Comscore Tracker

The Minions Takluk Dua Kali dari Endo/Watanabe, Herry IP Akui Ada PR

Di 2019 ini, Minions kalah 5 kali dari Endo/Watanabe

Jakarta, IDN Times - Kepala pelatih ganda putra PBSI Herry Iman Pierngadi, angkat bicara soal performa pasangan ganda putra terbaik dunia asal Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dalam turnamen BWF World Tour Finals 2019.

Menurutnya, pasangan yang akrab disapa The Minions ini tampil kurang prima dalam gelaran turnamen bergengsi ini.

Kekalahan Kevin/Marcus dari wakil Jepang Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe menjadi sorotan. Kevin/Marcus dikalahkan Endo/Watanabe dua kali berturut-turut dalam satu turnamen.

1. Herry catat ada PR untuk Kevin/Marcus

The Minions Takluk Dua Kali dari Endo/Watanabe, Herry IP Akui Ada PRBadmintonindonesia.org

Herry mencatat, Kevin/Marcus masih memiliki kelemahan yang belum ditemukan jalan keluarnya. Hal ini menurutnya tergambar dari dua kekalahan beruntun saat menghadapi Endo/Watanabe.

“Artinya mereka masih ada kelemahannya yang harus segera diperbaiki," kata Herry seperti dikutip dari badmintonindonesia.org.

"Jadi ke depannya harus dikurangi kelemahan-kelemahannya dan itu jadi PR khusus buat saya sebagai pelatih mereka supaya bisa lebih baik lagi,” sambung Herry.

Baca Juga: Ulangi Capaian 2018, Endo/Watanabe ke Partai Puncak BWF Finals 2019!

2. Sebut Kevin/Marcus bermain kurang maksimal

The Minions Takluk Dua Kali dari Endo/Watanabe, Herry IP Akui Ada PRbadmintonindonesia.org

“Penampilan Kevin/Marcus di turnamen ini saya bilang kurang maksimal," kata Herry mengomentari performa anak didiknya.

"Karena seharusnya tidak seperti itu hasilnya. Biasanya kan mereka lebih agresif, lebih semangat, dan lebih smart. Tapi sayangnya di babak semifinal kemarin, permainan mereka gak keluar,” lanjut dia.

Herry mengatakan ia akan berdiskusi dengan Kevin/Marcus terkait kendala yang mereka rasakan saat berhadapan dengan Endo/Watanabe.

“Kami harus sama-sama cari solusi terbaiknya, baik dari pola mau pun strategi yang tepat untuk melawan mereka," kata Herry menjelaskan

3. Kalah dua kali berturut-turut dari wakil Jepang dalam satu turnamen

The Minions Takluk Dua Kali dari Endo/Watanabe, Herry IP Akui Ada PR

Dalam turnamen BWF World Tour Finals 2019, pasangan Kevin/Marcus harus gugur di babak semifinal usai gagal mengatasi Endo/Watanabe. Ganda putra terbaik dunia ini kalah dalam rubber set dengan skor 11-21, 21-15, 10-21.

Kekalahan di babak semifinal bukan kekalahan perdana Kevin/Marcus dalam turnamen ini. Pasangan yang akrab disapa The Minions ini di babak penyisihan grup juga KO melawan Endo/Watanabe.

Kevin/Marcus takluk juga dalam rubber set dengan skor 11-21, 21-14, 11-21 di babak penyisihan grup. Sepanjang 2019, Endo/Watanabe berhasil lima kali mengalahkan Kevin/Marcus.

4. Apresiasi capaian Hendra/Ahsan

The Minions Takluk Dua Kali dari Endo/Watanabe, Herry IP Akui Ada PRtwitter.com/INA_Bminton

Namun demikian, capaian sektor ganda putra Indonesia telah sesuai dengan target yakni mengantongi satu gelar juara. Herry mengapresiasi capaian yang diraih oleh pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan sebagai penutup tahun 2019 yang manis bagi ganda putra Indonesia.

“Pastinya sangat gembira Hendra/Ahsan bisa meraih gelar di kejuaraan ini, apalagi yang turun di turnamen ini kan delapan pasangan terbaik dunia," kata Herry atas capaian Hendra/Ahsan.

"Dan di satu sisi saya surprise juga mereka bisa menang dengan straight game. Padahal saya kira tadi akan rubber,” lanjut dia.

Herry menilai pasangan Hendra/Ahsan memiliki kekuatan di penempatan bolanya yang lebih efisien. Selain itu pasangan yang dijuluki The Daddies ini juga dinilai Herry memiliki akurasi yang cukup baik serta kualitas permainan yang juga mumpuni.

“Sebagai pelatih saya bangga melihat mereka bisa berhasil di kejuaraan akhir tahun ini. Boleh dibilang ini jadi kado Natal yang manis buat saya,” kata Herry.

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini
http://onelink.to/s2mwkb

Baca Juga: Taklukkan Jepang, Kevin/Marcus Lolos ke Semifinal BWF Finals 2019!

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Just For You