Comscore Tracker

Balik dari All England, Tim Indonesia Dikarantina 14 Hari

Indonesia bawa pulang gelar juara dari All England 2020

Jakarta, IDN Times - Skuat Indonesia yang baru saja kembali dari Inggris usai mengikuti turnamen All England 2020 akan menjalani karantina di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, selama 14 hari.

Sebagian tim Indonesia pada Minggu (15/3) malam telah tiba di Jakarta, sisanya dijadwalkan akan bertolak dari Inggris menuju Indonesia pada Senin (16/3) sore dan diperkirakan tiba pada Selasa (17/3) malam.

1. Akan menjalani self isolated di Pelatnas PBSI

Balik dari All England, Tim Indonesia Dikarantina 14 HariIstimewa / PB Djarum

Seluruh skuat PBSI yang turun berlaga di Olimpiade 2020 dipastikan akan menjalani karantina selama 14 hari di Pelatnas PBSI.

"Kemarin sudah langsung masuk karantina ya. Karantina di Pelatnas," kata Sekretaris Jenderal PBSI, Achmad Budiharto ketika dihubungi IDN Times pada Senin (16/3).

"Masuk ke Cipayung. Kita akan self isolated," kata Budi lagi.

Hal ini dilakukan demi menjaga keselamatan dan kesehatan para atlet juga ofisial yang baru pulang dari Birmingham, Inggris.

Baca Juga: Indonesia Raih 1 Gelar, Ini 5 Kejutan Hasil Final All England 2020

2. Indonesia bawa satu gelar All England 2020 lewat Praveen/Melati

Balik dari All England, Tim Indonesia Dikarantina 14 HariAll England 2020: Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti lolos ke final (IDN Times/PBSI)

Indonesia berhasil bawa pulang gelar juara All England 2020 lewat pasangan ganda campuran, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Gelar ini menjadi gelar All England pertama untuk Praveen/Melati sebagai pasangan di ganda campuran.

Di babak final, Praveen/Melati berhadapan dengan wakil Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai dan menang dalam rubber game dengan skor 21-15, 17-21, 21-8.

Kemenangan Praveen/Melati disebut Budi sudah sesuai dengan prediksi PBSI.

"Kalau penampilan (Praveen/Melati) sudah sesuai harapan. Karena kita memang mempersiapkan mereka dengan baik dan mereka bisa tampil secara maksimal dan jadi juara ya itu memang target mereka," kata Budi kepada IDN Times.

3. Kevin/Marcus tunjukkan perbaikan melawan Endo/Watanabe

Balik dari All England, Tim Indonesia Dikarantina 14 HariAll England 2020: Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon ke babak final (IDN Times/PBSI)

Di babak final, selain Praveen/Melati, Indonesia memiliki Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dari sektor ganda putra. The Minions, begitu pasangan ganda putra terbaik dunia ini dijuluki, berhadapan dengan rival beratnya, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe dari Jepang.

Meski kalah dalam rubber set dengan skor 18-21, 21-12, 19-21, menurut Budi performa The Minions sudah jauh lebih baik ketimbang kali terakhir mereka bertemu Endo/Watanabe.

"Sebenarnya mereka sudah menemukan caranya, cuman kalah di konsistensinya aja," kata Budi menanggapi pertandingan The Minions kontra Endo/Watanabe. "

Tapi insyaallah di pertemuan berikut mereka akan bisa mengalahkan," tutup Budi.

Baca Juga: [BREAKING] Yes! Praveen/Melati Juarai All England 2020!

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Berita Terkini Lainnya