Comscore Tracker

Ukir Banyak Prestasi di Bulu Tangkis, Henda/Ahsan Saling Lempar Pujian

The Daddies muerupakan ganda putra terbaik kedua dunia

Jakarta, IDN Times - Pasangan ganda putra nomor dua dunia asal Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan sudah banyak memberikan prestasi bagi Indonesia. Tak mau terlihat paling menonjol, keduanya pun saling melempar pujian.

Puja-puji disampaikan Henda dan Ahsan terkait karakter dari masing-masing pasangan yang paling disukai selama menjadi rekan duet.

Hendra/Ahsan menjawab dengan kompak dalam diskusi daring yang dilakukan lewat aplikasi Zoom pada Kamis (12/11/2020).

Saling memuji apa sih The Daddies ini?

1. Ahsan si pekerja keras

Ukir Banyak Prestasi di Bulu Tangkis, Henda/Ahsan Saling Lempar PujianIDN Times/PBSI

Di mata Hendra Setiawan, sosok Mohammad Ahsan merupakan sosok pekerja keras. Hal ini terang-terangan disampaikan melihat etos kerja koleganya itu selama menjadi rekan duetnya.

"(Ahsan) Kerja keras ya. Dia selalu semangat kalau di dalam lapangan," ujar Hendra dalam diskuis virtual tersebut.

Sempat terpisah, pasangan Juara Dunia 2013 dan 2015 ini kembali dipersatukan sebagai pasangan pada 2018 lalu. Hendra/Ahsan melesat prestasinya hingga bisa meraih peringkat kedua dunia.

Baca Juga: 3 Laga Paling Horor yang Pernah Dilalui Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan

2. Hendra yang tenang tapi mematikan

Ukir Banyak Prestasi di Bulu Tangkis, Henda/Ahsan Saling Lempar PujianIDN Times/PBSI

Hanya ada satu kalimat sederhana yang dikeluarkan oleh Ahsan saat menyampaikan pujiannya pada Hendra.

"Ko Hendra tenang, tapi mematikan," kata Ahsan dalam kesempatan yang sama.

Pemain berusia 36 tahun itu memang terkesan tenang dalam tiap pertandingan. Pasangan The Daddies,  tak pernah panik dalam menyelesaikan pertandingan, meski ketinggalan poin jauh. Mereka bahkan sering melakukan comeback gemilang dan mengakhiri laga dengan kemenangan.

3. PDKT ulang Hendra/Ahsan setelah berpisah

Ukir Banyak Prestasi di Bulu Tangkis, Henda/Ahsan Saling Lempar PujianIDN Times/PBSI

Kembali dipersatukan sebagai pasangan, baik Hendra dan Ahsan menyampaikan ada pendekatan ulang yang harus dilakukan keduanya antara satu sama lain.

"Dari segi permainan harus menyesuaikan. Sudah biasa sebenarnya, tapi karena bertambah usia, kemampuan kan enggak sama kayak dulu," kata Ahsan yang mengaku secara pola duet keduanya tidak banyak berubah.

Hal serupa disampaikan juga oleh Hendra.

"Kalau dulu, setahun pisah, saya lebih banyak defense mungkin. Balik ke Ahsan lebih banyak no lob," bebernya.

Baca Juga: Bidik Olimpiade, Ahsan/Hendra Lebih Selektif Pilih Turnamen 

Topic:

Berita Terkini Lainnya