Comscore Tracker

Audisi Tetap Berjalan, tapi PB Djarum Gak Mau Didikte KPAI

Audisi Djarum bakal gunakan format berbeda pada 2020?

Jakarta, IDN Times - PB Djarum memastikan tak akan menghentikan program Audisi Beasiswa Bulu Tangkis pada 2020. Hal itu diputuskan usai manajemen Djarum Foundation melaksanakan pertemuan internal untuk membahas masa depan audisi tersebut.

"Kami akan berjalan terus membina olahraga bulu tangkis. Kami sepakat audisi berjalan terus, tapi mohon maaf kepada pihak-pihak yang tak berkompeten jangan mendikte," kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin.

1. Yoppy sebut PB Djarum belum tentukan format Audisi 2020

Audisi Tetap Berjalan, tapi PB Djarum Gak Mau Didikte KPAIIDN Times/Muhammad Rahmat Arief

Namun, Yoppy masih belum bisa membeberkan terkait format yang bakal digunakan untuk Audisi Bulu Tangkis tahun depan. Sebab, lanjut dia, segala hal yang berkaitan dengan nama, format, tengah digodok oleh Djarum Foundation.

"Bagaimana dengan 2020? Kami tetap sepakat bakal ada audisi umum, cuma formatnya kayak apa, kami sedang diskusi dengan pihak internal para pelatih dan para legenda. Terkait, formatnya kayak apa, kami cari format yang terbaik," ujar Yoppi.

Baca Juga: Polemik Eksploitasi Anak di Bulu Tangkis, PB Djarum Setuju Ganti Nama 

2. PB Djarum tak mau diganggu oleh pihak eksternal terkait Audisi Bulu Tangkis

Audisi Tetap Berjalan, tapi PB Djarum Gak Mau Didikte KPAIANTARA FOTO/Yusuf Nugroho

Yoppi juga dengan tegas meminta pihaknya tak diganggu perihal ajang pencarian bakat ini. Ia menyebut perihal nama atau pun hal teknis lain, PB Djarum punya hak untuk mengaturnya sendiri.

Oleh sebab itu, ia ingin PB Djarum diberi kebebasan untuk membuat format pencarian bakat yang lebih baik untuk tahun depan.

Ia juga sedikit keder dengan pandangan beberapa pihak terkait PB DJarum yang diidentikkan dengan perusahaan tembakau. Yoppy bisa menjamin lantaran sejak 50 tahun lalu PB Djarum memang merupakan organisasi yang sudah berjalan. Bahkan, organisasi tersebut sempat mendapatkan penghargaan sebagai organisasi olahraga terbaik yang berkomitmen terhadap perkembangan olahraga di Tanah Air.

3. Djarum Badminton Club tak dipermasalahkan di negara lain

Audisi Tetap Berjalan, tapi PB Djarum Gak Mau Didikte KPAIpbdjarum.org

Hal itu, kata Yoppy menunjukkan bahwa PB Djarum mendapatkan pengakuan resmi bahwa mereka bukanlah produk tembakau. Ia menunjukkan bukti-bukti lain saat anak-anak binaanya mengikuti turnamen di luar negeri dengan nama tim Djarum Badminton Club dan hal itu tak dipermasalahkan.

Sama halnya dengan yang terjadi di beberapa negara lain, semacam Singapura, Jerman, dan Belanda. Atlet-atlet muda tersebut masih bisa mentas di turnamen kelompok umur yang kelasnya internasional. Padahal, hampir sebagian negara yang pernah dikunjungi telah meratifikasi Kerangka Pengendalian Tembakau, atau Framework Convention on Tobacco Control (FCTC). Padahal, regulasi mereka biasanya sangat ketat dalam isu anti-tembakau.

4. PB Djarum ngotot tak akan ganti nama

Audisi Tetap Berjalan, tapi PB Djarum Gak Mau Didikte KPAIANTARA FOTO/Idhad Zakaria

Terkait pertemuan PB Djarum bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Persatuan Bulu Tangkis seluruh Indonesia (PBSI), yang diinisiasi oleh Kementrerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pekan lalu, PB Djarum juga cukup lega karena semua pihak yang berkepentingan bisa duduk satu meja guna membahas hal yang krusial dan untuk mengakhiri polemik.

Namun, PB Djarum pun dikatakannya sudah sepakat untuk memenuhi beberapa keinginan KPAI terkait kebijakan yang diambil di sisa beberapa seri sampai akhir tahun nanti. Ia sudah mencoba menurunkan titel, lalu pada kaos anak-anak saat tampil di audisi tersebut. Namun, branding tersebut masih akan tetap ada di pelatih dan juga lapangan.

"Jadi, jangan seakan akan semuanya ditutupi, gak semua benar. Sekali lagi, jangan mencoba mendikte PB Djarum. Itu gak sepenuhnya benar, karena logo PB Djarum Badminton, Djarum Foundation bakal tetap ada di audisi 2019 ini. Cuma untuk mengakomodir apa yang diminta KPAI, kami coba minta kompromi, sampai November nanti," tukas dia.

Baca Juga: Fragmen Panjang Audisi Umum Bulu Tangkis PB Djarum

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Just For You