Comscore Tracker

Kisah Ginting dan Jojo, Perjuangan Meniti Karier Tanpa Sosok Senior

Ginting dan Jojo masuk pelatnas ketika krisis tunggal putra

Jakarta, IDN Times - Kedekatan dua tunggal putra terbaik Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie tak lagi jadi rahasia. Kerap bertemu di lapangan sebagai rival, keduanya memiliki hubungan pertemanan yang terbilang erat.

Kepada OLYMPIC CHANNEL, Anthony dan Jonatan membagikan cerita kedekatan keduanya. Termasuk soal perjuangan mereka menjadi pemain top dunia tanpa kehadiran sosok tunggal putra senior di pelatnas.

1. Berbagi kamar sejak perkuat pelatnas

Kisah Ginting dan Jojo, Perjuangan Meniti Karier Tanpa Sosok SeniorIDN Times/Panji Galih Aksoro

Sejak bergabung bersama tim nasional bulu tangkis Indonesia pada 2015 lalu, Anthony dan Jonatan berbagi kamar di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur. Tak hanya di pelatnas, Anthony dan Jonatan biasa berbagi kamar di tiap negara yang mereka ikuti turnamennya.

"Dari pertama kali saya join di national team, saya selalu satu kamar dengan Anthony. Sampai sekarang dan di pertandingan pun saya juga tetap satu kamar dengan Anthony dan kita latihan bersama juga," kata Jonatan dalam video OLYMPIC CHANNEL.

2. Berjuang jadi pemain top tanpa contoh senior langsung di pelatnas

Kisah Ginting dan Jojo, Perjuangan Meniti Karier Tanpa Sosok SeniorAnthony Sinosuka Ginting bersama tunggal putra Denmark, Anders Antonsen di podium tunggal putra Indonesia Masters 2020 (IDN Times/PBSI)

Ginting dan Jojo, begitu Anthony dan Jonatan akrab disapa, berjuang masuk dalam deretan nama pemain top dunia tanpa ada sosok senior yang bisa dicontoh langsung di pelatnas PBSI.

"Saya sama Jonatan waktu sama-sama ngejar mau jadi pemain top, kita gak punya sosok senior di timnas," kata Ginting bercerita di kanal yang sama.

"Jadi kita coba buat berjuang, kerja keras sama-sama," lanjut dia.

Kini keduanya justru menjadi yang paling senior di Pelatnas PBSI. Ginting dan Jojo masing-masing saat ini menempati peringkat keenam dan ketujuh dunia.

Baca Juga: Duh! Jonatan Christie Kalah Lawan Tunggal Kedua Korea Selatan!

3. Tak saling tegur sapa jika akan bertemu di lapangan

Kisah Ginting dan Jojo, Perjuangan Meniti Karier Tanpa Sosok Seniortwitter.com/setkabgoid

Menjadi yang terbaik di Indonesia dan masuk deretan delapan besar pemain top dunia, tak jarang hasil drawing membawa Ginting dan Jojo harus bertemu sebagai rival di lapangan.

Sesaat, kedekatan mereka terpaksa sedikit diberi jarak.

"Kadang kita tidak berbincang satu malam," kata Jojo lantas tertawa membocorkan kebiasaannya dan Ginting sebelum menjadi lawan di lapangan.

Hal senada juga diungkapkan Ginting. Menurut dia, percakapan yang dilakukan hanya sekadarnya saja.

"Kita sebelum pertandingan, sama-sama pemanasan bareng juga," katanya tersenyum.

"Setelah (pertandingan) ya kembali seperti biasa," ucap Jojo.

4. Ginting tak mudah puas atas capaiannya saat ini

Kisah Ginting dan Jojo, Perjuangan Meniti Karier Tanpa Sosok Seniorinstagram.com/f6pelatnas

Penuh syukur jadi kalimat yang dipilih Ginting untuk mengungkapkan perasannya bisa berada di posisi saat ini. Masuk dalam daftar pemain top dunia, Ginting tak jemawa dan berpuas diri.

"Bisa dibilang top player, tapi ada peringkat satu yang masih ingin kita capai. Masih banyak tugas yang ingin dikerjakan," kata Ginting.

Saat ini peringkat satu dunia sektor tunggal putra dipegang wakil Jepang, Kento Momota. Sosok Ginting sendiri kerap membuktikan dirinya mampu mengimbangi bahkan juga mengalahkan Kento yang seolah tak terbendung kekuatannya di sektor tunggal putra.

Bagi pencinta bulu tangkis, tiap Ginting bertemu Kento, maka tagar #MomoGi yang merupakan akronim dari Momota dan Ginting akan ramai menghiasi sosial media.

5. Jojo ingin teruskan prestasi Alan Budikusuma dan Taufik Hidayat

Kisah Ginting dan Jojo, Perjuangan Meniti Karier Tanpa Sosok SeniorJonatan Christie saat berlaga di Indonesia Masters 2020 (IDN Times/Kevin Handoko)

Sosok Alan Budi Kusuma dianggap Jojo menjadi sosok istimewa lantaran menjadi tunggal putra Indonesia pertama yang berhasil meraih medali emas Olimpiade. Kala itu di Barcelona pada 1992.

Setelah kemenangan Taufik Hidayat di Olimpiade Athena 2004, tunggal putra Indonesia harus absen panjang meraih medali emas Olimpiade. Ginting dan Jojo kini menjadi tumpuan harapan terbesar negara.

"Saya ingin melakukan hal yang sama seperti Alan Budikusuma dan Taufik Hidayat pernah lakukan sebelumnya," kata Jojo menyampaikan harapannya.

Baca Juga: Update Ranking BWF, Anthony Ginting dan Jonatan Christie Melorot!

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Berita Terkini Lainnya