Comscore Tracker

8 Pembalap Malaysia yang Pernah Menembus Kejuaraan Dunia Grand Prix

Rider Malaysia pernah balapan di semua kategori Grand Prix

Malaysia menjadi salah satu negara di kawasan Asia Tenggara yang pembalapnya sering menembus ajang kejuaraan Grand Prix. Paling sukses adalah Hafizh Syahrin, yang mampu berlaga di kelas MotoGP selama dua musim.

Selain Syahrin, ternyata Malaysia memiliki pembalap hebat lain yang juga pernah menembus ajang balap Grand Prix. Meski memang, hanya untuk kelas Moto3 dan Moto2. Namun, salah satunya ada yang pernah menjadi juara. Siapa saja mereka?

1. Shahrol Yuzy

8 Pembalap Malaysia yang Pernah Menembus Kejuaraan Dunia Grand PrixShahrol Yuzy (bikesrepublic.com)

Shahrol Yuzy lahir di Kuala Lumpur, 23 Januari 1976. Ia adalah pembalap Malaysia pertama yang berlaga di kelas 250cc. Debut pertamanya pada 1996 di Sirkuit Shah Alam, Malaysia. Ia terus menjadi pembalap wildcard hingga tiga tahun berikutnya.

Pada 2000—2002, Shahrol Yuzy membalap semusim penuh bersama Tim Petronas Sprinta Yamaha TVK. Di musim 2002, Yuzy mendapat 58 poin, tertinggi sepanjang karirnya di kejuaraan ini. Ia bisa finis ke-9 di GP Italia, Rio, dan Malaysia. Selain itu, ia berhasil finis ke-8 di Valencia.

Shahrol Yuzy pensiun dari Moto2 di akhir musim 2002. Ia menjadi trainer dan coach untuk tim Petronas Sprinta Racing Team.

2. Zulfahmi Khairuddin

8 Pembalap Malaysia yang Pernah Menembus Kejuaraan Dunia Grand PrixZulfahmi Khairuddin (motogp.com)

Zulfahmi Khairuddin berlaga di kelas 125cc/Moto3. Ia pembalap kelahiran Sepang pada 20 Oktober 1991. Ia memulai karirnya di kelas 125cc pada 2019 sebagai wildcard. Kemudian ia berlaga semusim penuh pada 2010—2015.

Pada 2012, perjuangan Zulfahmi di lintasan Moto3 membuahkan hasil. Bersama tim AirAsia-SIC-Ajo, ia berhasil raih dua podium. Di GP Malaysia, ia berhasil finis ke-2 di belakang Sandro Cortese. Sementara di Valencia, ia finis ke-3, satu posisi di depan Brad Binder.

Pada akhir musim, ia menempati posisi ke-7 klasemen dengan total 128 poin. Sampai saat ini, perolehan itu menjadi poin tertinggi yang pernah diraih pembalap asal Malaysia dalam satu musim Grand Prix.

Selain pernah merasakan podium, Zulfahmi Khairuddin juga beberapa kali start dari grid terdepan. Di GP Catalunya, ia berhasil raih kualifikasi di urutan ke-2, lalu di Ceko start dari urutan ke-3. Untuk GP Malaysia, ia bahkan bisa dapatkan pole position.

3. Azlan Shah

8 Pembalap Malaysia yang Pernah Menembus Kejuaraan Dunia Grand PrixAzlan Shah (motogp.com)

Azlan Shah memulai karirnya di kelas Moto2 pada 2013. Saat itu, ia menggantikan pembalap Jepang, Yuki Takahashi untuk enam seri terakhir.

Di tahun berikutnya, pembalap kelahiran Klang pada1 Oktober 1984 ini menjadi pembalap reguler untuk Idemitsu Honda Team Asia. Ia berpasangan dengan Takaaki Nakagami.

Pada musim 2015, Azlan bisa kumpulkan 24 poin. Hasil terbaiknya adalah finis posisi ke-4 di Sirkuit Motegi, Jepang. Azlan bisa finis di depan Hafizh Syahrin, tapi di belakang Johann Zarco, Jonas Folger dan Sandro Cortese. Setelah balapan ini, Azlan Shah mendapatkan ucapan selamat dari Valentino Rossi.

4. Hafiq Azmi

8 Pembalap Malaysia yang Pernah Menembus Kejuaraan Dunia Grand PrixHafiq Azmi (motogp.com)

Hafiq Azmi lahir di Kuala Lumpur pada 8 Desember 1996. Ia memulai debut balapnya di Moto3 2013 dengan mengikuti empat seri balapan. Pada 2014, ia menjadi pembalap regular bersama tim SIC-Ajo. Ia berhasil catatkan 3 poin di GP Malaysia.

Hanya pada musim itu ia berlaga setahun penuh di Moto3. Pada 2016, ia kembali ke lintasan Grand Prix bersama tim Peugeot MC Saxoprint. Hafiq Azmi menggantikan John McPhee yang cedera. Ia finis di posisi ke-11 di belakang Darryn Binder.

Baca Juga: Mengenal Hafizh Syahrin, Rider Asia Tenggara Pertama Tembus MotoGP

5. Khairul Idham Pawi

8 Pembalap Malaysia yang Pernah Menembus Kejuaraan Dunia Grand PrixKhairul Idham Pawi (motogp.com)

Khairul Idham Pawi adalah pembalap pertama asal Malaysia, bahkan Asia Tenggara, yang pernah meraih kemenangan di ajang Grand Prix. Pembalap yang pernah turun balap di kelas Moto3 dan Moto2 ini lahir di Perak pada 20 September 1998.

