Comscore Tracker

Setelah Hongkong Open, Ini 2 Target untuk Greysia/Apriani di 2018

Semoga tahun depan, Greysia/Apriani bisa juara!

Pasangan ganda putri terbaik Indonesia, Greysia Polii/Apriani Rahayu tidak mampu menutup tahun 2017 dengan gelar juara. Greysia/Apriani harus puas hanya menjadi runner-up Hongkong Open Super Series setelah kalah rubber game dari unggulan 1 asal China Chen Qingchen/Jia Yifan di final, Minggu (26/11).

Namun, kekalahan di final Hongkong Open itu bukan akhir bagi Greysia/Apriani. Justru, pencapaian tahun ini menjadi awal bagi pasangan yang baru dipasangkan bermain bersama sejak Mei 2017 lalu. Lalu, bagaimana target Greysia/Apriani di tahun 2018 mendatang?

Target pertama, All England Super Series Premier 2018.

Prestasi Greysia/Apriani di tahun 2017 terbilang bagus. Meski baru dipasangkan, keduanya mampu meraih gelar juara Thailand Open Grand Prix di bulan Juni. Kemudian juara French Open Super Series 2017 di bulan Oktober dan menjadi runner-up Hongkong Open Super Series 2017 (26/11) kemarin.

Greysia/Apriani menjadi satu-satunya ganda putri Indonesia yang mampu menjadi juara turnamen berlabel Super Series di tahun 2017 ini. Untuk tahun 2018, Greysia/Apriani ditarget bisa meraih lebih banyak prestasi.

Dikutip dari @Badminton.Ina, pelatih ganda putri Indonesia, Eng Hian menyebut untuk tahun 2017 ini, targetnya adalah mendapatkan pola main dan meningkatkan performa Greysia/Apriani. Namun, dengan hasil yang diperoleh sampai dengan turnamen terakhir, target pertama untuk tahun depan adalah menjadi kampiun di All England 2018.

Fokus utama, medali emas bulutangkis Asian Games 2018.

Tahun depan, Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games yang digelar di bulan September. Dan, pasangan Greysia Polii/Apriani Rahayu diharapkan menjadi salah satu penyumbang medali emas dari nomor ganda putri bulutangkis.

Dikutip dari @Badminton.Ina, Eng Hian menyebut Asian Games merupakan target utama bagi Greysia/Apriani. Mereka diharapkan bisa kembali meraih medali emas.

Ya, Greysia merupakan peraih medali emas ganda putri di Asian Games 2014. Kala itu, Greysia berpasangan dengan Nitya Maheswari. Di final, pasangan Greysia/Nitya berhasil mengalahkan ganda Jepang Ayaka Takahashi/Misaki Matsutomo dengan skor 21-15, 21-9.

Hadi Santoso Photo Verified Writer Hadi Santoso

cinta menulis seperti mencintai sepak bola dan bulutangkis

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Indra Zakaria

Berita Terkini Lainnya