Comscore Tracker

Sergio Perez Lalui Balapan Terberat di GP Amerika Serikat 

Bahkan, Perez tak bisa minum saat balapan berlangsung

Pembalap Red Bull Sergio Perez tuntaskan balapan GP Amerika Serikat dengan finis di posisi ketiga. Perez mampu finis di belakang Verstappen dan Hamilton.

Kesuksesan pembalap asal Meksiko naik podium di Circuit of The Americas (COTA) menyisakan cerita menarik. Rupanya, Perez melalui balapan terberat sebab ia tidak bisa minum saat  balapan karena masalah drinking system.

1. Tak bisa minum saat balapan berlangsung, Perez juga alami diare sebelum balapan dimulai!

Sergio Perez Lalui Balapan Terberat di GP Amerika Serikat Sergio Perez pada balapan GP Amerika Serikat (twitter.com/SChecoPerez)

Perez mengalami balapan yang sulit di COTA. Ia tak bisa minum saat balapan berlangsung sebab drinking system miliknya mengalami masalah. Ditambah, ia mengalami diare pada pagi hari sebelum balapan berlangsung.

Padahal, balapan berlangsung dalam cuaca panas. Suhu trek pun tercatat mencapai 40 derajat celcius!

“Aku pikir itu balapan tersulit untuk fisikku yang pernah ada. Itu hal buruk. Aku menderita diare di pagi hari. Aku tak tahu mengapa bisa terjadi sehingga aku minum banyak”, kata Perez dilansir PlanetF1.

2. Perez alami masalah drinking system sejak lap pertama, kondisi fisiknya terkuras hingga akhir balapan

Perez melanjutkan, permasalahan drinking system yang dialaminya berlangsung sejak lap pertama. Kondisi fisiknya pun juga kian terkuras beberapa lap jelang akhir balapan. Beruntung, ia mampu tuntaskan balapan dan bahkan finis di tiga besar.

“Sejak lap pertama aku kehabisan air minum. Aku benar-benar berusaha dengan keras untuk membuat beberapa hal jadi lebih baik. Tapi, aku kehilangan kekuatan dan itu sangat sulit. Aku pikir 30 atau 40 lap terakhir adalah waktu yang sangat berat”.

Baca Juga: Sergio Perez Menolak Peran Pembalap Kedua di Red Bull

3. Jadi yang pertama alami kesulitan seperti pada GP Amerika Serikat, Perez berharap hal serupa tak terjadi lagi

Sergio Perez Lalui Balapan Terberat di GP Amerika Serikat Sergio Perez pada podium GP Amerika Serikat (twitter.com/Racingnews2015)

Perez pun secara terbuka mengakui bahwa kesulitan yang dialaminya pada GP Amerika Serikat adalah yang pertama sepanjang karier. Pembalap bernomor mobil 11 berharap hal semacam itu tak terjadi di balapan-balapan berikutnya.

“Ini menjadi yang pertama bagiku. Dan, aku berharap ini tak akan terjadi lagi”.

4. Bos tim Red Bull konfirmasi bahwa Perez sudah sakit sejak sebelum balapan GP Amerika Serikat

Sergio Perez Lalui Balapan Terberat di GP Amerika Serikat Christian Horner memeluk Sergio Perez setelah GP Amerika Serikat (planetf1.com)

Bos tim Red Bull, Christian Horner mengkonfirmasi bahwa Perez sudah sakit sejak sebelum balapan. Horner mengatakan jika Perez mengalami demam. Walau begitu, pria asal Inggris itu mengapresiasi kerja keras Perez saat balapan GP Amerika Serikat.

“Cara dia mengatur ritme pada balapan, Anda bisa melihat kepercayaan dirinya bertumbuh. Itu balapan kedua secara beruntun dia meraih podium, apalagi balapan di negaranya sendiri akan tiba sebentar lagi. Dia menemukan bentuk terbaiknya yang penting untuk kami tahun ini”, papar Horner dikutip Reuters.

5. Posisi Perez di klasemen pembalap naik pasca GP Amerika Serikat

Sergio Perez Lalui Balapan Terberat di GP Amerika Serikat Sergio Perez pada balapan GP Amerika Serikat (twitter.com/Planet_F1)

Pasca GP Amerika Serikat, posisi Perez di klasemen naik ke posisi empat dengan raihan 150 poin. Balapan berikutnya akan berlangsung di Autodromo Hermanos Rodriguez, Meksiko.

Balapan ini pastinya dinantikan oleh Perez karena tampil di hadapan publik sendiri. Apakah ia akan meraih posisi podium di GP Meksiko? Atau, justru malah mampu meraih kemenangan? Mari kita nantikan!

Baca Juga: Red Bull Resmi Pertahankan Perez untuk Formula 1 Musim 2022

Dewa Putu Ardita Darma Putera Photo Verified Writer Dewa Putu Ardita Darma Putera

Penggemar olahraga khususnya Motorsport. Untuk pertanyaan dan keperluan bisnis: dewaputu.ardita@gmail.com

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Albin Sayyid Agnar

Berita Terkini Lainnya