Khairul Idham Pawi, yang biasa dipanggil KIP, debut pertama di Moto3 2015 saat menjadi pembalap wildcard. Setahun kemudian, KIP menjadi pembalap reguler untuk Idemitsu Honda Team Asia.

Pada 2016 inilah, ia meraih kemenangannya. Itu terjadi pada seri balapan di GP Argentina yang berlangsung di bawah guyuran hujan. Di sini, KIP berhasil menjadi yang pertama menyentuh garis finis di depan Jorge Navarro dan Brad Binder.

Masih di tahun yang sama, KIP kembali mendapatkan kemenangan. Kali ini di GP Jerman yang juga berlangsung saat balapan basah. Ia berhasil naik ke podium pertama di atas Andrea Locatelli dan Enea Bastianini.

Namun, keberuntungan KIP terhenti sejak ia naik ke kelas Moto2. Hasil terbaiknya finis ke-8 di Sirkuit Misano. Tahun 2018 pun menjadi musim yang sulit karena ia hanya bisa kumpulkan satu poin.

Pada musim balap tahun 2019, KIP mengalami kecelakaan di Jerez yang membuatnya tidak bisa mengikuti balapan sampai akhir musim. Ia kembali membalap satu musim penuh pada 2019, tapi turun di kelas Moto3 bersama Petronas Sprinta Racing.

6. Adam Norrodin

8 Pembalap Malaysia yang Pernah Menembus Kejuaraan Dunia Grand PrixAdam Norrodin (motogp.com)

Adam Norrodin lahir di Johor Baru pada 13 Juni 1998. Pada 2016, ia menjadi rider pertama dari Asia Talent Cup yang mengikuti kejuaraan dunia Moto3. Ia membalap semusim penuh dengan tim Drive M7 SIC Racing Team.

Pada musim balap tahun 2017, ia beberapa kali mampu finis di urutan sepuluh besar. Adam Norrodin finis ke-10 di GP Qatar, finis ke-9 di Ceko, serta mampu finis ke-8 di Austria dan Australia.

Hasil terbaiknya ada di tahun 2018. Bersama tim Petronas Sprinta Racing Moto3, ia catatkan 46 poin di klasemen akhir. Ia mampu finis ke-5 pada GP Argentina.

Kini, Adam Norrodin tidak menjadi pembalap reguler di Moto3. Pentas terakhirnya di ajang Grand Prix sebagai pembalap Moto2, menggantikan Jake Dixon yang menjadi pembalap pengganti untuk Franco Morbidelli di GP Inggris pada 2021 lalu.

7. Kasma Daniel

8 Pembalap Malaysia yang Pernah Menembus Kejuaraan Dunia Grand PrixKasma Daniel (motogp.com)

Kasma Daniel lahir di Johor pada 2 September 2000. Ia debut di kelas Moto3 sebagai wildcard pada GP Malaysia 2017 untuk tim Petronas Sprinta Racing.

Tiga tahun kemudian, pada 2020, ia dipercaya menjadi pembalap reguler Moto2 bersama Onexox TKKR SAG Team berpasangan dengan Remy Gardner. Sebagai rookie, ia tidak mencetak satu pun poin.

Pada 2021, terjadi perubahan manajemen pada tim. Sebenarnya kontrak Kasma Daniel degan SAG Team hingga tahun 2022. Namun, karena Onexox TKKR sebagai sponsor utama digantikan oleh Pertamina Mandalika, maka kontrak tersebut berakhir lebih cepat. Kasma Daniel digantikan oleh Bo Bendsneyder.

8. Hafizh Syahrin

8 Pembalap Malaysia yang Pernah Menembus Kejuaraan Dunia Grand PrixHafizh Syahrin (motogp.com)

Boleh dibilang, Hafizh Syahrin adalah pembalap Grand Prix Malaysia yang tersukes. Rider kelahiran Ampang pada 5 Mei 1994 ini merupakan pembalap Malaysia, sekaligus Asia Tenggara, pertama yang mampu menembus kelas MotoGP.

Saat di MotoGP, ia bergabung dengan tim Monster Yamaha Tech3. Ia mampu finis di posisi sepuluh besar sebanyak empat kali. Berpeluang jadi Rookie of The Year tapi dikalahkan oleh Franco Morbidelli.  

Pada 2019, ia tetap di MotoGP tapi dengan motor KTM. Setelah dua tahun berlaga di kelas premier ini, ia kembali ke Moto2 pada 2020—21. Mulai 2022, Syahrin akan berlaga di World Superbike.

 

Itulah 8 pembalap Malaysia yang pernah berlaga semusim penuh di kejuaraan dunia Grand Prix. Sebenarnya, masih ada pembalap Malaysia lain yang pernah turun balap di kelas Moto3 dan Moto2 dengan jatah wildcard, mereka adalah Ramdan Rosli (2014 dan 2016), Izam Ikmal (2018), dan Syarifuddin Azman (2001).

Malaysia memang punya sejarah sukses di MotoGP. Namun, sayang, untuk 2022 nanti, tak ada satu pun pembalap asal Negeri Jiran yang akan berlaga di ajang balap paling bergengsi ini.

Baca Juga: Mengenal 6 Pembalap asal Thailand di Ajang MotoGP

Ryan Budiman Photo Verified Writer Ryan Budiman

Hola... jadipunya.id

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Albin Sayyid Agnar

Berita Terkini Lainnya