Comscore Tracker

Deretan Remaja Berprestasi di Olimpiade Tokyo 2020

Para remaja ini sudah jadi tumpuan di #Tokyo2020

Jakarta, IDN Times - Olimpiade Tokyo 2020 tidak hanya jadi ajang para atlet berusia 20 tahun ke atas untuk unjuk gigi. Ada beberapa atlet Olimpiade yang nyatanya masih berusia remaja berusia 12 sampai 19 tahun. Mereka turut bersaing dengan apik.

Dengan usia semuda itu, mereka sudah menjadi tulang punggung negara mereka masing-masing untuk bersaing meraih medali dalam gelaran Olimpiade. Makin apik lagi, beberapa di antara mereka sukses meraih medali emas. Siapa sajakah mereka?

1. Lydia Jacoby

Deretan Remaja Berprestasi di Olimpiade Tokyo 2020Perenang asal Alaska, Lydia Jacoby. (twitter.com/TheAthletic)

Nama Lydia Jacoby tiba-tiba jadi bahan pembicaraan. Remaja berusia 17 tahun asal Alaska ini sukses meraih medali emas dalam cabor renang nomor 100 meter gaya dada putri di Olimpiade Tokyo 2020. Dia sukses mengalahkan perenang asal Afrika Selatan, Tatjana Schoenmaker.

Nama Jacoby pun terpampang dalam sejarah. Dia menjadi perenang pertama asal Alaska yang mampu meraih medali emas di ajang Olimpiade. Tidak cuma itu, dia sukses menjadi perenang perempuan pertama asal Amerika Serikat yang meraih emas di ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Baca Juga: Lagi, Judoka Mundur dari Olimpiade Tokyo Gara-gara Israel

2. Ahmed Hafnaoui

Deretan Remaja Berprestasi di Olimpiade Tokyo 2020Ahmed Hafnaoui, perenang asal Tunisia. (twitter.com/georgiendirangu)

Remaja lain yang sukses menciptakan kejutan dari cabor renang adalah Ahmed Hafnaoui. Perenang asal Tunisia tersebut mampu meraih medali emas dalam cabor renang nomor 400 meter gaya bebas putra di ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Remaja berusia 18 tahun tersebut sukses mengalahkan perenang asal Australia, Jack McLoughlin dan perenang asal Amerika Serikat, Kieran Smith. Hafnaoui pun menyamai torehan perenang Tunisia lain, Ous Mellouli, yang berhasil meraih emas dari cabor renang di Olimpiade Beijing 2008.

3. Anastasija Zolotic

Deretan Remaja Berprestasi di Olimpiade Tokyo 2020Anastasija Zolotic, atlet asal Amerika Serikat. (twitter.com/PlayersTribune)

Satu lagi remaja menarik perhatian di Olimpiade Tokyo 2020. Dia adalah Anastasija Zolotic. Remaja berusia 18 tahun asal Amerika Serikat itu sukses menyabet medali emas dari cabang olahraga taekwondo.

Zolotic sukses menumbangkan atlet asal ROC, Tatiana Minina, di laga final. Zolotic pun menjadi perempuan pertama yang sukses menyumbang emas untuk Amerika Serikat dari cabor taekwondo di ajang Olimpiade.

4. Windy Cantika Aisah

Deretan Remaja Berprestasi di Olimpiade Tokyo 2020Atlet angkat besi, Windy Cantika Aisah (instagram.com/kabarsports_id)

Perkara remaja berprestasi, Indonesia juga turut berbangga. Mereka punya nama Windy Cantika Aisah, yang juga sukses mempersembahkan medali perunggu bagi Indonesia dari cabang olahraga angkat besi nomor 49 kg putri.

Remaja berusia 19 tahun itu hanya kalah dari atlet asal Tiongkok, Hou Zhihui, serta atlet asal India, Chanu Mirabai. Windy pun jadi penyumbang medali pertama untuk Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020, sekaligus meneruskan tradisi apik angkat besi Indonesia di Olimpiade.

5. Momiji Nishiya

Deretan Remaja Berprestasi di Olimpiade Tokyo 2020Para peraih medali Olimpiade Tokyo di cabor skateboard kategori women's street (twitter.com/Telegraph)

Momiji Nishiya mencatatkan sejarah di Olimpiade Tokyo 2020. Dengan usianya yang masih 13 tahun, Nishiya sukses menyabet medali emas dari cabor skateboard nomor street putri. Dia sukses mengalahkan atlet asal Brasil, Leal Rayssa, dan rekan senegaranya, Funa Nakayama.

Nishiya jadi peraih medali emas termuda buat Jepang dalam gelaran Olimpiade Tokyo 2020, sekaligus juga jadi peraih emas termuda sepanjang sejarah Olimpiade. Dia hanya kalah dari Marjorie Gestring, penyelam Amerika Serikat yang tampil di Olimpiade Berlin 1936.

Berikut adalah nama-nama remaja yang bersinar di Olimpiade Tokyo 2020. Dengan sisa waktu beberapa hari lagi, bisa jadi akan muncul remaja-remaja baru yang berprestasi di #Tokyo2020.

Baca Juga: Gugur di Babak Pertama Panahan Olimpiade, Arief Dwi: Anginnya Berubah

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya