami masalah. Sementara itu, Leclerc gagal tuntaskan balapan pada GP Prancis usai mobilnya melintir dan menabrak barrier.

Keunggulan sebanyak 46 poin yang sempat diraih Leclerc selepas GP Australia kini berganti dengan ketertinggalan 80 poin dari Verstappen. Posisi puncak yang sempat dihuni pun kini berubah menjadi runner-up.

Baca Juga: Gagal Finis Lagi, Charles Leclerc Minta Ferrari Segera Berbenah

3. Leclerc akui emosinya naik turun selama 13 seri balap Formula 1 musim 2022

Leclerc: Paruh Pertama Formula 1 2022 Penuh Emosi!pembalap Ferrari Charles Leclerc (formula1.com)

Perjalanan penuh lika-liku pada paruh pertama Formula 1 2022 diakui Leclerc bikin emosinya juga ikut naik turun. Meski begitu, ia memberi pujian pada performa F1-75 sembari menyoroti belum maksimalnya Ferrari dalam mengeluarkan potensi terbaik.

"Baik saat berada di atas atau di bawah, tidak ada balapan tanpa emosi. Jadi, itu adalah bagian pertama dari musim ini dengan cukup banyak hal yang terjadi.

Pertama, sungguh luar biasa melihat kami pada akhirnya kembali bertarung untuk kemenangan. Di sisi lain, kami belum bisa memaksimalkan semua potensi yang kami miliki. Ini hal yang kurang bagus," kata Leclerc dilansir BBC.

4. Kesalahan strategi menjadi sumber utama kegagalan Ferrari raih poin lebih banyak

Leclerc: Paruh Pertama Formula 1 2022 Penuh Emosi!Carlos Sainz saat masuk pit pada balapan GP Prancis 2022 (twitter.com/ScuderiaFerrari)

Leclerc mengakui kesalahan yang diperbuatnya pada GP Prancis sehingga berujung pada gagal finis. Akan tetapi, kesalahan strategi yang dilakukan Ferrari saat balapan tetap jadi sumber utama berkurangnya poin yang didapat Leclerc sekaligus tim di klasemen sementara.

"Kami ingin benar-benar melakukan segalanya untuk menjadi lebih baik dalam setiap hal yang kami lakukan. Melihat pada paruh pertama musim, ada beberapa kesalahan, seperti strategi, reliabilitas, serta kesalahan mengemudi.

Pada reliabilitas dan strategi, kami bekerja sangat keras untuk mendapat hasil lebih baik. Setelah sebuah kesalahan, kami selalu melewati proses yang sama persis.

Kami mencoba dan menganalisis asal kesalahan serta mengapa kami mengambil keputusan salah pada titik tertentu dalam balapan. Segera setelah kami memahami kesalahannya, maka kami bisa move on," jelas Leclerc dikutip F1i.

5. Leclerc optimis Ferrari bisa mengatasi masalah lebih cepat

Leclerc: Paruh Pertama Formula 1 2022 Penuh Emosi!pembalap Ferrari Charles Leclerc (formula1.com)

Meski melalui pasang surut selama 13 seri balap sebelumnya, Leclerc percaya Ferrari bisa mengatasi masalah lebih cepat. Sebab, dia tahu timnya telah bekerja untuk mengatasi kekurangan mobilnya dalam beberapa musim terakhir.

"Kami masih punya kekurangan dan kami butuh bekerja untuk itu. Namun, jika kami bekerja seperti yang kami lakukan dalam dua tahun terakhir pada aspek kelemahan lainnya, maka aku percaya kami bisa mengatasinya," papar Leclerc.

Saat ini, Formula 1 2022 tengah memasuki jeda musim panas. Tentu ini menjadi waktu tepat bagi Ferrari dan Charles Leclerc mengevaluasi apa yang sudah terjadi pada paruh pertama demi mencapai hasil maksimal di sisa balapan Formula 1 2022. 

Baca Juga: 5 Nasib Sial yang Menimpa Charles Leclerc Sepanjang Formula 1 2022

Dewa Putu Ardita Darma Putera Photo Verified Writer Dewa Putu Ardita Darma Putera

Penggemar olahraga khususnya Motorsport. IDN Times Community Caster di IDN App. Untuk pertanyaan dan keperluan bisnis: dewaputu.ardita@gmail.com

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Kidung Swara Mardika

Berita Terkini Lainnya