Comscore Tracker

Gelandang MU Layangkan Simpati ke Djokovic Usai Dideportasi

Bukan kali pertama Matic beri dukungan untuk Djokovic

Jakarta, IDN Times - Insiden deportasi petenis Serbia, Novak Djokovic, dari Australia jadi sorotan. Pro dan kontra masih berseliweran di media sosial terkait kasus ini. Meski begitu nada-nada positif yang dialamatkan buat Djokovic masih kuat terasa.

Salah satunya berasal dari gelandang Manchester United asal Serbia, Nemanja Matic. Sebagai sahabat, Matic memberikan dukungannya untuk Djokovic.

"Kemuliaanmu dan rasa malu mereka akan hidup selamanya," tulis Matic lewat fitur story di akun Instagramnya, @nemanjamatic, sembari menyematkan akun Djokovic, @djokernole.

1. Matic kerap dukung ulah kontroversial Djokovic

Gelandang MU Layangkan Simpati ke Djokovic Usai DideportasiDukungan Gelandang Manchester United asal Serbia, Nemanja Matic untuk petenis asal Serbia, Novak Djokovic. (instagram.com/nemanjamatic)

Ini bukan kali pertama Matic memberikan dukungannya atas kasus kontroversial Djokovic. Pada Juni 2020 lalu, eks pemain Chelse atersebut memberikan dukungan untuk bintang tenis itu setelah kontroversi Djokovic di Adria Tour.

Kala itu, kritik membanjiri event tersebut lantaran sejumlah pihak dianggap tak mematuhi protokol kesehatan dan diduga membuat klaster baru COVID-19. Salah satunya, Djokovic.

Kemudian, Djokovic meminta maaf atas kekacauan yang dibuatnya. Namun, Matic justru menyebutkan Djokovic tak seharusnya meminta maaf.

Baca Juga: Djokovic Semprot Menteri Australia Usai Visa Dicabut

2. Djokovic dan polemik visanya

Gelandang MU Layangkan Simpati ke Djokovic Usai DideportasiPetenis asal Serbia Novak Djokovic merayakan kemenangannya atas petenis asal Jerman Diego Schwartzman pada babak penyisihan putaran keempat turnamen tenis Australian Open 2020 di Melbourne Park, Australia, Minggu (26/1/2020). Djokovic berhasil melaju ke babak delapan besar usai menang 6-3, 6-4, 6-4 atas Schwartzman. ANTARA FOTO/REUTERS/Issei Kato

Djokovic meninggalkan Australia pada Minggu (16/1/2022). Ini menjadi ujung dari drama Djokovic terkait visanya untuk mengikuti gelaran Australian Open 2022.

Djokovic dipastikan tak bisa mempertahankan gelarnya sebagai juara setelah visanya ditarik pemerintah Australia. The Joker dianggap tak memenuhi syarat untuk mengikuti turnamen dan memasuki wilayah Australia lantaran belum mendapatkan vaksin COVID-19.

Meski Djokovic memiliki surat pengecualian medis untuk mengikuti Australian Open 2022, namun keputusan pemerintah Australia sudah bulat untuk tak mengizinkan petenis nomor satu dunia itu masuk ke wilayahnya.

3. Djokovic kecewa

Gelandang MU Layangkan Simpati ke Djokovic Usai Dideportasiwww.japantimes.co.jp

Melansir Daily Mirror, Djokovic mengeluarkan pernyataan emosional menyusul keputusan akhir pemerintah Australia untuk mendeportasinya.

Petenis Serbia ini mengaku sangat kecewa dengan keputusan itu. Namun, Djokovic juga mengaku menghormati keputusan Pemerintah Australia dan bersedia bekerja sama dengan pihak bewewenang untuk cabut.

Baca Juga: [BREAKING] Novak Djokovic Segera Dideportasi dari Australia

Topic:

  • Margith Juita Damanik
  • Satria Permana

Berita Terkini Lainnya