Comscore Tracker

KONI Temui Petinggi Polri Bahas Nasib Olahraga Indonesia

KONI upayakan kompetisi olahraga prestasi bisa digelar lagi

Jakarta, IDN Times - Sejak dikepung pandemik COVID-19 Maret 2020, segala aktivitas di tanah air sangat terganggu, tak terkecuali dengan kompetisi olahraga prestasi. Kompetisi yang biasanya reguler digelar harus berhenti total lantaran pihak keamanan enggan mengeluarkan izin.

Pada bulan Juni 2020, pegiat olahraga prestasi sempat mendapat kabar baik. Sebab, pemerintah sudah mengumumkan masa transisi, di mana penyelenggaraan kompetisi olahraga termasuk bagian yang mulai diperbolehkan oleh Pemerintah. Hal itu membuat peluang digulirkannya kembali kompetisi olahraga prestasi semakin dekat.

Secara teknis, atlet-atlet tidak boleh mengalami penurunan performa yang signifikan. Hal itu membuat KONI Pusat pun berusaha agar cabang olahraga bisa menjalankan latihan rutin dan terjun dalam sebuah kompetisi.

1. Kegiatan olahraga sempat berjalan hingga September 2020

KONI Temui Petinggi Polri Bahas Nasib Olahraga IndonesiaAntrean warga masuk GBK di Tengah Pandemik COVID-19, Minggu (5/7/2020) (IDN Times/Aryodamar)

Mereka pun berhasil melobi pemerintah dan mendapatkan lampu hijau untuk kembali diizinkan menggelar kegiatan olahraga dengan berpedoman pada protokol kesehatan. Hal itu pun berhasil dijalankan dalam beberapa bulan ke belakang.

Namun demikian, kegiatan itu olahraga itu tak berjalan lama. Walau sudah menjalankan protokol kesehatan yang ketat, sesuai ketentuan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Kementerian Kesehatan RI serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kegiatan yang sebelumnya sudah berjalan harus kembali dihentikan pada September 2020.

Maklum, terjadi lonjakan kasus positif COVID-19 yang cukup signifikan di pelbagai daerah.

Walhasil, Sejak bulan itu praktis kegiatan kompetisi berhenti, karena pihak berwenang menarik kembali izin yang sudah diberikan. Sehingga, agenda yang sebelumnya sempat dijadwalkan oleh beberapa cabang olahraga tak bisa digelar.

2. KONI singgung pentingnya kompetisi bagi insan olahraga

KONI Temui Petinggi Polri Bahas Nasib Olahraga IndonesiaIndonesia Basketball League (IBL). (Dok. IBL).

Setelah itu, KONI pun melakukan berbagai upaya untuk membantu cabor bisa kembali menggelar kegiatan seperti sebelumnya. Organisasi yang bertanggung jawab menyampaikan aspirasi dari anggotanya yang terdiri dari 71 induk cabang olahraga, 6 organisasi fungsional dan 34 KONI Provinsi serta 514 KONI Kabupaten/Kota, itu pun kembali melakukan negosiasi dengan pihak-pihak terkait termasuk dengan keamanan.

KONI menemui Wakapolri, Gatot Eddy dan Kabaintelkam, Rycko Amelza Dahniel di Mabes Polri pada Senin 19 Oktober 2020 lalu. Mereka memohon jika Polri bisa segera memberikan izin kompetisi bisa kembali digulirkan.

Mereka menyampaikan jika setiap atlet, pelatih dan tenaga keolahragaan lainnya, selama ini sangat mengandalkan kehidupannya dari kegiatan olahraga, termasuk dalam penyelenggaraan kompetisi. Kegiatan kompetisi olahraga juga bakal melibatkan banyak pihak dan bakal menimbulkan multiplier effect untuk tetap menjaga stabilitas ekonomi di masa pandemik.

Pada saat kondisi seperti ini, stabilitas ekonomi memang perlu dijaga agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat, terutama di kalangan penggiat olahraga prestasi. Dengan bergulirnya roda kompetisi, maka diharapkan dapat membantu meningkatkan kembali dampak ekonomi yang juga secara otomatis bakal mempengaruhi insan olahraga di tanah air.

3. Indonesia di hadapkan pelbagai kejuaraan internasional tahun depan

KONI Temui Petinggi Polri Bahas Nasib Olahraga IndonesiaECL 2020 seri kedua yang digelar di APM Equastrian Center, Tangerang, pada 6-8 Maret 2020. Dok. ECL

Tak hanya itu, KONI menganggap kegiatan olahraga punya peran penting lain bagi Indonesia di masa seperti ini. Dengan adanya kegiatan kompetisi olahraga prestasi di tingkat nasional yang berjalan sesuai dengan protokol kesehatan, bisa menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Indonesia mampu mengendalikan penyebaran virus corona dengan baik.

Selain itu, jika kompetisi olahraga prestasi di Indonesia kembali digelar, bakal sangat bagus bagi persiapan negara ini ke depan, karena pada tahun 2021 banyak event olahraga tingkat internasional digelar di tanah air, di antaranya Piala Dunia Sepak Bola U-20, Liga Basket, Mixed Martial Art, sampai kejuaraan equastrian.

Sebagaimana diketahui, PP Pordasi dipercaya untuk menggelar kejuaraan internasional miliki Federasi Equestrian Internasional (FEI) bertajuk Jumping World Challenge 2021 setelah menang bidding untuk menjadi tuan rumah. Kejuaraan tersebut bakal melangsungkan putaran final yang diikuti 23 kontingen, sampai beberapa kejuaraan lainnya di Indonesia.

Sebetulnya, sebelum ajang-ajang besar tersebut dimulai, Indonesia punya beberapa kalender event nasional yang tersisa pada Oktober-Desember 2020 untuk diselenggarakan, salah satunya adalah FEI World Cup SEA League pada Desember 2020.

Berbagai usaha pun kini dilakukan komite yang memimpin cabor-cabor di Indonesia untuk bisa membantu terlaksananya ajang tersebut.

Baca Juga: Kick-off Liga 1 Belum Jelas, PSS Liburkan Pemain

4. KONI berharap kompetisi bisa digulirkan di wilayah dengan status zona aman

KONI Temui Petinggi Polri Bahas Nasib Olahraga IndonesiaLiga-Indonesia.id

Kini, KONI pun mengajukan beberapa permohonan kepada Kapolri agar kegiatan kompetisi olahraga bisa digulirkan kembali.

"Jika belum memungkinkan digelar di seluruh daerah, setidaknya agenda tersebut bisa diselenggarakan di daerah tertentu yang memiliki zona penyebaran COVID-19 warna oranye, kuning dan hijau serta dilaksanakan pada daerah yang tidak sedang menyelenggarakan Pilkada 2020," tulis pernyataan KONI.

Setidaknya, KONI menilai pemberian izin penyelenggaraan kompetisi olahraga prestasi di daerah terpilih, dapat dijadikan sebagai penghargaan kepada para Kepala Daerah yang telah bekerja keras dan sukses menjaga status wilayahnya dalam zona aman dan menyelamatkan warganya dari paparan COVID-19.

Selain itu, atlet nasional yang berlaga di berbagai kompetisi tingkat nasional maupun internasional juga bisa dimanfaatkan sebagai Duta Indonesia dalam memotivasi masyarakat tetap hidup sehat dan dapat melakukan berbagai tuntutan dalam kehidupannya serta dapat menunjukkan rasa optimisme untuk segera keluar dan bangkit dari krisis akibat pandemik ini.

5. KONI minta kompetisi tak saling tindih dengan penyelenggaraan Pilkada

KONI Temui Petinggi Polri Bahas Nasib Olahraga IndonesiaIlustrasi Pilkada serentak 2020, IDN Times/ istimewa

Pada pertemuan tersebut, KONI pun tak lupa mengucapkan rasa terima kasih kepada para pimpinan pemerintah daerah yang membantu mempercepat pemulihan daerahnya mulai dari zona merah menjadi oranye, kemudian kuning dan akhirnya hijau, karena hal tersebut akan membantu para penggiat olahraga di daerahnya masing-masing untuk beraktivitas kembali.

Di sisi lain, dalam rangka mempersiapkan kompetisi olahraga prestasi yang kemungkinan akan digulirkan kembali, maka diharapkan kepada seluruh Ketua Umum Cabang Olahraga untuk tetap selalu berlatih di masing-masing daerahnya agar tetap fit dan bugar.

Lebih jauh, KONI juga mengharapkan kepada seluruh KONI Provinsi maupun KONI Kabupaten/Kota untuk membantu menjelaskan kepada setiap cabang olahraga yang ada di daerah yang wilayahnya menyelenggarakan Pilkada serentak 2020 agar dapat mencari solusi dan kreatif untuk tetap bisa menyalurkan kegiatan kompetisi olahraga prestasi sehingga tidak mengganggu jalannya Pilkada.

Baca Juga: Bagaimana Kelanjutan IBL di Tengah Virus Corona di Indonesia?

Topic:

  • Ilyas Listianto Mujib

Berita Terkini Lainnya